KENDAL, Wawasannews.com – Upaya menjaga produktivitas pertanian terus dilakukan para petani di Desa Margomulyo, Kecamatan Pegandon. Bersama Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL), perangkat desa, Babinsa dan Bhabinkamtibmas, mereka menggelar Gerakan Pengendalian (Gardal) hama tikus secara serentak di areal persawahan setempat, Rabu (10/6/2026).
Kegiatan dilakukan secara gotong royong di sejumlah titik persawahan yang dinilai rentan terhadap serangan hama tikus. Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya pencegahan agar tanaman padi tetap terjaga hingga masa panen.
Koordinator PPL Kecamatan Pegandon, Nadhifa Husna, mengatakan pengendalian hama tikus akan lebih efektif apabila dilakukan secara serentak oleh seluruh petani dalam satu hamparan sawah.
“Pengendalian hama tikus tidak bisa dilakukan sendiri-sendiri. Diperlukan gerakan bersama yang melibatkan seluruh petani agar populasi tikus dapat ditekan dan tanaman padi tetap terlindungi hingga masa panen,” katanya.
Menurutnya, langkah pengendalian sejak dini diperlukan untuk mencegah meluasnya serangan yang dapat berdampak pada penurunan hasil produksi padi. Karena itu, keterlibatan seluruh petani menjadi salah satu faktor penting dalam upaya pengendalian.
Kepala Desa Margomulyo, Sujarno, mengapresiasi keterlibatan berbagai pihak dalam kegiatan tersebut. Ia menilai sinergi yang terbangun menjadi modal penting dalam menjaga lahan pertanian yang selama ini menjadi sumber penghidupan masyarakat.
“Sawah adalah sumber penghidupan warga kami. Karena itu, pengendalian hama tikus harus menjadi tanggung jawab bersama agar petani tidak mengalami kerugian besar saat panen,” ungkapnya.
Melalui gerakan pengendalian yang dilakukan secara bersama-sama, diharapkan tanaman padi di wilayah tersebut dapat terhindar dari serangan hama tikus sehingga produktivitas pertanian tetap terjaga menjelang masa panen. (red)






