Petani di Kendal Gotong Royong Kendalikan Hama Tikus Jelang Panen

- Pewarta

Kamis, 11 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Petani bersama PPL, Babinsa, dan Bhabinkamtibmas berkoordinasi usai Gerakan Pengendalian (Gardal) hama tikus di persawahan Desa Margomulyo, Kecamatan Pegandon, Kabupaten Kendal, Rabu (10/6/2026). (Istimewa/Wawasannews)

Petani bersama PPL, Babinsa, dan Bhabinkamtibmas berkoordinasi usai Gerakan Pengendalian (Gardal) hama tikus di persawahan Desa Margomulyo, Kecamatan Pegandon, Kabupaten Kendal, Rabu (10/6/2026). (Istimewa/Wawasannews)

KENDAL, Wawasannews.com – Upaya menjaga produktivitas pertanian terus dilakukan para petani di Desa Margomulyo, Kecamatan Pegandon. Bersama Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL), perangkat desa, Babinsa dan Bhabinkamtibmas, mereka menggelar Gerakan Pengendalian (Gardal) hama tikus secara serentak di areal persawahan setempat, Rabu (10/6/2026).

Kegiatan dilakukan secara gotong royong di sejumlah titik persawahan yang dinilai rentan terhadap serangan hama tikus. Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya pencegahan agar tanaman padi tetap terjaga hingga masa panen.

Koordinator PPL Kecamatan Pegandon, Nadhifa Husna, mengatakan pengendalian hama tikus akan lebih efektif apabila dilakukan secara serentak oleh seluruh petani dalam satu hamparan sawah.

“Pengendalian hama tikus tidak bisa dilakukan sendiri-sendiri. Diperlukan gerakan bersama yang melibatkan seluruh petani agar populasi tikus dapat ditekan dan tanaman padi tetap terlindungi hingga masa panen,” katanya.

Menurutnya, langkah pengendalian sejak dini diperlukan untuk mencegah meluasnya serangan yang dapat berdampak pada penurunan hasil produksi padi. Karena itu, keterlibatan seluruh petani menjadi salah satu faktor penting dalam upaya pengendalian.

Kepala Desa Margomulyo, Sujarno, mengapresiasi keterlibatan berbagai pihak dalam kegiatan tersebut. Ia menilai sinergi yang terbangun menjadi modal penting dalam menjaga lahan pertanian yang selama ini menjadi sumber penghidupan masyarakat.

“Sawah adalah sumber penghidupan warga kami. Karena itu, pengendalian hama tikus harus menjadi tanggung jawab bersama agar petani tidak mengalami kerugian besar saat panen,” ungkapnya.

Melalui gerakan pengendalian yang dilakukan secara bersama-sama, diharapkan tanaman padi di wilayah tersebut dapat terhindar dari serangan hama tikus sehingga produktivitas pertanian tetap terjaga menjelang masa panen. (red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Kapolres Kendal Sambangi Kejari, Perkuat Sinergi Penegakan Hukum
Kendal Jadi Percontohan Tata Kelola Pasokan Telur Program MBG
Jambore Anak Panti 2026 Jadi Wadah Pengembangan Karakter dan Prestasi Anak Asuh di Kendal
Mahasiswa UIN Walisongo Gelar Pengabdian Empat Hari di Dusun Duren, Warga Antusias Ikuti Berbagai Kegiatan
PT Pupuk Indonesia dan Kementan Luncurkan Program Nature-Based Solution Agroforestry di Kendal
BMI Kendal Perkuat Soliditas Organisasi, Konsolidasi Didorong hingga Tingkat Desa
Kapolres Kendal Bersama Warga Tanam 700 Bibit Pohon di Tunggulsari, Perkuat Kelestarian Lingkungan
PSIS Resmi Rekrut Deri Corfe, Striker Asal Inggris Jadi Pemain Asing Pertama Musim 2026/2027

Berita Terkait

Selasa, 14 Juli 2026 - 16:04

Kapolres Kendal Sambangi Kejari, Perkuat Sinergi Penegakan Hukum

Selasa, 14 Juli 2026 - 14:32

Kendal Jadi Percontohan Tata Kelola Pasokan Telur Program MBG

Selasa, 14 Juli 2026 - 13:11

Jambore Anak Panti 2026 Jadi Wadah Pengembangan Karakter dan Prestasi Anak Asuh di Kendal

Selasa, 14 Juli 2026 - 11:14

Mahasiswa UIN Walisongo Gelar Pengabdian Empat Hari di Dusun Duren, Warga Antusias Ikuti Berbagai Kegiatan

Senin, 13 Juli 2026 - 19:03

PT Pupuk Indonesia dan Kementan Luncurkan Program Nature-Based Solution Agroforestry di Kendal

Berita Terbaru