PMII Cabang Semarang Gelar “Sekolah Riset” Bersama BRIDA Kota Semarang, Perkuat Tradisi Intelektual dan Kolaborasi Akademik

- Pewarta

Sabtu, 13 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Semarang — Pengurus Cabang (PC) PMII Kota Semarang menyelenggarakan kegiatan “Sekolah Riset” bekerja sama dengan BRIDA Kota Semarang yang dilaksanakan pada 12–13 Juni 2026 dengan dukungan tempat dan fasilitas dari Kampus Universitas Wahid Hasyim (UNWAHAS) Semarang. Kegiatan ini menjadi ruang penguatan kapasitas kader dan mahasiswa dalam bidang penelitian, analisis kebijakan, serta pengembangan budaya akademik yang berbasis keilmuan dan kebutuhan masyarakat.

Selama dua hari pelaksanaan, Sekolah Riset dirancang sebagai ruang belajar yang mempertemukan semangat gerakan mahasiswa dengan pendekatan riset yang sistematis dan aplikatif. Peserta memperoleh pembekalan mulai dari perumusan masalah penelitian, metodologi riset, teknik pengumpulan dan pengolahan data, hingga penyusunan rekomendasi kebijakan yang dapat memberikan kontribusi terhadap pembangunan daerah.

Dalam sambutan pembukaan, Ketua Pembina PMII Kota Semarang, Zuyyinallaili, menyampaikan bahwa organisasi mahasiswa perlu terus memperkuat fondasi intelektual agar mampu menjawab tantangan sosial secara lebih substansial.

“Organisasi tidak cukup hanya melahirkan aktivis, tetapi juga harus melahirkan intelektual yang mampu membaca realitas secara utuh dan menghadirkan gagasan yang dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah. Riset menjadi salah satu instrumen penting untuk itu.”

Sementara itu, mewakili Dekanat Fakultas Agama Islam (FAI) UNWAHAS, Ubbadul Adzkiya’ menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan yang mempertemukan unsur kampus, organisasi mahasiswa, dan pemerintah daerah dalam satu ruang pengembangan pengetahuan.

“Kampus harus menjadi ruang tumbuh bagi budaya akademik yang hidup. Sekolah Riset menunjukkan bahwa gerakan mahasiswa dan dunia akademik dapat saling menguatkan untuk menghasilkan kontribusi nyata bagi masyarakat.”

Adapun sambutan dari PC PMII Kota Semarang disampaikan oleh Iqbal Alaik selaku Sekretaris Umum. Dalam penyampaiannya, ia menegaskan bahwa Sekolah Riset merupakan bagian dari penguatan arah kaderisasi PMII yang tidak berhenti pada aktivitas organisasi, tetapi juga mendorong lahirnya karya intelektual dan gagasan kebijakan.

“Sekolah Riset hadir sebagai ikhtiar membangun kader yang tidak hanya aktif bergerak, tetapi juga mampu meneliti, membaca data, dan menghadirkan gagasan yang relevan dengan kebutuhan masyarakat. PMII harus tetap menjadi ruang kaderisasi yang melahirkan pemikir sekaligus penggerak perubahan.”

Sambutan Sekretaris Umum (Iqbal Alaik)


Tidak berhenti pada pelaksanaan kelas dan diskusi, kegiatan ini juga menargetkan
output konkret berupa penyusunan artikel ilmiah dan policy brief oleh peserta. Artikel ilmiah diarahkan sebagai media penguatan tradisi akademik dan publikasi gagasan kader, sedangkan policy brief disusun sebagai bentuk penerjemahan hasil kajian menjadi rekomendasi kebijakan yang lebih ringkas, terukur, dan dapat menjadi bahan pertimbangan bagi pemangku kepentingan.

Melalui output tersebut, Sekolah Riset diharapkan tidak hanya menghasilkan pemahaman metodologis, tetapi juga melahirkan karya yang mampu menjembatani antara pengetahuan, gerakan mahasiswa, dan proses pengambilan kebijakan publik.

Melalui pelaksanaan Sekolah Riset, PMII Kota Semarang menegaskan komitmennya untuk terus membangun budaya belajar, meneliti, dan bergerak sebagai fondasi kaderisasi yang kritis, adaptif, dan berorientasi pada perubahan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

PKB Kendal Gelar Ta’aruf dan Upgrading Pengurus, Bidik Hattrick Pemilu 2029
Kementan Salurkan Bantuan Alsintan dan Pompa Air di Kendal
Dengar Aspirasi Warga, Ketua Komisi C DPRD Kendal Dorong Program Agroforestry untuk Kurangi Risiko Banjir dan Longsor
Kendal Open Fair 2026 Ditutup dengan Kendal Bersholawat, Dikunjungi 462 Ribu Orang dan Catat Omzet Rp60,65 Miliar
Petani Muda Kendal Disiapkan Hadapi Era Pertanian Modern Berbasis AI
Usai Dipanggil Polda Jateng, DPRD Kendal Minta Mora Sandhy Tak Ikuti Agenda Kedewanan Sementara
PSIS Semarang Resmi Pertahankan Raffinha, Penyerang Brasil Ini Siap Antar Mahesa Jenar Kejar Promosi
Ketua DPRD Kendal: Hari Jadi ke-421 Harus Jadi Momentum Pemerataan Pembangunan dan Pelestarian Lingkungan

Berita Terkait

Jumat, 31 Juli 2026 - 22:56

PKB Kendal Gelar Ta’aruf dan Upgrading Pengurus, Bidik Hattrick Pemilu 2029

Jumat, 31 Juli 2026 - 07:42

Kementan Salurkan Bantuan Alsintan dan Pompa Air di Kendal

Rabu, 29 Juli 2026 - 17:54

Dengar Aspirasi Warga, Ketua Komisi C DPRD Kendal Dorong Program Agroforestry untuk Kurangi Risiko Banjir dan Longsor

Rabu, 29 Juli 2026 - 12:58

Kendal Open Fair 2026 Ditutup dengan Kendal Bersholawat, Dikunjungi 462 Ribu Orang dan Catat Omzet Rp60,65 Miliar

Rabu, 29 Juli 2026 - 12:45

Petani Muda Kendal Disiapkan Hadapi Era Pertanian Modern Berbasis AI

Berita Terbaru

Direktur Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Kementerian Pertanian RI, Andi Nur Alam Syah, menyerahkan secara simbolis bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) kepada Bupati Kendal Dyah Kartika Permanasari saat kunjungan kerja di Dukuh Saren, Desa Sidomukti, Kecamatan Weleri, Kabupaten Kendal, Kamis (30/7/2026). (Istimewa/Wawasannews)

Jawa Tengah

Kementan Salurkan Bantuan Alsintan dan Pompa Air di Kendal

Jumat, 31 Jul 2026 - 07:42