KENDAL, Wawasannews.com – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan siswa SMP Negeri 2 Cepiring. Tidak hanya berhasil menerbitkan buku refleksi pembelajaran, dua siswinya kini bersiap melangkah ke tingkat yang lebih tinggi melalui kolaborasi penulisan puisi bersama Abdul Mu’ti.
Kegiatan ini menjadi bukti bahwa budaya literasi yang dibangun di lingkungan sekolah mampu membuka peluang lebih luas bagi para siswa untuk berkembang. Buku berjudul Refleksi Pembelajaran Bahasa Inggris Guru dan Siswa Tahun Ajaran 2025–2026 yang diterbitkan sekolah sebelumnya menjadi pijakan awal lahirnya karya-karya kreatif siswa.
Guru Bahasa Inggris SMP Negeri 2 Cepiring, Ana Rahmawati Ningsih, menjelaskan bahwa keterlibatan siswa dalam penulisan buku refleksi bukan sekadar tugas akademik, melainkan proses pembentukan karakter dan kepercayaan diri. Dari ratusan siswa yang terlibat, hanya karya terbaik yang dipilih untuk dibukukan, menunjukkan adanya proses kurasi yang serius.
Menurutnya, keberhasilan dua siswa, Aisa Yasmin dan Nurul Arifah, yang kini tengah mempersiapkan penulisan puisi bersama Menteri Pendidikan menjadi indikator nyata bahwa literasi sekolah dapat berkontribusi hingga level nasional.
“Ini menjadi motivasi besar bagi siswa lain bahwa dari pengalaman belajar sehari-hari pun bisa berkembang menjadi karya yang lebih luas dan bernilai,” ujarnya.
Aisa Yasmin mengaku optimistis menghadapi kesempatan tersebut. Ia menilai pengalaman menulis refleksi sebelumnya sangat membantu dalam menuangkan ide secara lebih terstruktur. Hal serupa disampaikan Nurul Arifah yang terus berkomitmen meningkatkan kemampuan bahasa Inggrisnya melalui kebiasaan menambah kosakata setiap hari.
Program literasi yang dijalankan SMP Negeri 2 Cepiring ini tidak hanya berfokus pada peningkatan kemampuan akademik, tetapi juga membentuk keberanian siswa dalam mengekspresikan gagasan. Kolaborasi dengan tokoh nasional diharapkan menjadi momentum penting untuk memperluas wawasan serta meningkatkan kualitas karya siswa ke depan.
Langkah ini sekaligus menegaskan bahwa sekolah di daerah mampu melahirkan generasi yang kompeten, kreatif, dan siap bersaing di tingkat yang lebih luas melalui kekuatan literasi.
Pewarta : Zidnal
Editor : Riyadi









