Abah Istihar Championship Jadi Kawah Candradimuka Pesilat Muda Kendal

- Pewarta

Kamis, 25 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

KENDAL, Wawasannews.com – Kejuaraan Abah Istihar Championship bukan sekadar ajang perebutan gelar juara. Lebih dari itu, event yang digelar di Padepokan Pusat Harimau Putih, Chealsea Stadium, Kaliwungu, Kamis (25/12/2025), menjadi kawah candradimuka bagi atlet-atlet silat muda Kendal untuk mengasah kemampuan, mental, dan jam terbang bertanding.

Sebanyak 146 pesilat dari berbagai daerah ambil bagian dalam kejuaraan yang digelar bertepatan dengan Hari Ulang Tahun Padepokan Pencak Silat Harimau Putih, salah satu perguruan silat asli Kabupaten Kendal. Di arena, para pesilat muda diuji ketangguhan teknik, ketahanan fisik, hingga mental bertanding di bawah tekanan.

Ketua IPSI Kabupaten Kendal, Gus Tommy, yang secara resmi membuka kejuaraan tersebut menegaskan, pembinaan atlet tidak bisa dilakukan secara instan. Turnamen seperti Abah Istihar Championship menjadi fondasi penting dalam proses panjang mencetak atlet berprestasi.

“Prestasi tidak lahir tiba-tiba. Atlet harus dibiasakan bertanding, merasakan tekanan, dan belajar dari setiap laga. Event ini sangat penting agar Kendal ke depan semakin siap melahirkan atlet silat yang mampu bersaing di level lebih tinggi,” ujar Gus Tommy.

Hasil pertandingan menunjukkan pembinaan yang berjalan baik. Harimau Putih PAC Siboli tampil dominan dan keluar sebagai Juara Umum I, disusul Club Padepokan Kaliwungu di posisi Juara Umum II, serta Defender Club sebagai Juara Umum III.

Ketua Umum Padepokan Harimau Putih, Iskarim Rahmat, menegaskan bahwa kejuaraan ini memang dirancang sebagai bagian dari strategi pembinaan jangka panjang, khususnya untuk menyiapkan atlet-atlet muda Kendal.

“Event ini bukan hanya soal menang atau kalah. Yang paling penting adalah jam terbang. Dari sinilah mental juara dibentuk dan atlet diseleksi untuk disiapkan ke kejuaraan berikutnya,” jelasnya.

Ketua Panitia, Ahsan, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kejuaraan tersebut hingga berjalan lancar dan tertib.

“Alhamdulillah acara berjalan dengan baik. Kami berharap Abah Istihar Championship bisa menjadi agenda rutin tahunan sebagai wadah pembinaan atlet silat di Kendal,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua Dewan Penasihat Pencak Silat Harimau Putih, Nurkafidin, menekankan bahwa pencak silat juga memiliki peran penting dalam pembentukan karakter generasi muda.

“Silat bukan hanya olahraga, tapi pendidikan karakter. Anak-anak yang berlatih silat akan lebih terarah, disiplin, dan terhindar dari kenakalan remaja. Ini investasi moral bagi masa depan Kendal,” tuturnya.(Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Gebyar Maulid Nabi SMA NU 05 Brangsong Meriah, 13 Kelas Ikuti Tradisi Weh-wehan
Surat Terbuka Untuk Para Muasis NU
Aksi Mahasiswa Semarang Raya Digelar Siang Ini, Massa Bergerak dari Kantor Pos ke Tugu Muda
Pengamat: NU Jangan Sampai Berada Dalam Kendali Kekuasaan
Weh-wehan di Kampung Pandean Kaliwungu, Puluhan Ayam Hidup Jadi Rebutan Warga
Tradisi Maulid di Kaliwungu, Dari Aweh Jadi Weh-wehan, Begini Asal Usulnya
Api Melalap Lahan RPH Magangan, TNI dan Warga Berjibaku Cegah Kebakaran Meluas
Waspada Bahaya “Kreak”, Kapolres Kendal Turun Langsung Bina Pelajar SMK Bina Utama

Berita Terkait

Jumat, 28 Agustus 2026 - 08:43

Gebyar Maulid Nabi SMA NU 05 Brangsong Meriah, 13 Kelas Ikuti Tradisi Weh-wehan

Kamis, 27 Agustus 2026 - 12:33

Surat Terbuka Untuk Para Muasis NU

Rabu, 26 Agustus 2026 - 12:50

Aksi Mahasiswa Semarang Raya Digelar Siang Ini, Massa Bergerak dari Kantor Pos ke Tugu Muda

Senin, 24 Agustus 2026 - 22:12

Pengamat: NU Jangan Sampai Berada Dalam Kendali Kekuasaan

Senin, 24 Agustus 2026 - 18:30

Tradisi Maulid di Kaliwungu, Dari Aweh Jadi Weh-wehan, Begini Asal Usulnya

Berita Terbaru

Gerbang Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang, yang menjadi lokasi Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU), 27–31 Agustus 2026. (Istimewa/Wawasannews)

Nasional

Surat Terbuka Untuk Para Muasis NU

Kamis, 27 Agu 2026 - 12:33

Gus Yusuf Chudlori berbincang dengan KH. Mustofa Bisri Pengasuh Ponpes Roudlotut Tholibin Leteh, Rembang dalam suasana penuh keakraban. (Istimewa/Wawasannews)

Opini

Muktamar Untuk Ulama, Bukan Untuk Istana

Senin, 24 Agu 2026 - 21:58

Secret Link