Pelni Manokwari Siapkan 7 Kapal dan Diskon Tiket untuk Natal 2025 dan Tahun Baru 2026

- Pewarta

Senin, 24 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suasana kapal Pelni sandar di Pelabuhan Manokwari, Papua Barat, menjelang periode Natal dan Tahun Baru. Pelni Cabang Manokwari menyiapkan tujuh armada kapal penumpang serta program diskon tiket kelas ekonomi untuk melayani lonjakan penumpang Nataru 2025/2026. (Istimewa/wawasannews)

Suasana kapal Pelni sandar di Pelabuhan Manokwari, Papua Barat, menjelang periode Natal dan Tahun Baru. Pelni Cabang Manokwari menyiapkan tujuh armada kapal penumpang serta program diskon tiket kelas ekonomi untuk melayani lonjakan penumpang Nataru 2025/2026. (Istimewa/wawasannews)

Papua Barat, Wawasannews.com – PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) Cabang Manokwari menyiapkan tujuh armada kapal penumpang untuk melayani lonjakan perjalanan masyarakat pada masa Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru). Penambahan armada ini diharapkan memperlancar arus mudik dan balik, khususnya dari wilayah timur (Papua) menuju barat Indonesia yang sangat bergantung pada transportasi laut.

Kepala Pelni Cabang Manokwari, Yusuf, menjelaskan bahwa pada hari biasa hanya empat kapal yang rutin singgah di Manokwari. Namun, khusus untuk periode Nataru, akan ada tambahan tiga kapal lagi yang ikut melayani penumpang.

“Kalau hari biasa kita hanya empat kapal yang singgah di Manokwari melayani kebutuhan transportasi laut bagi masyarakat. Tapi khusus Natal dan Tahun Baru kita mendapat tambahan tiga kapal lagi,” ujarnya di Manokwari, Senin.

Secara reguler, Pelabuhan Manokwari dilayani oleh KM Doloronda, KM Dobonsolo, KM Gunung Dempo, dan KM Sinabung. Untuk mengantisipasi meningkatnya volume penumpang di akhir tahun, Kementerian Perhubungan RI memperbantukan tiga kapal tambahan, yakni KM Labobar, KM Ciremai, dan KM Sirimau untuk singgah di Pelabuhan Manokwari. Dengan demikian, total ada tujuh kapal yang akan melayani rute dari timur ke barat selama masa layanan Nataru.

Baca Juga  Indonesia–Rusia Sepakat Perkuat Kerja Sama Maritim dan Infrastruktur, Tandai 75 Tahun Hubungan Bilateral

Yusuf menambahkan, tahun ini ada hal yang cukup spesial bagi calon penumpang. Pelni memberikan diskon atau potongan harga sebesar 20 persen untuk pembelian tiket kelas ekonomi di seluruh kapal penumpang Pelni. Program ini merupakan bagian dari stimulus ekonomi pemerintah melalui Kementerian Perhubungan RI dalam rangka menyambut libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.

Penjualan tiket dengan potongan harga tersebut dimulai sejak Jumat (21/11) untuk periode keberangkatan 17 Desember 2025 hingga 10 Januari 2026. Meski demikian, Yusuf mengingatkan bahwa diskon ini memiliki kuota.

“Yang harus jadi catatan, diskon ini ada kuotanya. Jika kuota diskon tiket sudah habis maka harga kembali seperti semula meski periode diskon belum selesai,” jelasnya.

Baca Juga  Tagihan Ratusan Juta Belum Dibayar, Suplyer Datangi SPPG Protomulyo Kendal

Sekretaris Perusahaan Pelni, Evan Eryanto, merinci bahwa diskon 20 persen tersebut diberikan terhadap tarif dasar, yakni harga tiket sebelum ditambahkan komponen biaya asuransi dan pas pelabuhan. Setelah dua komponen itu dimasukkan, potongan yang dirasakan penumpang rata-rata berada di kisaran 16–18 persen. Diskon ini hanya berlaku untuk tiket kapal penumpang kelas ekonomi dan dapat diperoleh di seluruh kanal resmi penjualan tiket Pelni.

Berdasarkan perhitungan anggaran yang disiapkan pemerintah, stimulus diskon ini menargetkan sekitar 405.881 penumpang selama periode Nataru. Ketika kuota tersebut habis, harga tiket akan kembali ke tarif normal, meskipun tanggal perjalanan masih berada dalam rentang program.

“Jika minat masyarakat tinggi, bukan tidak mungkin sebelum periode perjalanan 10 Januari 2026 tiket diskon sudah habis terjual, apalagi saluran penjualan digital tiket Pelni sudah sangat mudah dijangkau, baik melalui aplikasi PELNI Mobile maupun aplikasi perbankan Himbara,” kata Evan.

Baca Juga  Pemerintah Tinjau Puncak Arus Balik Lebaran 2026 di Pulo Gebang, Perjalanan Pemudik Lancar

Sebagai contoh, Evan menyebut tarif rute Semarang–Karimun Jawa yang normalnya sekitar Rp134.500. Setelah dikenakan diskon 20 persen dari tarif dasar dan ditambahkan biaya asuransi serta pas pelabuhan, tarif menjadi kurang lebih Rp114.300. Potongan ini dinilai cukup membantu penumpang, terutama yang bepergian bersama keluarga.

Evan juga menjelaskan, besaran pas pelabuhan di setiap wilayah berbeda-beda sehingga komponen biaya tiap pelabuhan bisa bervariasi. Sebagai ilustrasi, pas pelabuhan di Semarang sekitar Rp27.500, sedangkan di Pelabuhan Belawan sekitar Rp47.500.

Dengan kombinasi penambahan armada dan pemberian tarif diskon, Pelni berharap layanan angkutan laut pada masa Natal dan Tahun Baru menjadi lebih lancar sekaligus lebih terjangkau. Bagi masyarakat di Papua Barat dan wilayah timur lainnya, kebijakan ini diharapkan membuka kesempatan lebih luas untuk bersilaturahmi dan merayakan hari raya bersama keluarga di kampung halaman. (fuad)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

GT World Challenge Asia 2026 Digelar di Mandalika, Ajang Balap Dunia Kembali ke Indonesia
Audiensi PDKN dan Lembaga Pendidikan ke DPD RI, Soroti Beasiswa hingga Kebebasan Akademik
Harga Emas Antam Turun Rp50.000, Momentum Beli atau Sinyal Waspada?
Kempo Indonesia Berduka, Pendiri Perkemi Indra Kartasasmita Tutup Usia
Volkswagen Luncurkan Dua Mobil Listrik Baru di China, Usung Teknologi AI dan LiDAR
Viral Isu Kas Masjid Diambil Alih, Kemenag Pastikan Itu Hoaks
Gelombang Hujan Lebat Mengintai, BMKG Minta Warga Siaga di Sejumlah Wilayah
PBVSI Terapkan Format Baru Three Winning Set di Final Proliga 2026, Laga Bisa Berlangsung Hingga Tiga Hari

Berita Terkait

Rabu, 22 April 2026 - 15:53

GT World Challenge Asia 2026 Digelar di Mandalika, Ajang Balap Dunia Kembali ke Indonesia

Rabu, 22 April 2026 - 10:45

Audiensi PDKN dan Lembaga Pendidikan ke DPD RI, Soroti Beasiswa hingga Kebebasan Akademik

Rabu, 22 April 2026 - 09:50

Harga Emas Antam Turun Rp50.000, Momentum Beli atau Sinyal Waspada?

Rabu, 22 April 2026 - 09:35

Kempo Indonesia Berduka, Pendiri Perkemi Indra Kartasasmita Tutup Usia

Rabu, 22 April 2026 - 09:24

Volkswagen Luncurkan Dua Mobil Listrik Baru di China, Usung Teknologi AI dan LiDAR

Berita Terbaru