Airlangga: KEK Kendal Jadi Mesin Pertumbuhan Ekonomi Daerah, Ekonomi Kendal Tumbuh 8,84 Persen pada Triwulan III 2025

- Pewarta

Rabu, 17 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyampaikan paparan terkait peran strategis KEK Kendal dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. (Istimewa/Wawasannews)

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyampaikan paparan terkait peran strategis KEK Kendal dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. (Istimewa/Wawasannews)

KENDAL, Wawasannews.com – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menegaskan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kendal kian menunjukkan fungsi strategisnya sebagai “mesin baru” pertumbuhan ekonomi daerah. Hal itu tercermin dari performa perekonomian Kabupaten Kendal pada triwulan III 2025 yang tumbuh 8,84 persen (year on year). Laju tersebut menandai menguatnya peran kawasan industri dan KEK dalam mendorong akselerasi ekonomi yang lebih stabil dan berjangka panjang.

Airlangga menilai, KEK Kendal menjadi contoh bahwa konsep Kawasan Ekonomi Khusus tidak berhenti pada pemberian insentif investasi semata. Lebih dari itu, KEK dapat membentuk ekosistem ekonomi yang terintegrasi—mulai dari kesiapan infrastruktur, kemudahan berusaha, hingga konektivitas tenaga kerja—sehingga investasi yang masuk tidak bersifat sesaat, melainkan berkualitas dan berorientasi jangka panjang.

“KEK yang dikelola dengan perencanaan matang dan dukungan ekosistem yang tepat dapat menjadi mesin pertumbuhan ekonomi daerah secara berkelanjutan,” ujar Airlangga.

Sejalan dengan itu, Bupati Kendal Dyah Kartika Permanasari menyampaikan bahwa pertumbuhan ekonomi Kendal pada periode yang sama tidak terlepas dari kontribusi KEK Kendal sebagai penggerak utama investasi dan industri. Pemkab Kendal, kata dia, terus menguatkan keterhubungan kebutuhan industri di KEK dengan ketersediaan tenaga kerja lokal, agar dampak ekonomi kawasan lebih terasa bagi masyarakat sekitar.

“Pertumbuhan ekonomi Kendal salah satu faktor pendorongnya adalah kontribusi dari Kawasan Ekonomi Khusus Kendal. Selain itu, capaian investasi daerah pada periode yang sama juga tercatat sebagai yang tertinggi di Jawa Tengah. Ini perlu diperkuat dengan kolaborasi pelaku usaha di KEK dengan UMKM dan ekonomi lokal,” kata Bupati Dyah.

Dari sisi kinerja kawasan, KEK Kendal mencatat capaian signifikan hingga triwulan III 2025. Komitmen investasi disebut telah mencapai Rp182,73 triliun. Angka ini meningkat dibanding akumulasi komitmen investasi pada 2024 sebesar Rp142,96 triliun, atau naik sekitar 28 persen. Sementara realisasi tenaga kerja hingga triwulan III 2025 telah mencapai 38.001 orang, menunjukkan pertumbuhan kawasan berjalan paralel dengan perluasan kesempatan kerja.

Pengelola sekaligus Direktur Executive KEK Kendal, Juliani Kusumaningrum, menegaskan komitmen pihaknya untuk terus meningkatkan daya saing kawasan melalui pengembangan infrastruktur, peningkatan kualitas layanan investasi, serta penguatan keterkaitan dengan tenaga kerja lokal dan pelaku usaha daerah. Menurutnya, iklim usaha yang kondusif dan inklusif menjadi kunci agar pertumbuhan KEK Kendal menghasilkan dampak nyata bagi perekonomian Kendal.

“KEK Kendal berkomitmen menciptakan iklim investasi yang kondusif dan inklusif, sehingga pertumbuhan kawasan dapat berkelanjutan dan memberikan dampak nyata bagi perekonomian daerah,” ujarnya.

Menghadapi target 2026, KEK Kendal menyatakan akan terus mendorong peningkatan realisasi investasi, penciptaan lapangan kerja, serta memperluas integrasi kemitraan dengan UMKM dan ekonomi lokal agar manfaat pertumbuhan tidak hanya terpusat di kawasan, tetapi mengalir ke rantai ekonomi masyarakat.(Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Harga Minyakita Segera Naik, Pemerintah Siapkan Penyesuaian HET dalam Dua Pekan
Kementerian PU Percepat Program Prioritas Presiden, Pembangunan Sekolah, Jalan dan Irigasi Terus Dikebut
Perbaikan Jalan Pantura Brangsong Dimulai, Polisi Siapkan Contra Flow untuk Antisipasi Kemacetan
BPOM Permudah Aturan Kemasan dan Bahan Baku, Kenaikan Harga Obat Diharapkan Tidak Terlalu Tinggi
Bappenas Dorong Gender dan Inklusi Sosial Masuk ke Semua Tahapan Pembangunan
29.400 Dapur MBG Lolos Verifikasi, BGN Pastikan Kualitas dan Anggaran Tetap Terjaga
Bulog Bidik Ekspor Beras ke Malaysia, Harga Disiapkan di Atas HET Dalam Negeri
Harga Emas Pegadaian Kompak Naik, Antam Sentuh Rp2,885 Juta per Gram pada Sabtu Pagi

Berita Terkait

Kamis, 4 Juni 2026 - 12:18

Harga Minyakita Segera Naik, Pemerintah Siapkan Penyesuaian HET dalam Dua Pekan

Rabu, 3 Juni 2026 - 16:28

Kementerian PU Percepat Program Prioritas Presiden, Pembangunan Sekolah, Jalan dan Irigasi Terus Dikebut

Selasa, 2 Juni 2026 - 17:37

Perbaikan Jalan Pantura Brangsong Dimulai, Polisi Siapkan Contra Flow untuk Antisipasi Kemacetan

Selasa, 2 Juni 2026 - 12:17

BPOM Permudah Aturan Kemasan dan Bahan Baku, Kenaikan Harga Obat Diharapkan Tidak Terlalu Tinggi

Sabtu, 30 Mei 2026 - 14:47

Bappenas Dorong Gender dan Inklusi Sosial Masuk ke Semua Tahapan Pembangunan

Berita Terbaru

Jawa Tengah

DPRD Kendal Dorong Gen Z Tampil sebagai Motor Inovasi Daerah

Kamis, 11 Jun 2026 - 07:30