SEMARANG, Wawasannews.com – PSIS Semarang kembali bergerak di bursa transfer jelang bergulirnya kompetisi musim 2026/2027. Setelah melakukan evaluasi terhadap kebutuhan tim, manajemen Mahesa Jenar resmi memperkenalkan Ahmad Nuri Fasya sebagai pemain anyar untuk memperkuat lini pertahanan.
Bek asal Tuban yang kini berusia 27 tahun itu didatangkan untuk menambah kualitas sekaligus kedalaman skuad. Kehadirannya diharapkan memberi lebih banyak pilihan bagi tim pelatih dalam menyusun komposisi pemain sepanjang musim.
Nuri Fasya dikenal sebagai pemain bertahan yang memiliki fleksibilitas tinggi. Posisi utamanya adalah bek kanan, namun ia juga mampu menjalankan peran sebagai bek tengah maupun bek kiri. Kemampuan bermain di beberapa posisi tersebut menjadi salah satu nilai lebih yang dipertimbangkan PSIS saat merekrutnya.
Dengan karakter permainan yang bisa menyesuaikan kebutuhan tim, Nuri diproyeksikan menjadi salah satu pemain penting di sektor pertahanan Mahesa Jenar. Kehadirannya juga memberi alternatif ketika tim menghadapi jadwal kompetisi yang padat maupun saat terjadi rotasi pemain.
Sebelum berseragam PSIS Semarang, Nuri Fasya telah mengumpulkan pengalaman bersama sejumlah klub yang tampil di kompetisi sepak bola nasional. Ia pernah memperkuat Persebaya Surabaya, Persik Kediri, hingga PSS Sleman.
Selama membela klub-klub tersebut, Nuri memperoleh menit bermain yang cukup banyak, baik di ajang BRI Super League maupun Pegadaian Championship. Pengalaman tersebut menjadi bekal berharga saat bergabung dengan PSIS yang tengah membangun kekuatan untuk menghadapi musim baru.
Asisten Manajer PSIS Semarang, Moch. Reza Handhika, mengatakan perekrutan Ahmad Nuri Fasya merupakan bagian dari kebutuhan tim untuk memperkuat lini belakang. Menurutnya, pengalaman serta kemampuan Nuri bermain di beberapa posisi menjadi alasan utama manajemen memilih sang pemain.
“Selamat datang kepada Ahmad Nuri Fasya di keluarga besar PSIS Semarang. Nuri merupakan pemain yang memiliki pengalaman dan jam terbang yang baik di kompetisi nasional. Selain itu, ia juga mempunyai kemampuan bermain di beberapa posisi di lini pertahanan sehingga akan memberikan banyak opsi bagi tim. Kami berharap Nuri dapat segera beradaptasi dan memberikan kontribusi maksimal untuk membantu PSIS mencapai target promosi ke Super League musim depan,” kata Reza.
Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa PSIS tidak hanya mencari pemain dengan kualitas individu, tetapi juga sosok yang mampu memberikan variasi strategi bagi tim pelatih. Fleksibilitas menjadi kebutuhan penting dalam kompetisi panjang yang menuntut rotasi pemain di setiap pertandingan.
Bergabungnya Nuri Fasya menambah daftar pemain baru yang dipersiapkan PSIS untuk menghadapi musim 2026/2027. Manajemen terus menyusun komposisi tim agar memiliki keseimbangan di setiap lini, termasuk sektor pertahanan yang menjadi perhatian dalam persiapan menghadapi persaingan kompetisi.
Bagi suporter Mahesa Jenar, kehadiran bek berpengalaman ini tentu menjadi tambahan optimisme. Rekam jejaknya bersama sejumlah klub di level tertinggi sepak bola Indonesia diharapkan dapat membantu memperkuat organisasi permainan tim, terutama dalam menjaga konsistensi performa sepanjang musim.
Dengan usia yang masih berada dalam masa produktif, Ahmad Nuri Fasya diharapkan mampu segera beradaptasi dengan lingkungan baru, memahami karakter permainan PSIS, serta menjalin kerja sama yang solid bersama rekan-rekan setimnya.
PSIS sendiri menargetkan tampil kompetitif sepanjang musim 2026/2027. Kehadiran pemain yang memiliki pengalaman di kompetisi nasional menjadi salah satu bagian dari upaya klub untuk membangun skuad yang lebih siap menghadapi persaingan sekaligus mengejar target promosi ke Super League pada musim berikutnya.
Pewarta: Zidnal
Editor: Riyadi






