KENDAL, Wawasannews.com – Sebanyak 210 anak dari 19 panti asuhan di Kabupaten Kendal mengikuti Jambore Anak Panti Kabupaten Kendal 2026 yang digelar di Promas Greenland, Nglimut Gonoharjo, Kecamatan Limbangan, pada 10–12 Juli 2026. Selama tiga hari, para peserta mengikuti berbagai kegiatan edukatif, kreatif, dan rekreatif yang dirancang untuk membangun karakter sekaligus mengembangkan potensi mereka.
Kegiatan yang untuk pertama kalinya diselenggarakan di Kabupaten Kendal itu menjadi ruang bagi anak-anak panti asuhan untuk saling mengenal, belajar bersama, serta menunjukkan kemampuan di berbagai bidang.
Bupati Kendal Dyah Kartika Permanasari mengatakan seluruh anak di Kabupaten Kendal memiliki hak yang sama untuk tumbuh, berkembang, dan meraih prestasi, termasuk mereka yang tinggal di panti asuhan.
Menurutnya, pemerintah daerah ingin memastikan anak-anak panti juga memperoleh kesempatan mengikuti kegiatan yang dapat menambah pengalaman, membangun rasa percaya diri, serta mengasah kemampuan di luar aktivitas sehari-hari.
“Melalui jambore ini, kami ingin anak-anak mendapatkan pengalaman yang menyenangkan sekaligus membentuk karakter mereka. Harapannya mereka tumbuh menjadi generasi yang mandiri, kreatif, dan mampu meraih prestasi,” ujar Dyah Kartika.
Ia menjelaskan, Jambore Anak Panti tidak hanya menjadi ajang berkumpul antarpeserta dari berbagai panti asuhan. Kegiatan tersebut juga diisi dengan beragam aktivitas yang mendorong kerja sama, kreativitas, kedisiplinan, serta kebersamaan.
Suasana jambore diharapkan mampu memberikan pengalaman baru bagi para peserta. Mereka dapat berinteraksi dengan anak-anak dari panti asuhan lain, memperluas pergaulan, sekaligus belajar melalui berbagai kegiatan yang telah disiapkan panitia.
Ketua Karang Taruna Kabupaten Kendal yang juga Ketua DPD KNPI Kabupaten Kendal, Nattaya Kenenza, turut hadir memberikan dukungan terhadap penyelenggaraan kegiatan tersebut. Kehadirannya menjadi bentuk dukungan terhadap pembinaan karakter dan pengembangan potensi anak-anak panti melalui kegiatan yang bersifat edukatif dan positif.
Selain sebagai sarana pembinaan, Jambore Anak Panti 2026 juga memiliki fungsi lain. Pemerintah Kabupaten Kendal menjadikan kegiatan ini sebagai proses seleksi untuk menentukan peserta terbaik yang akan mewakili daerah pada Jambore Anak Panti tingkat Provinsi Jawa Tengah.
Bupati menjelaskan, mekanisme tersebut berbeda dibandingkan pelaksanaan sebelumnya. Jika sebelumnya pemilihan wakil daerah dilakukan melalui proses seleksi internal, kini penentuan peserta dilakukan melalui kompetisi yang berlangsung selama jambore.

“Dulu proses seleksi dilakukan secara internal. Sekarang kita memilih melalui kompetisi di jambore ini sehingga peserta terbaik nantinya akan mewakili Kabupaten Kendal di tingkat provinsi,” katanya.
Melalui sistem tersebut, setiap peserta memiliki kesempatan yang sama untuk menunjukkan kemampuan terbaiknya. Para juara dari berbagai cabang lomba nantinya akan dipersiapkan menjadi wakil Kabupaten Kendal dalam ajang tingkat Jawa Tengah.
Dyah Kartika berharap Jambore Anak Panti dapat terus diselenggarakan setiap tahun. Menurutnya, kegiatan seperti ini memberikan manfaat tidak hanya bagi peserta, tetapi juga mempererat hubungan antarpanti asuhan di Kabupaten Kendal.
Ia menilai, semakin banyak ruang yang diberikan kepada anak-anak untuk belajar dan mengembangkan diri, semakin besar pula peluang mereka untuk tumbuh menjadi pribadi yang percaya diri, mandiri, dan siap menghadapi masa depan.
Pelaksanaan Jambore Anak Panti Kabupaten Kendal 2026 juga menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun ke-421 Kabupaten Kendal yang akan diperingati pada 28 Juli 2026.
Melalui kegiatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Kendal ingin menghadirkan kesempatan yang setara bagi seluruh anak, termasuk anak-anak panti asuhan, agar dapat memperoleh pengalaman, mengembangkan bakat, serta meraih prestasi sesuai kemampuan masing-masing.
Pewarta : Zidnal
Editor : Riyadi






