PT Pupuk Indonesia dan Kementan Luncurkan Program Nature-Based Solution Agroforestry di Kendal

- Pewarta

Senin, 13 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kendal, 13 Juli 2026. Kolaborasi Luncurkan Program Nature-Based Solution Agroforestry untuk Perkuat Ekonomi Masyarakat dan Pemulihan Lingkungan di Kendal

Sebagai bentuk komitmen dalam mendukung pembangunan pertanian berkelanjutan dan pemulihan ekosistem,

PT Pupuk Indonesia berkolaborasi dengan Kementerian Pertanian Republik Indonesia serta Duta Petani Milenial Kementerian Pertanian melaksanakan Program Nature-Based Solution (NbS) Agroforestry di berbagai kawasan hutan sosial dan lahan bekas galian.

Program ini merupakan pendekatan terpadu yang menggabungkan upaya rehabilitasi lingkungan dengan pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui sistem agroforestri. Dalam pelaksanaannya, masyarakat tidak hanya memperoleh bantuan bibit tanaman yang sesuai dengan kondisi wilayah, tetapi juga mendapatkan pendampingan intensif selama empat tahun agar pengelolaan lahan dilakukan secara produktif, berkelanjutan, dan memberikan manfaat ekonomi jangka panjang.
Pendampingan tersebut mencakup pembinaan teknis budidaya, pemeliharaan tanaman, penguatan kelembagaan kelompok tani, hingga pengembangan usaha berbasis hasil agroforestri. Dengan pendekatan ini, kawasan hutan sosial dan lahan bekas galian diharapkan dapat dipulihkan fungsi ekologisnya sekaligus menjadi sumber penghidupan yang berkelanjutan bagi masyarakat sekitar. yang sudah menerima manfaat dari program pembagian bibit kelapa diantaranya desa Tunggulsari, Wonosari, Kebonsari serta 15 desa lainya untuk kedepan akan lebih banyak lagi desa yang akan menerima manfaat dari pembagian bibit- bibit tanaman ini.

Kolaborasi antara PT Pupuk Indonesia, Kementerian Pertanian, dan Duta Petani Milenial menjadi wujud sinergi lintas sektor dalam menghadirkan solusi berbasis alam (Nature-Based Solutions) yang mampu menjawab tantangan perubahan iklim, meningkatkan produktivitas lahan, serta memperkuat ketahanan pangan nasional.

Melalui Program Nature-Based Solution Agroforestry, para pemangku kepentingan yang terdepan dalam mengawal program ini di kendal yaitu Wakil Menteri Pertanian RI Bapak Sudaryono, Mifta Reza Anggota DPRD Provinsi Jawa Tengah dan Sisca Meritania Ketua Komisi C DPRD Kendal ini berharap tercipta ekosistem pertanian yang lebih hijau, produktif, dan berkelanjutan. Program ini juga diharapkan mampu menjadi model kolaborasi yang dapat direplikasi di berbagai daerah dalam rangka mendukung rehabilitasi lingkungan, pengurangan emisi karbon, pelestarian keanekaragaman hayati, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Ke depan, sinergi ini diharapkan terus berkembang dengan melibatkan berbagai pihak sehingga semakin banyak kawasan yang dapat dipulihkan melalui pendekatan agroforestri, sekaligus menciptakan generasi petani yang adaptif, inovatif, dan berdaya saing dalam mewujudkan pertanian Indonesia yang maju, mandiri, dan modern.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Ketua DPRD Kendal Minta Peringatan Hari Santri Tak Cuma Seremonial
Berujung Damai, SPPG Tlahap Kendal Sepakat Beli Telur dari Peternak Lokal
Diduga Berebut Janda, Dua Petani di Kendal Berkelahi, Satu Tewas akibat Pendarahan Otak
Peternak Murka, Geruduk SPPG Tlahap, Desak BGN Tutup Permanen
Ketua DPRD Sebut Kendal Lumbung Santri, Dorong Santri Berani Raih Cita-Cita
PC PMII Semarang Gelar Pelatihan Administrasi, Perkuat Tertib Organisasi
Seminar Nasional PMII Semarang bersama DPD RI dan DPRD Jateng Soroti Tantangan Kedaulatan Pangan Jateng
PP IPNU dan PP IPPNU Resmi Luncurkan Logo dan Tema Kongres, Darul Amanah Kendal Jadi Lokasi Pelaksanaan

Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 20:16

Ketua DPRD Kendal Minta Peringatan Hari Santri Tak Cuma Seremonial

Minggu, 18 Oktober 2026 - 06:54

Berujung Damai, SPPG Tlahap Kendal Sepakat Beli Telur dari Peternak Lokal

Kamis, 15 Oktober 2026 - 17:49

Diduga Berebut Janda, Dua Petani di Kendal Berkelahi, Satu Tewas akibat Pendarahan Otak

Kamis, 15 Oktober 2026 - 17:03

Peternak Murka, Geruduk SPPG Tlahap, Desak BGN Tutup Permanen

Rabu, 14 Oktober 2026 - 21:11

PC PMII Semarang Gelar Pelatihan Administrasi, Perkuat Tertib Organisasi

Berita Terbaru

Secret Link