Kendal, 13 Juli 2026. Kolaborasi Luncurkan Program Nature-Based Solution Agroforestry untuk Perkuat Ekonomi Masyarakat dan Pemulihan Lingkungan di Kendal
Sebagai bentuk komitmen dalam mendukung pembangunan pertanian berkelanjutan dan pemulihan ekosistem,
PT Pupuk Indonesia berkolaborasi dengan Kementerian Pertanian Republik Indonesia serta Duta Petani Milenial Kementerian Pertanian melaksanakan Program Nature-Based Solution (NbS) Agroforestry di berbagai kawasan hutan sosial dan lahan bekas galian.
Program ini merupakan pendekatan terpadu yang menggabungkan upaya rehabilitasi lingkungan dengan pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui sistem agroforestri. Dalam pelaksanaannya, masyarakat tidak hanya memperoleh bantuan bibit tanaman yang sesuai dengan kondisi wilayah, tetapi juga mendapatkan pendampingan intensif selama empat tahun agar pengelolaan lahan dilakukan secara produktif, berkelanjutan, dan memberikan manfaat ekonomi jangka panjang.
Pendampingan tersebut mencakup pembinaan teknis budidaya, pemeliharaan tanaman, penguatan kelembagaan kelompok tani, hingga pengembangan usaha berbasis hasil agroforestri. Dengan pendekatan ini, kawasan hutan sosial dan lahan bekas galian diharapkan dapat dipulihkan fungsi ekologisnya sekaligus menjadi sumber penghidupan yang berkelanjutan bagi masyarakat sekitar. yang sudah menerima manfaat dari program pembagian bibit kelapa diantaranya desa Tunggulsari, Wonosari, Kebonsari serta 15 desa lainya untuk kedepan akan lebih banyak lagi desa yang akan menerima manfaat dari pembagian bibit- bibit tanaman ini.
Kolaborasi antara PT Pupuk Indonesia, Kementerian Pertanian, dan Duta Petani Milenial menjadi wujud sinergi lintas sektor dalam menghadirkan solusi berbasis alam (Nature-Based Solutions) yang mampu menjawab tantangan perubahan iklim, meningkatkan produktivitas lahan, serta memperkuat ketahanan pangan nasional.
Melalui Program Nature-Based Solution Agroforestry, para pemangku kepentingan yang terdepan dalam mengawal program ini di kendal yaitu Wakil Menteri Pertanian RI Bapak Sudaryono, Mifta Reza Anggota DPRD Provinsi Jawa Tengah dan Sisca Meritania Ketua Komisi C DPRD Kendal ini berharap tercipta ekosistem pertanian yang lebih hijau, produktif, dan berkelanjutan. Program ini juga diharapkan mampu menjadi model kolaborasi yang dapat direplikasi di berbagai daerah dalam rangka mendukung rehabilitasi lingkungan, pengurangan emisi karbon, pelestarian keanekaragaman hayati, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Ke depan, sinergi ini diharapkan terus berkembang dengan melibatkan berbagai pihak sehingga semakin banyak kawasan yang dapat dipulihkan melalui pendekatan agroforestri, sekaligus menciptakan generasi petani yang adaptif, inovatif, dan berdaya saing dalam mewujudkan pertanian Indonesia yang maju, mandiri, dan modern.






