KENDAL, Wawasannews.com – Pengguna Jalan Pantura yang melintas di wilayah Brangsong, Kabupaten Kendal, diminta meningkatkan kewaspadaan dan mengatur waktu perjalanan. Pasalnya, proyek perbaikan jalan kembali dilakukan di ruas Pantura arah Jakarta menuju Semarang.
Perbaikan difokuskan pada ruas mulai Jembatan Sungai Blorong hingga depan Mapolsek Brangsong. Pada tahap ini, pekerjaan dilakukan dengan metode pengecoran beton sepanjang kurang lebih 1,3 kilometer.
Sejak pekerjaan dimulai, petugas dari Polres Kendal bersama Dinas Perhubungan Kabupaten Kendal telah menyiapkan sejumlah langkah untuk menjaga kelancaran arus lalu lintas. Salah satu skema yang akan diterapkan adalah contra flow atau penggunaan sebagian jalur berlawanan arah secara terbatas ketika antrean kendaraan mulai memanjang.
Kanit Turjawali Satlantas Polres Kendal, Ipda Very Okta Dwisaputra, mengatakan pihaknya telah menempatkan personel di lokasi proyek sejak pagi hari. Kehadiran petugas bertujuan memantau perkembangan arus kendaraan sekaligus mengantisipasi potensi kemacetan yang dapat muncul akibat penyempitan jalur selama proses pengerjaan berlangsung.
Menurutnya, aktivitas kendaraan di kawasan Pantura Brangsong cukup tinggi, terutama pada jam-jam sibuk saat masyarakat berangkat bekerja maupun ketika kendaraan logistik melintas dari arah barat menuju Semarang.
“Setiap pukul 06.30 WIB anggota sudah berada di lokasi untuk melakukan persiapan contra flow apabila terjadi kemacetan panjang,” ujarnya saat ditemui di Mapolres Kendal, Selasa (2/6).
Ia menjelaskan, rekayasa lalu lintas tersebut tidak diterapkan secara permanen. Petugas akan melihat kondisi di lapangan sebelum mengambil keputusan membuka jalur contra flow.
Ruas yang disiapkan untuk penerapan contra flow berada di kawasan depan Bank Mandiri Ketapang hingga sekitar toko bangunan HM Putera Brangsong. Jalur tersebut dipilih karena dinilai memungkinkan untuk membantu mempercepat pergerakan kendaraan saat antrean mulai mengular.
Selain pengaturan pada pagi hari, petugas juga akan tetap berjaga pada siang hingga sore hari. Pengawasan dilakukan secara berkelanjutan mengingat volume kendaraan di jalur nasional tersebut relatif tinggi sepanjang hari.
“Untuk siang maupun sore hari, petugas juga tetap kami tempatkan di sejumlah titik guna melakukan pengaturan arus kendaraan,” katanya.
Sementara itu, Kepala Bidang Lalu Lintas Dinas Perhubungan Kabupaten Kendal, Sofyan Efendi, mengatakan pekerjaan pengecoran mulai dilaksanakan sejak 1 Juni 2026. Berdasarkan jadwal yang telah disusun, proyek tersebut ditargetkan selesai dalam waktu sekitar satu bulan.
“Pengerjaan dimulai dari depan SPBU ke arah timur. Panjang ruas yang diperbaiki sekitar 1,3 kilometer,” jelasnya.
Menurut Sofyan, kondisi jalan pada ruas tersebut memang memerlukan penanganan agar kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan dapat terjaga. Karena itu, selama pekerjaan berlangsung, koordinasi antara Dishub Kendal dan Satlantas Polres Kendal terus dilakukan untuk mengantisipasi berbagai kemungkinan di lapangan.
Petugas akan melakukan evaluasi secara berkala terhadap kondisi arus kendaraan. Jika terjadi peningkatan volume lalu lintas yang berpotensi menimbulkan kemacetan panjang, rekayasa lalu lintas akan segera diterapkan.
Masyarakat yang hendak bepergian melalui jalur Pantura Brangsong juga diimbau mempertimbangkan penggunaan jalur alternatif. Langkah tersebut dinilai dapat membantu mengurangi kepadatan kendaraan di sekitar area proyek sekaligus mempercepat waktu tempuh perjalanan.
Bagi kendaraan angkutan barang bertonase besar, pemerintah daerah dan aparat kepolisian menyarankan agar memanfaatkan jalan tol. Selain mengurangi beban lalu lintas di jalur Pantura, penggunaan tol juga diharapkan dapat menjaga kelancaran distribusi barang selama proyek perbaikan berlangsung.
Dengan dimulainya pekerjaan ini, pengguna jalan diharapkan dapat menyesuaikan kecepatan kendaraan saat melintas di sekitar lokasi proyek serta mematuhi arahan petugas yang berjaga di lapangan. Arus lalu lintas diperkirakan akan mengalami perlambatan pada jam-jam tertentu, terutama ketika volume kendaraan meningkat.
Pewarta : Fuad
Editor : Riyadi






