KENDAL, Wawasannews – Peristiwa tragis terjadi di jalur kereta api Dusun Gentungsari, Desa Caruban, Kecamatan Ringinarum, Kabupaten Kendal, Jawa Tengah, Sabtu (29/8/2026) dini hari.
Seorang perempuan yang hingga kini belum diketahui identitasnya ditemukan meninggal dunia setelah tertemper Kereta Api (KA) 304 atau kereta parcel utara yang melintas dari arah barat menuju timur.
Peristiwa tersebut diketahui sekitar pukul 02.35 WIB di jalur KA KM 35+600/700. Saat itu, KA 304 tengah melintas di wilayah Ringinarum.
Informasi kejadian pertama kali disampaikan oleh masinis KA 304, Risca Apriyanto. Laporan tersebut kemudian diteruskan kepada Pusdalops dan petugas Stasiun KA Kalibodri.
Soni Ekfriyan, satpam Stasiun KA Kalibodri, yang menerima informasi tersebut kemudian meneruskannya kepada Mapolsek Gemuh. Petugas kepolisian selanjutnya bergerak menuju lokasi untuk melakukan penanganan.
Sesampainya di lokasi, polisi menemukan seorang perempuan dalam kondisi telah meninggal dunia. Korban tidak membawa identitas yang dapat digunakan untuk memastikan siapa dirinya.
Kapolsek Gemuh AKP Zarkoni membenarkan kejadian tersebut. Ia mengatakan, korban merupakan perempuan tanpa identitas dan proses identifikasi masih dilakukan.
“Korban perempuan tanpa identitas dan masih dilakukan proses identifikasi,” ujar AKP Zarkoni.
Untuk mengungkap kejadian tersebut, polisi meminta keterangan sejumlah saksi. Salah satunya Wiwin Sanjaya, warga Wungurejo yang bertugas sebagai penjaga perlintasan kereta api JPL 60.A di Dusun Gentungsari, Desa Caruban, Kecamatan Ringinarum.
Saksi lainnya yakni Soni Ekfriyan, warga Desa Gemuhblanten, Kecamatan Gemuh, yang bertugas sebagai satpam Stasiun KA Kalibodri.
Keterangan para saksi dikumpulkan untuk membantu polisi mengetahui rangkaian kejadian, termasuk keberadaan korban sebelum berada di jalur kereta api dan tertemper KA 304.
Selain menyelidiki kejadian, polisi juga masih berupaya mengungkap identitas korban. Upaya tersebut dilakukan agar perempuan tersebut dapat segera diketahui identitasnya dan pihak keluarga memperoleh informasi mengenai kejadian tersebut.
Setelah penanganan awal selesai dilakukan di lokasi, jenazah korban dievakuasi menggunakan ambulans PMI Kabupaten Kendal.
Jenazah kemudian dibawa ke RSUD dr. H. Soewondo Kendal untuk penanganan lebih lanjut sekaligus mendukung proses identifikasi.
Hingga Sabtu pagi, polisi masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui secara lebih jelas kronologi kejadian. Polisi juga mendalami bagaimana korban bisa berada di jalur KA hingga akhirnya tertemper KA 304.
Petugas masih mengumpulkan keterangan dan informasi dari saksi maupun pihak terkait perjalanan KA guna membantu proses penyelidikan serta mengungkap identitas perempuan tersebut.(Red)






