KENDAL, Wawasannews.com – Keterbatasan anggaran tidak menghalangi Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kabupaten Kendal memberikan dukungan kepada atlet yang akan berlaga di Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) Jawa Tengah 2026.
Ketua IPSI Kendal, Muhammad Tommy Fadlurrohman atau Gus Tommy, melepas para atlet pencak silat yang akan memperkuat Kabupaten Kendal. Ia meminta para atlet tetap percaya diri dan fokus memberikan kemampuan terbaik saat bertanding.
Gus Tommy mengakui keterbatasan anggaran membuat tidak seluruh kebutuhan atlet dapat dipenuhi. Namun, IPSI tetap memberikan dukungan, terutama dalam bentuk dukungan moral dan mental.
“Terkait dengan keterbatasan anggaran yang ada, mungkin tidak semua kebutuhan teman-teman yang berjuang di Popda bisa kami penuhi. Namun secara prinsip, meskipun anggaran kita terbatas, kami tetap berdoa dan memberikan dukungan kepada teman-teman atlet untuk berjuang sehingga bisa mencapai tujuan yang diharapkan,” ujar Tommy, Jumat (28/8).
Menurutnya, atlet Popda tidak hanya membawa nama pribadi, tetapi juga sekolah, institusi dan Kabupaten Kendal. Karena itu, ia meminta mereka menunjukkan perjuangan terbaik.
Dalam kesempatan tersebut, Gus Tommy juga memberikan dukungan tambahan kepada atlet sebagai bagian dari upaya menjaga semangat dan mental selama mengikuti Popda.
“Dari tim Kabupaten Kendal kami juga akan memberikan support kepada adik-adik atlet. Sifatnya sebagai suplemen atau tambahan dukungan. Ini sebagai bentuk dukungan moral dan mental dari kami,” jelasnya.
Gus Tommy menekankan pentingnya komunikasi antara atlet, sekolah dan tim Kabupaten Kendal. Menurutnya, komunikasi diperlukan agar kebutuhan atlet dapat diketahui dan dikoordinasikan dengan baik.
“Yang paling utama adalah komunikasi harus bisa berjalan dengan baik dengan tim Kabupaten Kendal maupun pihak sekolah. Biasanya yang menjadi kendala bukan karena Kabupaten tidak memberikan fasilitas, tetapi terkadang terjadi miskomunikasi,” ungkapnya.
IPSI Kendal juga memastikan kesempatan terbuka bagi atlet dari berbagai perguruan pencak silat. Selama memiliki potensi dan menjadi bagian dari tim Kabupaten Kendal, atlet akan mendapatkan dukungan tanpa membedakan asal perguruan.
“Mau dari perguruan A, B, C, atau D, selama sudah menjadi bagian dari tim yang mewakili Kabupaten Kendal, kami akan memberikan dukungan semaksimal mungkin,” tegas Tommy.
Menjelang pertandingan, atlet juga diminta menjaga kesehatan dan kebugaran. Gus Tommy mengingatkan agar latihan tidak berlebihan sehingga kondisi fisik tetap terjaga saat pertandingan.
“Jangan sampai karena terlalu fokus berlatih teknik, justru saat pertandingan kondisi tubuh tidak maksimal atau mengalami cedera,” pesannya.
Sementara itu, Kabid Olahraga Disporapar Kendal, Zen Yukri, mengapresiasi perhatian IPSI Kendal terhadap persiapan atlet Popda. Ia menyebut kegiatan pelepasan tersebut menjadi bentuk dukungan kepada atlet yang akan berlaga di tingkat Jawa Tengah.
“IPSI Kendal sangat luar biasa sekali dalam memperhatikan atlet Popda untuk persiapan tingkat Jateng. Terbukti dengan adanya kegiatan pelepasan yang diadakan di Gedung Dewan ini, dengan fasilitas yang luar biasa, serta support anggaran,” ujar Zen.
Ia mengatakan Disporapar sendiri belum mengadakan pelepasan atlet karena keterbatasan anggaran.
“Di kami sendiri tidak mengadakan pelepasan karena keterbatasan anggaran. Ini pertama kali ada cabor yang mengundang kami untuk memberikan arahan dan semangat kepada para atletnya untuk berjuang di Popda Jateng,” katanya.
Ketua Tim Pembinaan dan Prestasi IPSI Kendal, Muhammad Zaenuri, mengatakan, pihaknya mengirimkan tujuh atlet untuk berlaga dalam Popda Jawa Tengah tahun ini. Para atlet tersebut terdiri dari sejumlah kategori, mulai dari tingkat SD, SMP hingga SMA.
“Untuk tahun ini kami memberangkatkan tujuh atlet. Ada dua atlet untuk kategori SD, kemudian dua atlet tingkat SMP dan tiga atlet kategori SMA,” ujarnya.
Rombongan atlet dijadwalkan berangkat pada 2 September 2026 dan tiba di Semarang pada siang hari. Setelah kedatangan, para atlet akan melakukan persiapan sebelum mengikuti pertandingan yang berlangsung selama empat hari.
Pihaknya menargetkan para atlet Kendal mampu meraih prestasi dalam Kejurprov Jawa Tengah 2026. Target utama yang dipasang yakni minimal satu medali emas, sementara atlet lainnya diharapkan mampu membawa pulang medali perak.
“Harapan kami tahun ini bisa meraih juara di kancah Jawa Tengah. Paling tidak target kami mendapatkan minimal satu juara satu atau emas, kemudian yang lain mendapatkan perak,” katanya.(Red)






