Hambatan Logistik di Tanjung Emas Bikin Investor Industri Kendal Mulai Khawatir

- Pewarta

Kamis, 30 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden Direktur PT BTR, Wu Lei, menyampaikan kendala logistik yang dihadapi industri akibat keterbatasan kapasitas Pelabuhan Tanjung Emas Semarang kepada awak media. (Istimewa/Wawasannews)

Presiden Direktur PT BTR, Wu Lei, menyampaikan kendala logistik yang dihadapi industri akibat keterbatasan kapasitas Pelabuhan Tanjung Emas Semarang kepada awak media. (Istimewa/Wawasannews)

KENDAL, Wawasannews.com – Hambatan logistik akibat keterbatasan kapasitas Pelabuhan Tanjung Emas Semarang mulai menjadi perhatian serius pelaku industri di Kabupaten Kendal. Kondisi tersebut dinilai berpotensi memengaruhi kelancaran produksi sekaligus menimbulkan kekhawatiran di kalangan investor.

Sejumlah perusahaan yang beroperasi di kawasan industri Jawa Tengah mengeluhkan antrean kapal yang semakin panjang dalam beberapa tahun terakhir. Kapal pengangkut bahan baku maupun produk ekspor disebut harus menunggu hingga lima sampai tujuh hari sebelum dapat bersandar.

Presiden Direktur PT BTR, Wu Lei, mengatakan keterlambatan tersebut berdampak langsung pada proses produksi baterai litium-ion untuk kendaraan listrik.

Menurutnya, bahan baku grafit anoda yang dikirim dari Sulawesi menggunakan kapal curah kerap mengalami penundaan akibat antrean di pelabuhan.

“Bahan baku ini sangat kami butuhkan untuk produksi. Ketika kapal harus menunggu lama, proses produksi juga ikut terdampak,” ujarnya, Rabu (29/4).

Ia menjelaskan, kondisi tersebut berbeda dibanding dua hingga tiga tahun lalu ketika kapal masih dapat bersandar lebih cepat. Saat ini, meningkatnya aktivitas ekspor-impor membuat kapasitas pelabuhan dinilai semakin terbatas.

PT BTR sendiri saat ini mengekspor sekitar 600 kontainer per bulan. Jika distribusi berjalan lebih efisien, volume ekspor perusahaan diproyeksikan dapat meningkat hingga 800 kontainer per bulan.

Keluhan serupa juga disampaikan Executive Vice President PT Matahari Tire Indonesia, Wu Yuejun. Menurutnya, antrean kapal hingga satu pekan turut memengaruhi ketersediaan bahan baku yang didatangkan dari berbagai negara, termasuk Amerika Serikat dan Vietnam.

Perusahaan tersebut saat ini mempekerjakan sekitar 3.600 karyawan dan melakukan ekspor sekitar 1.000 kontainer per bulan ke pasar internasional seperti Amerika dan Brasil.

Sementara itu, General Manager Polygroup Manufaktur Indonesia, Nicholas Lau, menilai tantangan logistik menjadi salah satu perhatian utama investor.

Ia menyebut hambatan tidak hanya terjadi di pelabuhan, tetapi juga diperburuk oleh pembatasan operasional truk di sejumlah jalur distribusi.

“Investor tentu melihat efisiensi rantai pasok. Jika hambatan logistik tidak segera diatasi, kekhawatiran terhadap kelancaran operasional akan semakin besar,” katanya.

Nicholas menambahkan, perusahaannya saat ini mengirim sekitar 1.000 kontainer per bulan dengan target peningkatan hingga 3.000 kontainer pada masa mendatang.

Pelaku industri berharap ada penguatan infrastruktur logistik dan optimalisasi kapasitas pelabuhan agar pertumbuhan investasi di Jawa Tengah, khususnya Kabupaten Kendal, dapat terus terjaga.

Pewarta : Zidnal
Editor : Riyadi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

PMII Cabang Semarang Gelar “Sekolah Riset” Bersama BRIDA Kota Semarang, Perkuat Tradisi Intelektual dan Kolaborasi Akademik
Hamili Penyandang Disabilitas, Oknum Perangkat Desa di Patean Divonis 12 Tahun
Petani di Kendal Gotong Royong Kendalikan Hama Tikus Jelang Panen
DPRD Kendal Dorong Gen Z Tampil sebagai Motor Inovasi Daerah
DPRD Kendal Dorong Peningkatan Kesiapsiagaan Masyarakat Cegah Kebakaran Melalui Sosialisasi
Satgas MBLB Kendal Hentikan Sementara Pengurukan Lahan di Arteri Kaliwungu, Utamakan Keselamatan dan Kepatuhan Perizinan
Gaji Ke-13 ASN Kendal Segera Cair, Pemkab Pastikan PNS dan PPPK Terima Pekan Ini
Polres Kendal Jemput Bola Cari Penderita TB Paru, Tracing Dilakukan dari Rumah ke Rumah

Berita Terkait

Sabtu, 13 Juni 2026 - 17:30

PMII Cabang Semarang Gelar “Sekolah Riset” Bersama BRIDA Kota Semarang, Perkuat Tradisi Intelektual dan Kolaborasi Akademik

Jumat, 12 Juni 2026 - 20:01

Hamili Penyandang Disabilitas, Oknum Perangkat Desa di Patean Divonis 12 Tahun

Kamis, 11 Juni 2026 - 11:00

Petani di Kendal Gotong Royong Kendalikan Hama Tikus Jelang Panen

Kamis, 11 Juni 2026 - 07:30

DPRD Kendal Dorong Gen Z Tampil sebagai Motor Inovasi Daerah

Rabu, 10 Juni 2026 - 18:57

DPRD Kendal Dorong Peningkatan Kesiapsiagaan Masyarakat Cegah Kebakaran Melalui Sosialisasi

Berita Terbaru

Jawa Tengah

DPRD Kendal Dorong Gen Z Tampil sebagai Motor Inovasi Daerah

Kamis, 11 Jun 2026 - 07:30