KENDAL, Wawasannews.com – Muktamar Nahdlatul Ulama (NU) ke-35 menjadi momentum penting untuk menentukan arah organisasi dan kepemimpinan NU ke depan.
Momentum tersebut mendapat perhatian dari Muhammad Tommy Fadlurrohman, pengasuh Pondok Pesantren Hidayatul Qur’an Kaliwungu yang juga anggota DPRD Kendal dari Fraksi Golkar.
Tokoh masyarakat Kaliwungu yang biasa disapa Gus Tommy ini berharap Muktamar NU ke-35 tidak hanya berjalan lancar, tetapi juga menghasilkan kepemimpinan yang mampu membawa NU semakin kuat dalam menjalankan khidmat kepada umat, bangsa dan negara.
“Selamat dan sukses Muktamar NU ke-35. Semoga muktamar ini senantiasa memperkuat persatuan, meneguhkan khidmat dan melahirkan kepemimpinan terbaik untuk kemaslahatan umat, bangsa dan negara,” kata dia yang juga alumnus Pendidikan Kader Penggerak Nahdlatul Ulama (PKPNU) 2013 Srumbung Magelang, Jumat (28/8).
Menurutnya, kepemimpinan NU ke depan memiliki tantangan yang tidak ringan. Selain menjaga tradisi dan nilai-nilai yang selama ini menjadi kekuatan NU, kepemimpinan baru juga diharapkan mampu merespons berbagai persoalan masyarakat yang terus berkembang.
Gus Tommy menekankan pentingnya persatuan dalam setiap proses organisasi. Menurut dia, perbedaan pandangan merupakan bagian dari dinamika dalam sebuah organisasi besar, namun tetap perlu ditempatkan dalam semangat kebersamaan dan kepentingan yang lebih luas.
Ia berharap hasil Muktamar NU ke-35 dapat semakin memperkuat peran NU dalam kehidupan sosial dan kebangsaan.
“Semoga kepemimpinan yang lahir dari muktamar ini mampu membawa NU semakin kuat, tetap menjaga persatuan dan terus memberikan kemanfaatan bagi masyarakat,” harapnya.
Sebagai pengasuh pesantren, Gus Tommy juga berharap hubungan antara ulama, pesantren dan masyarakat semakin kuat. Menurutnya, pesantren memiliki peran penting dalam menjaga nilai keagamaan sekaligus membangun karakter generasi bangsa.(Red)






