Sempat Surut, Banjir di Kaligawe Semarang Kembali Tinggi Hingga 90 Cm

- Pewarta

Selasa, 28 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Banjir di Kaligawe, Semarang (28/10) | Wawasannews

Banjir di Kaligawe, Semarang (28/10) | Wawasannews

SEMARANG, Wawasannews – Setelah sempat surut, banjir di kawasan Kaligawe, Kota Semarang, kembali meninggi hingga mencapai 90 sentimeter pada Selasa pagi, 28 Oktober 2025. Genangan air yang melanda jalur utama Semarang–Demak itu menyebabkan arus lalu lintas tersendat dan kendaraan pribadi maupun truk besar terpaksa mencari jalur alternatif.

Kapolsek Genuk Kompol Rismanto menjelaskan, kenaikan debit air terjadi akibat hujan deras yang mengguyur wilayah Semarang sejak Senin malam. “Ketinggian air di kawasan Kaligawe saat ini mencapai sekitar 80–90 sentimeter. Kami sudah melakukan pengalihan arus kendaraan agar lalu lintas tetap terkendali,” ujarnya.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Semarang juga menurunkan personel tambahan serta armada pompa air di titik-titik rawan genangan, termasuk di sekitar Jalan Raya Kaligawe dan kawasan Pelabuhan Tanjung Emas. Petugas terus memantau kondisi elevasi air yang meningkat akibat curah hujan tinggi serta pasang air laut.

Baca Juga  Jalan Sehat Hari Santri Nasional, Ketua DPRD Kendal Ajak Santri Jaga Semangat Persatuan dan Keteladanan

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepala Seksi Kedaruratan BPBD Kota Semarang, Endro Pudyarto Martono, mengungkapkan bahwa timnya masih berupaya mengoptimalkan operasi pompa dan rekayasa saluran air agar genangan cepat surut. “Saat ini genangan terparah berada di Kaligawe dan sekitarnya. Kami berkoordinasi dengan instansi terkait untuk mempercepat proses surutnya air,” jelasnya.

Hingga siang hari, sejumlah kendaraan kecil masih sulit melintas karena ketinggian air mencapai hampir setengah meter. Pengendara diimbau untuk menghindari rute Kaligawe dan memilih jalur alternatif seperti Jalan Arteri Soekarno-Hatta atau jalur tol.

Endro menambahkan, fenomena banjir kali ini dipengaruhi oleh kombinasi curah hujan tinggi, drainase tersumbat, dan pasang air laut. “Kami mengimbau masyarakat tetap waspada karena potensi hujan masih tinggi dalam beberapa hari ke depan,” ujarnya. (Red)

Berita Terkait

Bupati Kendal Serahkan SK Adiwiyata 2025 untuk 16 Sekolah, Launching Persiapan Nasional 2026
Menuju Keuangan Inklusif, Pelaku UMKM Kendal Dapat Edukasi Finansial
Presiden Prabowo Jenguk Korban Kecelakaan Mobil Pengantar Makanan di RS Koja
Presiden Prabowo Kumpulkan Kepala Daerah se-Papua, Perkuat Arah Percepatan Pembangunan
Dunia Internasional Kecam Penembakan Massal Festival Yahudi di Sydney
Prabowo Kerahkan Kekuatan Nasional, Penanganan Bencana Sumatera Dipercepat
Gasperini Antisipasi Laga Berat Roma vs Como: Dua Tim yang Sama-Sama Incar Kemenangan
Presiden Prabowo Apresiasi Perjuangan Atlet, Indonesia Koleksi 31 Emas di Hari Ketiga SEA Games 2025
Berita ini 6.964 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 16 Desember 2025 - 18:14

Bupati Kendal Serahkan SK Adiwiyata 2025 untuk 16 Sekolah, Launching Persiapan Nasional 2026

Selasa, 16 Desember 2025 - 18:06

Menuju Keuangan Inklusif, Pelaku UMKM Kendal Dapat Edukasi Finansial

Selasa, 16 Desember 2025 - 16:03

Presiden Prabowo Jenguk Korban Kecelakaan Mobil Pengantar Makanan di RS Koja

Selasa, 16 Desember 2025 - 15:51

Presiden Prabowo Kumpulkan Kepala Daerah se-Papua, Perkuat Arah Percepatan Pembangunan

Selasa, 16 Desember 2025 - 14:04

Dunia Internasional Kecam Penembakan Massal Festival Yahudi di Sydney

Berita Terbaru