Viral Isu Kas Masjid Diambil Alih, Kemenag Pastikan Itu Hoaks

- Pewarta

Rabu, 22 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Biro Humas dan Komunikasi Publik (HKP) Kemenag Thobib Al Asyhar. (Istimewa/Wawasannews)

Kepala Biro Humas dan Komunikasi Publik (HKP) Kemenag Thobib Al Asyhar. (Istimewa/Wawasannews)

JAKARTA, Wawasannews.com – Kementerian Agama (Kemenag) menegaskan bahwa pengelolaan kas masjid tetap berada di tangan pengurus masjid, sekaligus membantah tegas narasi viral di media sosial yang menyebut pemerintah akan mengambil alih dana kas masjid. Informasi tersebut dipastikan tidak benar atau hoaks.

Di kutip dari antaranews.com, Kepala Biro Humas dan Komunikasi Publik (HKP) Kemenag, Thobib Al Asyhar, menyatakan bahwa hingga saat ini tidak pernah ada kebijakan maupun rencana pemerintah terkait pembentukan rekening kas masjid yang dikelola negara.

Ia menjelaskan bahwa konten berupa meme maupun video yang beredar, termasuk yang mencatut pernyataan Menteri Agama Nasaruddin Umar, merupakan bentuk disinformasi yang sengaja dibuat untuk menimbulkan kegaduhan di tengah masyarakat.

Baca Juga  Ketua DPRD Kendal Hadiri Penandatanganan Pakta Integritas Bersama Kepala Daerah se-Jateng

“Informasi tersebut tidak benar. Kemenag tidak pernah mengeluarkan kebijakan terkait pengambilalihan pengelolaan dana kas masjid,” ujar Thobib dalam keterangannya.

Menurutnya, pengelolaan kas masjid sepenuhnya menjadi kewenangan Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) atau takmir masjid. Sistem ini telah berjalan berdasarkan prinsip kemandirian, kepercayaan jamaah, serta tanggung jawab pengurus dalam mengelola dana umat secara transparan.

Kemenag, lanjut Thobib, justru terus mendorong penguatan tata kelola masjid agar semakin profesional, akuntabel, dan terbuka, tanpa adanya intervensi dalam bentuk penguasaan dana oleh pemerintah.

Penegasan ini menjadi penting di tengah derasnya arus informasi digital yang kerap menghadirkan narasi tidak akurat, terutama pada isu-isu sensitif yang berkaitan dengan kehidupan beragama.

Baca Juga  Indonesia Kecam Serangan di Lebanon, Satu Personel Kontingen Garuda Gugur

Karena itu, masyarakat diimbau untuk lebih bijak dalam menerima dan menyebarkan informasi. Verifikasi melalui kanal resmi pemerintah menjadi langkah penting guna mencegah penyebaran hoaks yang dapat memicu keresahan.

“Mari pastikan setiap informasi yang diterima berasal dari sumber resmi, seperti situs web dan media sosial resmi Kemenag RI,” kata Thobib.

Dengan klarifikasi ini, Kemenag berharap kepercayaan masyarakat terhadap pengelolaan masjid tetap terjaga serta tidak terpengaruh oleh informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabka. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Audiensi PDKN dan Lembaga Pendidikan ke DPD RI, Soroti Beasiswa hingga Kebebasan Akademik
Harga Emas Antam Turun Rp50.000, Momentum Beli atau Sinyal Waspada?
Kempo Indonesia Berduka, Pendiri Perkemi Indra Kartasasmita Tutup Usia
Volkswagen Luncurkan Dua Mobil Listrik Baru di China, Usung Teknologi AI dan LiDAR
Gelombang Hujan Lebat Mengintai, BMKG Minta Warga Siaga di Sejumlah Wilayah
PBVSI Terapkan Format Baru Three Winning Set di Final Proliga 2026, Laga Bisa Berlangsung Hingga Tiga Hari
Isu Fusi Gerindra–NasDem Mengemuka, Dasco Tegaskan Tak Pernah Dibahas
Kado Hari Kartini, DPR Sahkan UU PPRT Setelah 20 Tahun Penantian

Berita Terkait

Rabu, 22 April 2026 - 10:45

Audiensi PDKN dan Lembaga Pendidikan ke DPD RI, Soroti Beasiswa hingga Kebebasan Akademik

Rabu, 22 April 2026 - 09:50

Harga Emas Antam Turun Rp50.000, Momentum Beli atau Sinyal Waspada?

Rabu, 22 April 2026 - 09:35

Kempo Indonesia Berduka, Pendiri Perkemi Indra Kartasasmita Tutup Usia

Rabu, 22 April 2026 - 09:24

Volkswagen Luncurkan Dua Mobil Listrik Baru di China, Usung Teknologi AI dan LiDAR

Rabu, 22 April 2026 - 09:03

Viral Isu Kas Masjid Diambil Alih, Kemenag Pastikan Itu Hoaks

Berita Terbaru