LKN DPP PKB Apresiasi Eka Widodo, Libatkan Lebih dari 1.500 Kader dalam Waktu Kurang dari Setahun

- Pewarta

Rabu, 18 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Ketua LKN DPP PKB Muhammad Dawam memberikan sambutan pada pembukaan Pendidikan Kader Penggerak Bangsa (PKPB) Angkatan IV di Ponpes Al Hikmah II Benda, Brebes.
(Foto: Istimewa/Wawasannews)

Wakil Ketua LKN DPP PKB Muhammad Dawam memberikan sambutan pada pembukaan Pendidikan Kader Penggerak Bangsa (PKPB) Angkatan IV di Ponpes Al Hikmah II Benda, Brebes. (Foto: Istimewa/Wawasannews)

BREBES, Wawasannews.com – Lembaga Kaderisasi Nasional (LKN) DPP PKB mengapresiasi komitmen Anggota DPR RI Fraksi PKB Daerah Pemilihan IX Jawa Tengah, Eka Widodo, dalam memperkuat kaderisasi partai melalui program Pendidikan Kader Penggerak Bangsa (PKPB) di Kabupaten Brebes.

Dalam kurun waktu kurang dari satu tahun sejak Oktober 2025 hingga Februari 2026, Eka Widodo tercatat telah melibatkan lebih dari 1.500 kader dalam program kaderisasi tersebut. Program ini telah memasuki Angkatan IV dengan jumlah peserta mencapai 400 kader.

Wakil Ketua LKN DPP PKB Muhammad Dawam menyampaikan apresiasinya terhadap konsistensi Eka Widodo dalam melaksanakan kaderisasi di daerah pemilihannya.

“Alhamdulillah, Brebes–Tegal punya wakil rakyat seperti Pak Eka Widodo, yang dalam rentang belum satu tahun (Oktober 2025–Februari 2026) sudah melibatkan lebih dari 1.500 relawannya dalam Pendidikan Kader Penggerak Bangsa,” ujar pria yang biasa dipanggil Kang Dawam, Senin (16/02/2026).

Baca Juga  Menlu Sugiono Apresiasi Dukungan Negara Sahabat untuk Korban Bencana di Aceh dan Sumatra

Ia menjelaskan, PKPB merupakan salah satu kaderisasi tematik yang menjadi program resmi LKN DPP PKB dan berfungsi sebagai pendidikan politik kewarganegaraan atau civic education.

“PKPB ini salah satu kaderisasi tematik yang menjadi program LKN DPP PKB, yang sejatinya adalah civic education, pendidikan politik kewarganegaraan, untuk memperteguh dan memperkokoh akar akidah kita, ideologi kita, dan komitmen kita terhadap kebhinnekaan bangsa Indonesia, seperti melindungi kaum mustadl’afin dan melindungi minoritas itu tidak hanya kewajiban ideologis PKB, tapi juga kewajiban syar’i bagi muslim ahlussunnah wal jamaah annahdliyyah,” katanya.

Menurutnya, kaderisasi tersebut tidak hanya menjadi bagian dari penguatan ideologi partai, tetapi juga memiliki dimensi keagamaan dan kebangsaan yang kuat bagi setiap kader.

Baca Juga  Masa Depan IKN: Antara Janji Politik dan Keraguan Investor

“Kaderisasi ini juga untuk memperkuat komitmen kita untuk menjaga keutuhan NKRI dan Pancasila sebagai dasar negara seperti Piagam Madinah sebagaimana pernah dicontohkan oleh Nabi Muhammad SAW,” pungkasnya.

Anggota DPR RI Fraksi PKB Eka Widodo bersama tokoh dan tamu undangan serta peserta Pendidikan Kader Penggerak Bangsa (PKPB) Angkatan IV di Aula Ponpes Al Hikmah II Benda, Sirampog, Brebes.
(Foto: Istimewa/Wawasannews)

Sementara itu, anggota Dewan Pengarah LKN DPP PKB Zaini Rahman menegaskan kaderisasi merupakan bagian penting dalam menjaga keberlangsungan partai dan membangun kesadaran politik kader.

“Sebenarnya kalau kaderisasi itu sudah berjalan di PKB, di NU (Nahdlatul Ulama) juga berjalan,” katanya.

Ia mengatakan selama ini kaderisasi di lingkungan NU telah berjalan secara menyeluruh sehingga PKB perlu berjalan paralel dalam membangun kader partai yang kuat.

“Poin pertamanya adalah mendidik warga NU sendiri, baik dalam konteks sebagai kader maupun warga NU maupun dalam konteks sebagai kader maupun warga PKB. Dalam politik ke depan kita nggak bisa mengandalkan orang mengukur dengan uang, bukan karena pilihan akalnya. Saya kira semua partai menekankan itu. Kalau tidak begitu, partai akan mati,” katanya.

Baca Juga  NasDem Resmi Nonaktifkan Ahmad Sahroni dan Nafa Urbach dari DPR, Ini Alasannya

Pewarta: Kurniawan
Editor: Riyadi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

“Algoritma dan Identitas Manusia: Refleksi Kritis di Era Media Sosial dan AI”
Rapat Tertutup RUU Pemilu di DPR Picu Sorotan, Transparansi Dipertanyakan
Mahfud Sodiq Gabung Retret Ketua DPRD se-Indonesia di Akmil, Ini Agendanya
Polres Kendal Siaga Hadapi El Nino “Godzilla”, Perkuat Mitigasi Karhutla dan Sinergi Lintas Sektor
Anniversary ke-3 Katak-Katak Sementaun, Luncurkan TBM Kabut untuk Dorong Literasi di Kendal
Karyawan KIK Tewas Terlindas Truk di Pantura Kaliwungu, Diduga Kelelahan Saat Berkendara
KPK Soroti Pengadaan 25.644 Motor Listrik BGN, Ini Penjelasan Lengkapnya
Prabowo dan Putin Sepakat Perkuat Kerja Sama RI–Rusia di Sektor Strategis

Berita Terkait

Rabu, 15 April 2026 - 13:52

“Algoritma dan Identitas Manusia: Refleksi Kritis di Era Media Sosial dan AI”

Rabu, 15 April 2026 - 13:13

Rapat Tertutup RUU Pemilu di DPR Picu Sorotan, Transparansi Dipertanyakan

Rabu, 15 April 2026 - 12:55

Mahfud Sodiq Gabung Retret Ketua DPRD se-Indonesia di Akmil, Ini Agendanya

Rabu, 15 April 2026 - 12:16

Polres Kendal Siaga Hadapi El Nino “Godzilla”, Perkuat Mitigasi Karhutla dan Sinergi Lintas Sektor

Rabu, 15 April 2026 - 12:09

Anniversary ke-3 Katak-Katak Sementaun, Luncurkan TBM Kabut untuk Dorong Literasi di Kendal

Berita Terbaru