Kebakaran Gudang RS Pengayoman Cipinang, 28 Pasien Berhasil Dievakuasi Selamat

- Pewarta

Senin, 1 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas Damkar berhasil memadamkan kobaran api di RSU Pengayoman, Jakarta (1/12/2025). (Istimewa/Wawsannews)

Petugas Damkar berhasil memadamkan kobaran api di RSU Pengayoman, Jakarta (1/12/2025). (Istimewa/Wawsannews)

Jakarta, Wawasannews.com – Kebakaran terjadi di Rumah Sakit Umum (RSU) Pemasyarakatan Cipinang, Jakarta Timur, Senin (1/12/2025) pagi. Peristiwa tersebut diduga dipicu korsleting listrik di area gudang, namun seluruh pasien berhasil dievakuasi dengan selamat.

Kepala Seksi Operasi Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Timur, Abdul Wahid, menjelaskan bahwa objek yang terbakar adalah gudang Rumah Sakit Pengayoman dengan ukuran kurang lebih 17 x 5 meter.

“Objek yang terbakar adalah gudang Rumah Sakit Pengayoman. Dugaan sementara penyebab kebakaran adalah korsleting listrik,” ujarnya.

Laporan kebakaran diterima petugas sekitar pukul 07.20 WIB. Menindaklanjuti laporan tersebut, Sudin Gulkarmat mengerahkan 12 unit mobil pemadam dan sekitar 60 personel ke lokasi. Api berhasil dikendalikan sehingga tidak merambat ke ruang perawatan maupun fasilitas utama rumah sakit.

“Api berhasil dipadamkan dan tidak menimbulkan korban jiwa. Untuk kerugian material masih dalam pendataan petugas,” kata Abdul Wahid.

Sementara itu, Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) melalui Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjen PAS) memastikan seluruh pasien yang tengah dirawat di RS Pengayoman berhasil dievakuasi dengan aman. Setidaknya terdapat 28 pasien yang berada di rumah sakit pada saat kejadian.

“Terdapat 28 pasien yang berada di lokasi dan seluruhnya telah dievakuasi dalam kondisi selamat. Hingga kini, penyebab kebakaran masih dalam proses penelusuran lebih lanjut oleh pihak terkait,” ujar Kepala Subdirektorat Kerja Sama Pemasyarakatan Ditjen PAS, Rika Aprianti.

Selain memantau proses pemadaman, pihak rumah sakit dan Ditjen PAS juga melakukan penataan ulang layanan kesehatan agar aktivitas pelayanan dapat kembali berjalan normal. Evaluasi terhadap instalasi listrik dan standar keselamatan bangunan akan menjadi bagian dari langkah lanjutan, guna memperkuat aspek keamanan dan mencegah kejadian serupa di kemudian hari. (ucl)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

PMII Cabang Semarang Gelar “Sekolah Riset” Bersama BRIDA Kota Semarang, Perkuat Tradisi Intelektual dan Kolaborasi Akademik
Hamili Penyandang Disabilitas, Oknum Perangkat Desa di Patean Divonis 12 Tahun
Petani di Kendal Gotong Royong Kendalikan Hama Tikus Jelang Panen
DPRD Kendal Dorong Gen Z Tampil sebagai Motor Inovasi Daerah
DPRD Kendal Dorong Peningkatan Kesiapsiagaan Masyarakat Cegah Kebakaran Melalui Sosialisasi
Satgas MBLB Kendal Hentikan Sementara Pengurukan Lahan di Arteri Kaliwungu, Utamakan Keselamatan dan Kepatuhan Perizinan
Gaji Ke-13 ASN Kendal Segera Cair, Pemkab Pastikan PNS dan PPPK Terima Pekan Ini
Polres Kendal Jemput Bola Cari Penderita TB Paru, Tracing Dilakukan dari Rumah ke Rumah

Berita Terkait

Sabtu, 13 Juni 2026 - 17:30

PMII Cabang Semarang Gelar “Sekolah Riset” Bersama BRIDA Kota Semarang, Perkuat Tradisi Intelektual dan Kolaborasi Akademik

Jumat, 12 Juni 2026 - 20:01

Hamili Penyandang Disabilitas, Oknum Perangkat Desa di Patean Divonis 12 Tahun

Kamis, 11 Juni 2026 - 11:00

Petani di Kendal Gotong Royong Kendalikan Hama Tikus Jelang Panen

Kamis, 11 Juni 2026 - 07:30

DPRD Kendal Dorong Gen Z Tampil sebagai Motor Inovasi Daerah

Rabu, 10 Juni 2026 - 18:57

DPRD Kendal Dorong Peningkatan Kesiapsiagaan Masyarakat Cegah Kebakaran Melalui Sosialisasi

Berita Terbaru

Jawa Tengah

DPRD Kendal Dorong Gen Z Tampil sebagai Motor Inovasi Daerah

Kamis, 11 Jun 2026 - 07:30