Menuju Keuangan Inklusif, Pelaku UMKM Kendal Dapat Edukasi Finansial

- Pewarta

Selasa, 16 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Narasumber menyampaikan materi dalam Sosialisasi Peningkatan Inklusi Keuangan bersama BRI. (Istimewa/Wawasannews)

Narasumber menyampaikan materi dalam Sosialisasi Peningkatan Inklusi Keuangan bersama BRI. (Istimewa/Wawasannews)

KENDAL, Wawasannews.com – Upaya memperluas akses masyarakat terhadap layanan keuangan formal terus diperkuat. Bank Rakyat Indonesia (BRI) bersama sejumlah lembaga keuangan negara menggelar Sosialisasi Peningkatan Inklusi Keuangan di Hotel & Resort Tirto Arum, Kendal, Jawa Tengah, Minggu (14/12/2025).

Kegiatan ini menegaskan komitmen sektor perbankan dan lembaga keuangan dalam mendukung agenda pemerintah untuk memperluas inklusi keuangan, terutama bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), kelompok masyarakat produktif, serta pelaku usaha perempuan yang membutuhkan akses permodalan dan pendampingan.

Sosialisasi menghadirkan tiga narasumber, yakni Kepala BRI Cabang Kendal Budiarto, Kepala Pegadaian Cabang Kendal Edy Rusmanto, serta Manajer Regional Mekaar PT Permodalan Nasional Madani (PNM) Cabang Semarang Ratih Pajarani. Ketiganya memaparkan peran lembaga masing-masing dalam mendorong kemandirian ekonomi warga melalui layanan keuangan yang inklusif dan berkelanjutan.

Kepala BRI Cabang Kendal, Budiarto, menekankan bahwa inklusi keuangan merupakan kunci pengungkit pertumbuhan ekonomi daerah. Ia menilai, akses perbankan yang mudah, aman, dan terjangkau akan membuka peluang usaha sekaligus memperkuat kesejahteraan masyarakat.

“BRI berkomitmen untuk terus mendekatkan layanan perbankan kepada masyarakat, terutama pelaku UMKM. Melalui produk simpanan, pembiayaan, hingga layanan digital, kami ingin memastikan masyarakat memiliki akses keuangan yang memadai dan bertanggung jawab,” ujar Budiarto.

Ia juga menggarisbawahi pentingnya literasi keuangan yang berjalan seiring dengan inklusi. Menurutnya, pemahaman yang baik akan membantu masyarakat memanfaatkan layanan keuangan secara bijak, baik untuk pengembangan usaha maupun pengelolaan keuangan keluarga.

Sementara itu, Kepala Pegadaian Cabang Kendal, Edy Rusmanto, menyampaikan Pegadaian hadir sebagai alternatif pembiayaan yang relatif cepat dan mudah diakses. Ia menegaskan, layanan Pegadaian tidak hanya untuk kebutuhan konsumtif, tetapi juga dapat dimanfaatkan untuk aktivitas produktif.

“Pegadaian menyediakan berbagai pilihan pembiayaan yang dapat mendukung permodalan usaha masyarakat. Yang terpenting adalah pemanfaatannya harus tepat sasaran dan sesuai kebutuhan, sehingga benar-benar memberikan manfaat ekonomi,” kata Edy.

Dalam kesempatan yang sama, Manajer Regional Mekaar PNM Cabang Semarang, Ratih Pajarani, memaparkan peran Program Membina Ekonomi Keluarga Sejahtera (Mekaar) dalam pemberdayaan perempuan prasejahtera. Program ini menyediakan pembiayaan tanpa agunan yang disertai pendampingan, pelatihan, serta pembinaan usaha secara berkelanjutan.

“Melalui Mekaar, PNM berupaya mendorong perempuan agar lebih mandiri secara ekonomi. Selain pembiayaan, kami juga memberikan pendampingan, pelatihan, serta penguatan kapasitas usaha agar nasabah dapat berkembang secara berkelanjutan,” jelas Ratih.

Para peserta yang datang dari beragam latar belakang, termasuk pelaku UMKM dan kelompok masyarakat produktif, tampak antusias mengikuti materi dan sesi diskusi. Sejumlah pertanyaan mengemuka terkait peluang, syarat, hingga tantangan dalam mengakses layanan keuangan formal.

Melalui sosialisasi ini, sinergi antara perbankan, lembaga keuangan negara, dan masyarakat diharapkan semakin kuat. Kegiatan tersebut juga ditargetkan mampu meningkatkan literasi keuangan warga Kendal, memperluas akses permodalan usaha, serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang lebih inklusif dan berkelanjutan. (fad)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Nyaris Tumbang, Said Iqbal Turun Tangan Selamatkan PT APF Kendal
Keterbatasan Anggaran Tak Jadi Penghalang, IPSI Bekali 7 Atlet dengan Dukungan Penuh di Popda Jateng
Muktamar NU ke-35, Ini Harapan Gus Tommy untuk Kepemimpinan NU ke Depan
Hadiri Muktamar NU di Jombang, Mahfud Sodiq Titip 3 Harapan untuk Nahkoda Baru
Gebyar Maulid Nabi SMA NU 05 Brangsong Meriah, 13 Kelas Ikuti Tradisi Weh-wehan
Surat Terbuka Untuk Para Muasis NU
Aksi Mahasiswa Semarang Raya Digelar Siang Ini, Massa Bergerak dari Kantor Pos ke Tugu Muda
Pengamat: NU Jangan Sampai Berada Dalam Kendali Kekuasaan

Berita Terkait

Jumat, 28 Agustus 2026 - 18:02

Nyaris Tumbang, Said Iqbal Turun Tangan Selamatkan PT APF Kendal

Jumat, 28 Agustus 2026 - 17:16

Keterbatasan Anggaran Tak Jadi Penghalang, IPSI Bekali 7 Atlet dengan Dukungan Penuh di Popda Jateng

Jumat, 28 Agustus 2026 - 13:46

Muktamar NU ke-35, Ini Harapan Gus Tommy untuk Kepemimpinan NU ke Depan

Jumat, 28 Agustus 2026 - 13:30

Hadiri Muktamar NU di Jombang, Mahfud Sodiq Titip 3 Harapan untuk Nahkoda Baru

Jumat, 28 Agustus 2026 - 08:43

Gebyar Maulid Nabi SMA NU 05 Brangsong Meriah, 13 Kelas Ikuti Tradisi Weh-wehan

Berita Terbaru

Secret Link