KENDAL, Wawasannews.com – Sebanyak 10 narapidana di Lapas Kelas IIA Kendal dan Lapas Terbuka Kendal langsung menghirup udara bebas setelah menerima remisi pada peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI, Senin (17/8).
Remisi tersebut diserahkan dalam upacara HUT RI di Alun-alun Kendal. Para narapidana yang menerima pembebasan tampak duduk di kursi khusus bersama peserta upacara lainnya yang terdiri dari jajaran pejabat daerah dan tamu undangan.
Salah satu penerima remisi, Novel Arisandi, mengaku bersyukur bisa kembali berkumpul dengan keluarganya setelah menjalani hukuman lima tahun di Lapas Terbuka Kendal. “Alhamdulillah hari ini bisa bebas, bisa kembali ke keluarga lagi,” katanya seusai upacara.
Novel mengaku selama menjalani pembinaan di lapas memperoleh berbagai keterampilan, mulai dari pertanian, perikanan, hingga peternakan. Bekal tersebut akan dimanfaatkannya untuk memulai kehidupan baru setelah kembali ke kampung halamannya di Lampung.
“Di lapas diajari banyak hal, dari pertanian sampai perikanan,” ujarnya.
Setelah bebas, ia berencana pulang ke Lampung untuk berkumpul bersama istri dan anaknya serta membuka peluang usaha mandiri. “Setelah ini pulang ke Lampung, ada keluarga, anak, istri yang sudah menunggu,” tuturnya.
Penerima remisi lainnya, Adiros Setiani Pratama, juga menyampaikan rasa syukur karena bisa mengakhiri masa hukumannya dalam kasus psikotropika setelah menjalani pidana selama satu tahun. “Alhamdulillah tahun ini bisa bebas,” ucapnya.
Selama berada di lapas, Adiros mengatakan dirinya memperbanyak kegiatan keagamaan sebagai bagian dari pembinaan yang dijalani. “Di lapas saya ngaji, saya sudah bertaubat. Setelah ini pulang ke Boyolali,” katanya.
Bupati Kendal Dyah Kartika Permanasari yang bertindak sebagai inspektur upacara menyampaikan bahwa kemerdekaan Indonesia merupakan hasil perjuangan para pahlawan yang mempertaruhkan jiwa, raga, harta, dan nyawa. Menurutnya, generasi muda perlu melanjutkan semangat perjuangan tersebut melalui pembangunan di berbagai bidang.
“Para pahlawan mempertaruhkan jiwa raganya, harta benda, tetesan darah, keringat, mempertaruhkan nyawanya,” ujarnya.
Ia menambahkan, Pemerintah Kabupaten Kendal akan terus meningkatkan pelayanan kepada masyarakat sebagai bagian dari upaya mendorong kemajuan daerah.
Pewarta: Redaksi
Editor: Riyadi






