Festival Pencak Silat Tradisi Se-Jabodetabek Perkuat Identitas Budaya dan Kebhinekaan

- Pewarta

Senin, 17 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Kebudayaan, Fadli Zon apresiasai penyelenggaraan faestival pencak silat.  (Istimewa/Wawasannews)

Menteri Kebudayaan, Fadli Zon apresiasai penyelenggaraan faestival pencak silat. (Istimewa/Wawasannews)

Jakarta, Wawasannews.com – Menteri Kebudayaan Fadli Zon menegaskan bahwa Festival Pencak Silat Tradisi se-Jabodetabek bukan hanya sekadar ajang kompetisi, melainkan ruang yang mampu menghidupkan kembali semangat kebersamaan dan memperkuat identitas bangsa.

“Kita memiliki Dana Indonesiana, Dana Abadi Kebudayaan yang dapat diakses oleh komunitas untuk kegiatan seperti ini. Bila direncanakan sejak awal tahun, kita bisa membuat festival yang lebih besar dan lebih meriah, didukung pula oleh sponsor, CSR, dan berbagai pihak lainnya,” kata Fadli Zon melalui keterangan resminya di Jakarta, Senin.

Festival yang digelar pada 15 November 2025 ini mengusung tema “Pencak Silat Tradisi, Merajut Budaya Nusantara, Berbalut Bhinneka Tunggal Ika.” Kegiatan tersebut diprakarsai Pesilat Tradisi Indonesia Raya (PETIRA) serta diikuti ratusan pesilat dari 48 perguruan dan sanggar Pencak Silat tradisi se-Jabodetabek dan Banten.

Fadli menilai kegiatan ini menjadi ruang pertemuan budaya yang mempertautkan berbagai aliran Pencak Silat tradisi di wilayah Jabodetabek dan Banten. Ia menyebut pelaksanaan festival merupakan bagian dari amanat undang-undang terkait pemajuan kebudayaan nasional.

“Mari kita terus menjaga semangat, melestarikan budaya, dan memastikan Pencak Silat semakin hadir dan dikenal di tengah peradaban dunia. Selain melestarikan pakem-pakem lama, kita juga perlu menciptakan inovasi baru yang tetap berakar pada tradisi,” ujarnya.

Festival Pencak Silat Tradisi se-Jabodetabek dan Banten ini menjadi wadah bagi pesilat tradisi, seniman, dan masyarakat dari berbagai daerah untuk memperkokoh persaudaraan dalam semangat kebhinekaan. Kegiatan tersebut juga mendorong generasi muda semakin mencintai warisan budaya bangsa dan memandang Pencak Silat sebagai perekat harmoni di tengah keberagaman Nusantara.

Kegiatan ini bertujuan melestarikan nilai luhur Pencak Silat sebagai warisan budaya takbenda Indonesia, mengasah kemampuan pesilat dalam keselarasan wiraga, wirasa, dan wirama, serta menguatkan kebersamaan lintas daerah. Melalui festival ini, diharapkan proses regenerasi pesilat muda terus tumbuh sehingga tradisi Pencak Silat tetap hidup dan berkembang di masa depan. (cahya)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Kemendikdasmen Siapkan 150 Ribu Beasiswa S1 untuk Guru, Dorong Kualitas Pendidikan Lebih Merata
Sempat Kabur ke Hutan, Paman di Kendal yang Diduga Cabuli Keponakan Akhirnya Ditangkap Polisi
KemenPPPA Soroti Pentingnya Deteksi Gangguan Mental pada Anak dan Remaja
DPR Minta TNI dan Polisi Turun Tangan Berantas Tambang Ilegal di Sumbar
Pemerintah Pastikan Revisi UU HAM Tidak Kurangi Independensi Komnas HAM
Stasiun Kaliwungu Kendal Bakal Aktif Lagi, Ditarget Layani Penumpang pada 2027
Pengasuh Ponpes di Pekalongan Jadi Tersangka Dugaan Pencabulan Santriwati, Langsung Ditahan
BUMDes Tanjungmojo Panen Semangka Perdana, Bupati Kendal Dorong Jadi Komoditas Unggulan

Berita Terkait

Sabtu, 30 Mei 2026 - 14:57

Kemendikdasmen Siapkan 150 Ribu Beasiswa S1 untuk Guru, Dorong Kualitas Pendidikan Lebih Merata

Jumat, 29 Mei 2026 - 16:43

Sempat Kabur ke Hutan, Paman di Kendal yang Diduga Cabuli Keponakan Akhirnya Ditangkap Polisi

Jumat, 29 Mei 2026 - 15:53

KemenPPPA Soroti Pentingnya Deteksi Gangguan Mental pada Anak dan Remaja

Jumat, 29 Mei 2026 - 15:29

DPR Minta TNI dan Polisi Turun Tangan Berantas Tambang Ilegal di Sumbar

Jumat, 29 Mei 2026 - 15:23

Pemerintah Pastikan Revisi UU HAM Tidak Kurangi Independensi Komnas HAM

Berita Terbaru