UEA Desak PBB Ambil Langkah Tegas Buka Selat Hormuz, Opsi Militer Jadi Sorotan

- Pewarta

Kamis, 2 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

lustrasi - Kapal tanker minyak Inggris

lustrasi - Kapal tanker minyak Inggris "Stena Impero" di dekat Selat Hormuz, Iran. (Istimewa/Wawasannews)

ISTANBUL, Wawasannews.com — Uni Emirat Arab (UEA) menyerukan kepada Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk segera mengesahkan langkah-langkah, termasuk penggunaan kekuatan militer, guna membuka kembali Selat Hormuz, sebagaimana dilaporkan Bloomberg pada Rabu (1/4).

Di kutip dari antaranews.com, Dalam surat tertanggal Selasa, Duta Besar UEA Mohamed Abushahab meminta Dewan Keamanan PBB mengambil tindakan segera untuk memastikan keamanan navigasi di dalam dan sekitar selat tersebut. Surat itu ditujukan kepada Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres dan Presiden Dewan Keamanan.

UEA secara khusus mendorong penerapan Bab VII Piagam PBB, yakni kerangka hukum yang memberikan kewenangan kepada Dewan Keamanan untuk menangani ancaman terhadap perdamaian internasional melalui berbagai langkah, mulai dari blokade ekonomi hingga penggunaan kekuatan militer yang diizinkan.

Baca Juga  Bupati Kendal Serahkan SK Adiwiyata 2025 untuk 16 Sekolah, Launching Persiapan Nasional 2026

Selat Hormuz diketahui mengalami gangguan sejak awal Maret, setelah Iran mulai membatasi jalur tersebut sebagai respons atas serangan Amerika Serikat dan Israel yang dimulai pada 28 Februari.

Sekitar 20 juta barel minyak, atau sekitar 20 persen dari pasokan global, biasanya melintasi Selat Hormuz setiap harinya. Penutupan jalur tersebut telah memicu kenaikan harga minyak dunia, mengganggu distribusi pengiriman, serta menimbulkan kekhawatiran terhadap dampak ekonomi yang berkepanjangan.

Sementara itu, Amerika Serikat dan Israel dilaporkan telah melancarkan serangan terhadap Iran sejak akhir Februari, yang mengakibatkan lebih dari 1.340 orang meninggal dunia, termasuk Pemimpin Tertinggi saat itu, Ali Khamenei. (red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Gregoria Mundur dari Pelatnas, PBSI Beri Penghormatan atas Dedikasi
Tampil Solid, Leo/Daniel Amankan Tiket Semifinal Thailand Open 2026
Marcos Senesi Tinggalkan Bournemouth Usai Empat Musim di Premier League
Meta Resmi Ikuti Aturan Indonesia, Pengguna Instagram dan Facebook Wajib Usia 16 Tahun
ASN Jalani Simulasi Tempur, Komcad Bentuk Disiplin dan Jiwa Korsa
Dari Kandang Desa ke Istana, Sapi Jumbo Asal Kendal Jadi Kurban Presiden Prabowo
Dikira Tangisan dari Depan Rumah, Warga Ringinarum Temukan Bayi di Pekarangan
Heboh Kasus Dugaan Pemerkosaan Wanita Autis di Semarang, Korban Kini Hamil 5 Bulan

Berita Terkait

Jumat, 15 Mei 2026 - 23:23

Gregoria Mundur dari Pelatnas, PBSI Beri Penghormatan atas Dedikasi

Jumat, 15 Mei 2026 - 23:16

Tampil Solid, Leo/Daniel Amankan Tiket Semifinal Thailand Open 2026

Jumat, 15 Mei 2026 - 23:00

Marcos Senesi Tinggalkan Bournemouth Usai Empat Musim di Premier League

Jumat, 15 Mei 2026 - 17:40

Meta Resmi Ikuti Aturan Indonesia, Pengguna Instagram dan Facebook Wajib Usia 16 Tahun

Jumat, 15 Mei 2026 - 17:16

ASN Jalani Simulasi Tempur, Komcad Bentuk Disiplin dan Jiwa Korsa

Berita Terbaru