Menlu Sugiono Apresiasi Dukungan Negara Sahabat untuk Korban Bencana di Aceh dan Sumatra

- Pewarta

Jumat, 5 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menlu RI Sugiono menyampaikan terima kasih atas dukungan moral negara-negara sahabat untuk korban bencana di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat  pada Jumat (5/12/2025) di Gedung Pancasila, Jakarta. (Istimewa/Wawasannews)

Menlu RI Sugiono menyampaikan terima kasih atas dukungan moral negara-negara sahabat untuk korban bencana di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat pada Jumat (5/12/2025) di Gedung Pancasila, Jakarta. (Istimewa/Wawasannews)

Jakarta, Wawasannews.com – Menteri Luar Negeri (Menlu) RI Sugiono menyampaikan apresiasi kepada negara-negara sahabat yang menunjukkan kepedulian terhadap bencana di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat. Ucapan terima kasih itu terutama ditujukan kepada perwakilan diplomatik yang berada di Jakarta dan telah menyampaikan belasungkawa serta dukungan moral.

“Pada kesempatan ini juga saya ingin menyampaikan ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada perwakilan-perwakilan negara sahabat yang ada di Indonesia. Yang menyatakan bela sungkawa dan kepeduliannya, terima kasih atas dukungan moralnya,” kata Menlu Sugiono di sela penyerahan bantuan kemanusiaan “Diplomat Peduli” di Gedung Pancasila, Kemlu RI, Jakarta, Jumat (5/12/2025).

Pemerintah Belum Buka Bantuan Asing, Fokus Maksimalkan Kekuatan Nasional

Baca Juga  Presiden Dorong Percepatan Teknologi Pengolahan Sampah Skala Mikro

Menlu menjelaskan, hingga saat ini pemerintah Indonesia belum membuka secara resmi peluang bantuan asing untuk penanganan pascabencana di tiga provinsi tersebut. Pemerintah, ujarnya, masih memaksimalkan seluruh kapasitas nasional dalam menangani dampak bencana.

“Semoga kita semua bisa mengatasi masalah ini dengan baik dan saya yakin pemerintah Republik Indonesia saat ini juga sedang berupaya keras. Yaitu, untuk bisa menyelesaikan permasalahan bencana ini termasuk juga upaya-upaya rehabilitasi dan rekonstruksi daerah-daerah yang terdampak,” ujarnya.

Sugiono menegaskan, opsi menerima bantuan asing tetap terbuka, namun akan dipertimbangkan dengan cermat sesuai kebutuhan di lapangan.

“Bantuan asing akan diterima jika pemerintah merasa memerlukan bantuan. Tapi saya kira kita dengan semua kekuatan yang tadi disampaikan, ini adalah upaya bersama, saya yakin kita bisa menyelesaikan masalah ini,” katanya.

Baca Juga  Dua Hari Terendam Banjir, Pelayanan Samsat Kendal Sempat Dihentikan

Iran dan Rusia Siap Bantu, Tunggu Permintaan Resmi Indonesia

Sejumlah negara dilaporkan telah menyatakan kesiapan membantu Indonesia dalam penanganan pascabencana di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat. Di antara negara-negara tersebut tercatat Iran dan Rusia.

Dubes Rusia untuk Indonesia, Sergei Toclenov, mengungkapkan bahwa hingga kini pemerintah Rusia belum mengirimkan bantuan ke wilayah terdampak. Hal itu bukan karena ketidaksiapan, melainkan menunggu adanya permintaan resmi dari Jakarta.

“Jadi sesuai prosedur kami, jika ada permintaan resmi dari pihak Indonesia, kami akan siap melakukan sesuatu. Mungkin dengan mengirimkan tim penyelamat kami atau membawa barang-barang,” kata Dubes Sergei kepada RRI, Minggu (30/11/2025) di Jakarta.

“Namun saat ini, kami belum menerima permintaan apa pun dari pihak Indonesia, jadi kami masih menunggu,” tambahnya.

Baca Juga  Begal Sadis di Patean Kendal, Karyawan Minimarket Dibacok dan Motor Dibawa Kabur

Di tengah proses pemulihan dan rehabilitasi, pemerintah Indonesia menegaskan tetap membuka ruang kerja sama internasional, namun dengan menempatkan koordinasi nasional sebagai kunci utama agar penanganan bencana berjalan efektif dan tepat sasaran. (zdl)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Direktorat Pesantren Resmi Dibentuk, PKB Jateng: Pengakuan Sejarah Pendidikan Islam Indonesia
Korban Tewas Kecelakaan Kereta Bekasi Timur Bertambah Jadi 14 Orang
92 Korban Kecelakaan KRL Bekasi Timur, 85 Selamat dan 7 Meninggal Dunia
KIP-K: Bantuan atau Investasi SDM? Refleksi Hardiknas dan Peran Strategis PDKN
Kronologi Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur, Diduga Berawal dari Kendaraan di Perlintasan
HBP ke-62, Lapas Kendal Perkuat Komitmen Pelayanan dan Pembinaan Warga Binaan
Polres Kendal Perkuat Edukasi, Sekolah Aman Jadi Prioritas
Jerez Jadi Lintasan Favorit, Alex Marquez Menang Lagi di MotoGP Spanyol 2026

Berita Terkait

Selasa, 28 April 2026 - 16:23

Direktorat Pesantren Resmi Dibentuk, PKB Jateng: Pengakuan Sejarah Pendidikan Islam Indonesia

Selasa, 28 April 2026 - 12:35

Korban Tewas Kecelakaan Kereta Bekasi Timur Bertambah Jadi 14 Orang

Selasa, 28 April 2026 - 12:07

92 Korban Kecelakaan KRL Bekasi Timur, 85 Selamat dan 7 Meninggal Dunia

Selasa, 28 April 2026 - 11:54

KIP-K: Bantuan atau Investasi SDM? Refleksi Hardiknas dan Peran Strategis PDKN

Selasa, 28 April 2026 - 11:54

Kronologi Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur, Diduga Berawal dari Kendaraan di Perlintasan

Berita Terbaru