KENDAL, Wawasannews.com – Dukungan terhadap sektor olahraga di Kabupaten Kendal dinilai tidak boleh surut meski pemerintah daerah tengah menghadapi tantangan efisiensi anggaran. Hal tersebut disampaikan Anggota Komisi D DPRD Kendal, Muhammad Tommy Fadlurrahman, yang menegaskan pembinaan atlet harus tetap menjadi prioritas pembangunan daerah.
Pria yang akrab disapa Gus Tommy itu menyebut keterbatasan fiskal akibat berkurangnya transfer dana dari pemerintah pusat tidak seharusnya menghambat program pembinaan olahraga. Menurutnya, olahraga memiliki dampak strategis, tidak hanya dalam mencetak prestasi, tetapi juga membangun karakter generasi muda dan menciptakan masyarakat sehat.
“Olahraga harus tetap mendapat perhatian serius. Jangan sampai efisiensi anggaran justru menghambat pembinaan atlet dan program pengembangan olahraga daerah,” ujarnya, Selasa (28/4).
Gus Tommy menjelaskan, dukungan legislatif terhadap olahraga di Kendal selama ini tidak hanya diwujudkan melalui fungsi penganggaran, tetapi juga keterlibatan langsung sejumlah anggota DPRD dalam kepengurusan cabang olahraga.
Ia sendiri saat ini menjabat Ketua Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kendal. Menurutnya, keterlibatan anggota dewan dalam organisasi olahraga merupakan bentuk keseriusan mendorong kemajuan atlet daerah.
Perkembangan pencak silat di Kabupaten Kendal, lanjut dia, menunjukkan tren positif dalam beberapa tahun terakhir. Berbagai kejuaraan telah digelar mulai tingkat kabupaten hingga nasional. Bahkan Kabupaten Kendal tercatat dua kali menjadi tuan rumah kejuaraan pencak silat nasional terbuka.
Selain itu, IPSI Kendal aktif berkolaborasi dengan pemerintah daerah melalui dinas terkait untuk mendukung ajang olahraga pelajar seperti POPDA dan O2SN.
Saat ini, terdapat sekitar 14 perguruan pencak silat aktif yang terdaftar di IPSI Kendal, di antaranya Harimau Putih, Pagar Nusa, Persinas ASAD, Perisai Diri, hingga PSHT. Keberadaan ratusan hingga ribuan anggota di tiap perguruan dinilai menjadi modal besar bagi Kabupaten Kendal dalam menyiapkan regenerasi atlet.
Dalam Babak Kualifikasi Pekan Olahraga Provinsi Jawa Tengah, IPSI Kendal mengirimkan 11 atlet, dengan tiga di antaranya berhasil lolos ke tahap berikutnya dan meraih hasil positif berupa satu medali emas serta satu perak.
Menurut Gus Tommy, capaian tersebut membuktikan bahwa investasi pada olahraga perlu dipertahankan sebagai bagian dari pembangunan sumber daya manusia daerah.
Pewarta : Fuad
Ediror : Riyadi









