Gubernur Jateng Minta Investor Prioritaskan Tenaga Kerja Lokal di Jateng

- Pewarta

Kamis, 7 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi bersama Bupati Kendal  Dyah Kartika meninjau hasil produksi PT Borine Technology Indonesia di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kendal, Rabu (6/5/2026). (Istimewa/Wawasannews)

Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi bersama Bupati Kendal Dyah Kartika meninjau hasil produksi PT Borine Technology Indonesia di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kendal, Rabu (6/5/2026). (Istimewa/Wawasannews)

KENDAL, Wawasannews.com – Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menegaskan bahwa investasi yang masuk ke wilayahnya harus mampu memberikan dampak langsung bagi masyarakat, terutama melalui penyerapan tenaga kerja lokal.

Pesan tersebut disampaikan Ahmad Luthfi saat meninjau aktivitas produksi di PT Borine Technology Indonesia di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kendal, Rabu (6/5/2026). Dalam kunjungan itu, ia melihat langsung proses produksi serta berdialog dengan jajaran pimpinan perusahaan.

Menurut Luthfi, kualitas sumber daya manusia (SDM) Jawa Tengah tidak kalah dibanding tenaga kerja dari negara lain. Hal itu terlihat dari hasil produksi perusahaan yang dinilai memiliki kualitas setara dengan produk yang dihasilkan tenaga kerja di China, negara asal investor tersebut.

Baca Juga  MPR RI dan ULM Perkuat Kolaborasi Cetak SDM Unggul

“Artinya, selama kita mempunyai niat untuk bekerja, khususnya wilayah Jawa Tengah, kita mampu bersaing dengan negara lain,” ujar Ahmad Luthfi.

Ia menilai, kompetensi tenaga kerja lokal menjadi salah satu faktor utama yang membuat investor percaya menanamkan modal di Jawa Tengah. Karena itu, dirinya meminta perusahaan-perusahaan yang beroperasi di daerahnya untuk memprioritaskan pekerja lokal agar manfaat investasi benar-benar dirasakan masyarakat sekitar.

Kepercayaan investor terhadap Jawa Tengah juga tercermin dari rencana ekspansi PT Borine Technology Indonesia. Pada fase pertama, perusahaan tersebut telah menanamkan investasi senilai USD 700 juta dan kini berkomitmen melanjutkan investasi fase kedua senilai sekitar USD 1,4 miliar.

Tak hanya memperluas pabrik, perusahaan itu juga disebut mengajak enam perusahaan pemasok bahan baku untuk ikut masuk ke Jawa Tengah. Kondisi ini dinilai dapat memperkuat rantai industri sekaligus membuka peluang kerja lebih luas bagi masyarakat.

Baca Juga  Mohamed Salah Umumkan Tinggalkan Liverpool Akhir Musim 2026, Akhiri Era 9 Tahun di Anfield

Ahmad Luthfi menegaskan, iklim investasi yang aman dan stabil harus terus dijaga agar arus modal ke Jawa Tengah tetap tumbuh. Ia bahkan meminta seluruh kepala daerah hingga kepala dinas berperan aktif menjadi “marketing” daerah dengan menawarkan berbagai potensi investasi di wilayah masing-masing.

Selain investasi dan tenaga kerja, gubernur juga menerima masukan terkait kebutuhan penguatan infrastruktur penunjang industri, khususnya pengoperasian kembali Pelabuhan Kendal dan Batang serta revitalisasi Pelabuhan Tanjung Emas Semarang guna mendukung aktivitas ekspor.

Pewarta : Zidnal
Editor : Riyadi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Tak Hanya Organisasi, Aktivis Muda NU Kebumen Turut Andil dalam Riset Internasional
341 Ribu Anak Tak Sekolah, Zainudin PKB: Jateng Hadapi Darurat Pendidikan 2026
Ponpes Darul Muqorrobin Cetak Dua Hafidz Baru, Satu Santri Datang dari Batam
Tak Hanya WNA, Imigrasi Kejar 15 Sponsor Sindikat Judi Online Internasional
Harga Pangan Nasional Masih Membara, Cabai Rawit Tembus Rp74 Ribu per Kg
PHRI Kendal Didorong Jadi Ujung Tombak Investasi Hotel dan Restoran Baru
Akhir Musim Makin Tegang, Persib Bandung dan Borneo FC Adu Mental Juara
Tak Cuma Mengaji, Santri Ponpes Kendal Lolos O2SN Jateng Lewat Renang

Berita Terkait

Rabu, 13 Mei 2026 - 22:54

Tak Hanya Organisasi, Aktivis Muda NU Kebumen Turut Andil dalam Riset Internasional

Rabu, 13 Mei 2026 - 17:50

341 Ribu Anak Tak Sekolah, Zainudin PKB: Jateng Hadapi Darurat Pendidikan 2026

Rabu, 13 Mei 2026 - 12:09

Ponpes Darul Muqorrobin Cetak Dua Hafidz Baru, Satu Santri Datang dari Batam

Rabu, 13 Mei 2026 - 10:28

Tak Hanya WNA, Imigrasi Kejar 15 Sponsor Sindikat Judi Online Internasional

Rabu, 13 Mei 2026 - 10:15

Harga Pangan Nasional Masih Membara, Cabai Rawit Tembus Rp74 Ribu per Kg

Berita Terbaru