DPP KNPI Kecam Serangan Israel, Prajurit TNI Gugur dalam Misi Perdamaian di Lebanon

- Pewarta

Jumat, 3 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Potret tiga prajurit TNI yang gugur saat menjalankan misi perdamaian PBB di Lebanon, yakni Sersan Satu Muhammad Nur Ichwan, Kapten Infantri Zulmi Aditya Iskandar, dan Prajurit Kepala Farizal Rhomadhon. Foto : Wawasannews.com

Potret tiga prajurit TNI yang gugur saat menjalankan misi perdamaian PBB di Lebanon, yakni Sersan Satu Muhammad Nur Ichwan, Kapten Infantri Zulmi Aditya Iskandar, dan Prajurit Kepala Farizal Rhomadhon. Foto : Wawasannews.com

JAKARTA, Wawasannews.com — Dewan Pengurus Pusat Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPP KNPI) menyatakan kecaman keras atas gugurnya prajurit TNI yang tengah bertugas dalam misi perdamaian di Lebanon akibat serangan militer Israel.

Ketua Umum DPP KNPI, Tantan Taufik Lubis, menyampaikan duka cita mendalam serta belasungkawa kepada keluarga prajurit Indonesia yang gugur. Ia menegaskan solidaritas penuh pemuda Indonesia terhadap para penjaga perdamaian yang menjadi korban dalam insiden tersebut.

“Serangan ini merupakan bagian dari rangkaian pelanggaran dan tindakan brutal yang terus dilakukan oleh tentara pendudukan Israel tanpa menghormati hukum internasional maupun prinsip-prinsip kemanusiaan. Para korban ini kini bergabung dalam deretan panjang syuhada yang menjadi sasaran di Gaza dan Lebanon,” ujar Tantan dalam keterangan resminya.

Baca Juga  FISIP Undip Tembus Peringkat 451–500 Dunia QS WUR 2026

DPP KNPI menilai peristiwa tersebut menjadi bukti bahwa pendudukan Israel tidak menghormati keberadaan pasukan internasional penjaga perdamaian (UNIFIL). Kondisi ini dinilai sebagai peringatan serius bagi dunia internasional terkait tingginya risiko keamanan di wilayah konflik tersebut.

Pendudukan dan penyerangan Israel disebut telah berulang kali melanggar hukum internasional, norma, serta berbagai kesepakatan yang telah dicapai bersama para mediator.

“PBB harus bergerak dan memberikan sanksi tambahan yang jauh lebih keras terhadap militer Israel. Perilaku ini tidak boleh dibiarkan tanpa konsekuensi hukum yang tegas,” tegas Tantan yang juga menjabat sebagai Presiden World NYC Federation.

Di sisi lain, Komando Sayap Paramiliter KNPI, Brigade Pemuda Nasional, turut menyampaikan sikap tegas. Komandan Brigade Pemuda Nasional, Arief Darmawan, menyerukan agar negara-negara Islam bersatu menghadapi situasi tersebut.

Baca Juga  Setiap Hujan Turun, Keluarga Prasetyanto Warga Pangemp Diliputi Ketakutan Tanggul Bodri Jebol

“Kami menyerukan negara-negara Islam untuk bersatu menghadapi kolonialisme modern ini. Pemuda Islam harus menjadi garda terdepan dalam perjuangan melawan ketidakadilan yang terjadi di hadapan dunia,” ujar Arief.

DPP KNPI menutup pernyataan tersebut dengan doa bagi para prajurit yang gugur agar mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan, serta keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan. Selain itu, doa juga dipanjatkan agar bangsa Indonesia senantiasa dalam lindungan.

Pewarta : Fuad Dwi
Editor : Riyadi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Penjual Nasi Bungkus di Brangsong Tiba-tiba Meninggal di Samping Warungnya
Akhir Penantian, Kendal Kini Punya Sekda Definitif
Puan Maharani Sebut Arah RAPBN 2027 Fokus pada Kebutuhan Rakyat
Tragedi di Sungai Batang Paparian, Pencari Lokan di Pasaman Barat Tewas Diterkam Buaya
Pelayanan SKCK di MPP Kendal Kembali Dibuka, Warga Kini Tak Perlu Antre Lama di Polres
Kecelakaan Bus Study Tour SMPN 2 Brangsong di Tol Cipali, Siswa Sempat Panik Saat Truk Tiba-tiba Oleng
Usai Juara Thailand Open, Leo/Daniel Ditantang Jaga Konsistensi di Turnamen Berikutnya
Menkeu Pastikan Rupiah Melemah Tak Sama dengan Krisis 1998, Investor Diminta Tak Panik

Berita Terkait

Rabu, 20 Mei 2026 - 17:57

Penjual Nasi Bungkus di Brangsong Tiba-tiba Meninggal di Samping Warungnya

Rabu, 20 Mei 2026 - 16:32

Akhir Penantian, Kendal Kini Punya Sekda Definitif

Rabu, 20 Mei 2026 - 13:12

Puan Maharani Sebut Arah RAPBN 2027 Fokus pada Kebutuhan Rakyat

Rabu, 20 Mei 2026 - 13:06

Tragedi di Sungai Batang Paparian, Pencari Lokan di Pasaman Barat Tewas Diterkam Buaya

Rabu, 20 Mei 2026 - 12:55

Pelayanan SKCK di MPP Kendal Kembali Dibuka, Warga Kini Tak Perlu Antre Lama di Polres

Berita Terbaru

Jawa Tengah

Akhir Penantian, Kendal Kini Punya Sekda Definitif

Rabu, 20 Mei 2026 - 16:32