Setiap Hujan Turun, Keluarga Prasetyanto Warga Pangemp Diliputi Ketakutan Tanggul Bodri Jebol

- Pewarta

Minggu, 25 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Prasetyanto menunjukkan retakan tanah di teras belakang rumahnya akibat tergerusnya tanggul Sungai Bodri di Dusun Pangempon, Desa Tegorejo, Kecamatan Pegandon, Kendal, Sabtu (23/1/2026). Foto : Istimewa/Wawasannews

Prasetyanto menunjukkan retakan tanah di teras belakang rumahnya akibat tergerusnya tanggul Sungai Bodri di Dusun Pangempon, Desa Tegorejo, Kecamatan Pegandon, Kendal, Sabtu (23/1/2026). Foto : Istimewa/Wawasannews

KENDAL, Wawasannews – Curah hujan tinggi yang mengguyur wilayah Kendal membuat Prasetyanto (40) dan keluarganya hidup dalam kecemasan. Warga RT 03 RW 10 Dusun Pangempon, Desa Tegorejo, Kecamatan Pegandon itu mengaku tak bisa tidur semalaman karena khawatir tanggul Sungai Bodri di belakang rumahnya kembali ambrol.

Prasetyanto bersama istri dan anak-anaknya bahkan menyiagakan barang-barang penting ke bagian depan rumah. Langkah itu dilakukan karena jarak sisa tanggul dengan teras belakang rumahnya kini hanya sekitar 1,5 meter.

“Beberapa hari lalu tanggul yang awalnya lebarnya sekitar tujuh meter sudah longsor. Sekarang tinggal sedikit lagi dari teras rumah kami,” kata Prasetyanto, Sabtu (23/1/2026).

Ia mengungkapkan, hujan yang terus turun membuat debit air Sungai Bodri meningkat drastis. Kondisi tersebut semakin memperparah kekhawatiran keluarganya.

“Kami benar-benar cemas. Tidak bisa tidur semalaman karena hujan masih deras dan air sungai terus naik,” ujarnya.

Kondisi tanah di teras belakang rumahnya pun sudah menunjukkan retakan. Prasetyanto memperlihatkan langsung rekahan tanah yang dikhawatirkan menjadi tanda awal longsor susulan.

Menurutnya, kerusakan tanggul bukan kali pertama terjadi. Saat banjir besar awal 2025 lalu, bersamaan dengan banjir bandang di Desa Kebonharjo, Kecamatan Patebon, tanggul Sungai Bodri di belakang rumahnya juga sempat longsor.

“Karena khawatir, teras belakang rumah kami potong dan dimajukan. Bagian paling belakang rumah akhirnya kami jadikan teras baru,” tuturnya.

Prasetyanto mengaku telah melaporkan kondisi tersebut ke Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Kendal sejak awal 2025. Namun hingga kini, ia merasa belum ada langkah nyata yang dilakukan.

“Bukan hanya penanganan permanen, langkah darurat saja sepertinya belum ada. Kami merasa tidak diperhatikan,” ucapnya lirih.

Saat ini, Prasetyanto dan keluarganya hanya bisa berharap tanggul masih mampu bertahan. Mereka juga terus bersiaga jika sewaktu-waktu terjadi longsor demi menyelamatkan diri.

Sementara itu, Kepala DPUPR Kendal, Sudaryanto, membenarkan pihaknya telah menerima laporan terkait sejumlah tanggul kritis, termasuk di Dusun Pangempon.

“Penanganan tanggul Sungai Bodri merupakan kewenangan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah. Pemkab Kendal hanya bisa melakukan penanganan darurat, sehingga memang terbatas,” jelasnya.

Ia mencontohkan, pada Sabtu (23/1/2026), DPUPR Kendal telah mendatangkan alat berat untuk penanganan darurat tanggul Sungai Bodri yang kritis di Dusun Sembung, Desa Cepiring, Kecamatan Cepiring.

Sudaryanto memastikan, seluruh titik tanggul kritis di Kendal telah dilaporkan ke Dinas Pusdataru Provinsi Jawa Tengah, termasuk tanggul di Dusun Pangempon dan Dusun Kersan, Desa Tegorejo, Kecamatan Pegandon. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Cegah Karhutla, Babinsa Triharjo Kendal Berikan Penyuluhan kepada Mahasiswa KKN dan Warga
Kebakaran TPA Lama Darupono Berhasil Dikendalikan, TNI Bersama Tim Gabungan Cegah Api Meluas
Peduli Anak dengan CTEV, Kapolda Jateng Kunjungi Pasien dan Berikan Dukungan kepada Keluarga Polda Jateng
SMA NU 05 Brangsong Bawa Pulang Empat Medali dari OSKANU IV Jateng
PKB Banjarnegara Andalkan Generasi Muda, Ketua DPAC Ditargetkan Maksimal 35 Tahun
Quick Response Polres Kendal Evakuasi Pohon Tumbang di Jalur Pantura, Pastikan Keselamatan Pengguna Jalan
PAC GP Ansor Gemuh Gelar Pelantikan, Pengukuhan Banser dan MDS Rijalul Ansor serta Musykerancab I
Di KEK Kendal Segera Dibangun Kantor Unit Layanan Imigrasi, Investor Asing Kini Makin Dimudahkan

Berita Terkait

Senin, 14 September 2026 - 08:51

Cegah Karhutla, Babinsa Triharjo Kendal Berikan Penyuluhan kepada Mahasiswa KKN dan Warga

Senin, 14 September 2026 - 08:48

Kebakaran TPA Lama Darupono Berhasil Dikendalikan, TNI Bersama Tim Gabungan Cegah Api Meluas

Sabtu, 12 September 2026 - 12:35

Peduli Anak dengan CTEV, Kapolda Jateng Kunjungi Pasien dan Berikan Dukungan kepada Keluarga Polda Jateng

Sabtu, 12 September 2026 - 10:12

SMA NU 05 Brangsong Bawa Pulang Empat Medali dari OSKANU IV Jateng

Jumat, 11 September 2026 - 09:15

Quick Response Polres Kendal Evakuasi Pohon Tumbang di Jalur Pantura, Pastikan Keselamatan Pengguna Jalan

Berita Terbaru

Secret Link