DPD RI Desak Pemprov Aceh Segera Realisasikan Dana Rehabilitasi Rp1,6 Triliun untuk Pemulihan Pascabencana

- Pewarta

Jumat, 13 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota DPD RI, Sudirman Haji Uma. (Istimewa/Wawasannews)

Anggota DPD RI, Sudirman Haji Uma. (Istimewa/Wawasannews)

BANDA ACEH, Wawasannews.com – Anggota DPD RI asal Aceh, Sudirman Haji Uma, mendesak Pemerintah Provinsi Aceh segera merealisasikan dana rehabilitasi dan rekonstruksi sebesar Rp1,6 triliun yang telah dialokasikan pemerintah pusat untuk pemulihan pascabencana.

Menurut Haji Uma, dana tersebut harus menjadi solusi konkret bagi masyarakat terdampak yang hingga kini masih berjuang memulihkan kondisi sosial dan ekonomi. Ia menegaskan, anggaran yang telah tersedia tidak seharusnya terlalu lama mengendap di kas daerah tanpa realisasi yang jelas.

“Dana ini harus segera dibelanjakan untuk kebutuhan riil masyarakat. Jangan sampai warga terus menunggu sementara anggaran sudah ada,” ujarnya di Banda Aceh, Jumat (13/2/2026).

Rp1,2 Triliun Sudah Masuk Kas Daerah

Berdasarkan komunikasi dengan Kementerian Dalam Negeri, dari total Rp1,6 triliun yang dialokasikan, sekitar Rp1,2 triliun telah masuk ke kas daerah. Dana tersebut diperuntukkan bagi perbaikan fasilitas umum, pemukiman warga, hingga sarana pendidikan dan keagamaan yang terdampak bencana.

Haji Uma menilai percepatan realisasi penting agar pemerintah daerah memiliki gambaran nyata terhadap kebutuhan di lapangan. Pasalnya, sebagian besar kerusakan terjadi di tingkat kampung, seperti jalan lorong, rumah warga, serta fasilitas ibadah yang menjadi pusat aktivitas masyarakat.

Prioritaskan Kebutuhan Mendesak Warga

Ia menekankan agar dana tersebut diprioritaskan untuk kebutuhan yang langsung dirasakan masyarakat, mulai dari perbaikan infrastruktur lingkungan hingga dukungan sosial. Dengan percepatan belanja anggaran, proses pemulihan dinilai akan berjalan lebih efektif dan tepat sasaran.

Selain itu, realisasi cepat juga akan membantu pemerintah memetakan kebutuhan tambahan di luar proyek-proyek besar yang telah ditangani oleh Satgas dan BNPB.

Langkah percepatan ini diharapkan tidak hanya memperbaiki infrastruktur fisik, tetapi juga memulihkan kepercayaan dan semangat masyarakat Aceh untuk bangkit pascabencana secara berkelanjutan.

 

 

Pewarta : Fuad Dwi Ichwanudin

Editor : Zidnal

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Diduga Korsleting Listrik, Dua Rumah di Kangkung Ludes Terbakar, Kerugian Tembus Rp350 Juta
Ratusan Warga Ikuti Bhakti Kesehatan Kodim 0715/Kendal, Pemeriksaan Gratis Berlangsung Dua Hari
Pembudi Daya Tak Perlu Lagi Cari Bibit ke Luar Daerah, Kendal Bangun Balai Benih Ikan di Sukorejo
Rob Diprediksi Capai Alun-alun Kendal, Giant Sea Wall Dibangun Mulai 2027
Ketua DPRD Kendal Beri Surprise ke Kapolres di Hari Bhayangkara ke-80, Bawa Kue Ulang Tahun ke Ruang Kerja
Prabowo Saksikan Atraksi Polri dan Defile 6.000 Personel di HUT Ke-80 Bhayangkara
Dewi Avivah Tegaskan Perempuan sebagai Katalis Perubahan dan Pemimpin Peradaban
Globalizing KOPRI: SKKN IV 2026 Cetak Pemimpin Perempuan sebagai Katalis Ketahanan Pangan Berkelanjutan dan Transformasi Global

Berita Terkait

Kamis, 2 Juli 2026 - 11:09

Diduga Korsleting Listrik, Dua Rumah di Kangkung Ludes Terbakar, Kerugian Tembus Rp350 Juta

Kamis, 2 Juli 2026 - 10:15

Ratusan Warga Ikuti Bhakti Kesehatan Kodim 0715/Kendal, Pemeriksaan Gratis Berlangsung Dua Hari

Rabu, 1 Juli 2026 - 18:13

Pembudi Daya Tak Perlu Lagi Cari Bibit ke Luar Daerah, Kendal Bangun Balai Benih Ikan di Sukorejo

Rabu, 1 Juli 2026 - 18:03

Rob Diprediksi Capai Alun-alun Kendal, Giant Sea Wall Dibangun Mulai 2027

Rabu, 1 Juli 2026 - 14:40

Prabowo Saksikan Atraksi Polri dan Defile 6.000 Personel di HUT Ke-80 Bhayangkara

Berita Terbaru