KENDAL, Wawasannews.com – Kebakaran hebat menghanguskan dua rumah warga di Desa Kadilangu, Kecamatan Kangkung, Kabupaten Kendal, Rabu (1/7/2026) malam. Api yang diduga berasal dari korsleting listrik itu dengan cepat membesar hingga melalap rumah milik Siti Wakhidah dan merembet ke rumah tetangganya, Sabikhis.
Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 22.30 WIB. Suasana desa yang semula tenang mendadak berubah panik ketika kobaran api terlihat dari salah satu rumah warga. Dalam waktu singkat, api semakin membesar dan menarik perhatian warga sekitar yang langsung berdatangan untuk memberikan bantuan.
Kebakaran pertama kali diketahui oleh Muhammad Irsad Maulana, putra Siti Wakhidah. Saat berada di dalam kamar, ia melihat percikan api muncul dari bagian atas rumah. Menyadari ada kebakaran, Maulana segera membangunkan ibunya yang saat itu sedang beristirahat di ruang tengah.
Keduanya langsung bergegas keluar rumah untuk menyelamatkan diri. Beberapa warga yang mengetahui kejadian ikut membantu mengamankan penghuni rumah sebelum kobaran api semakin sulit dikendalikan.
Diduga akibat gangguan instalasi listrik, api terus membesar. Bangunan rumah yang sebagian menggunakan material kayu membuat si jago merah dengan mudah menjalar ke seluruh bagian rumah. Dalam hitungan menit, kobaran api sudah membakar hampir seluruh bangunan.
Ketua RT setempat, Kumaidi, bersama warga sempat berupaya memutus aliran listrik agar api tidak semakin membesar. Mereka juga mencoba menyelamatkan barang-barang yang masih bisa dijangkau. Namun besarnya kobaran api membuat upaya tersebut tidak banyak membuahkan hasil.
Kapolsek Kangkung AKP Harijono mengatakan api menyebar sangat cepat sehingga sebagian besar harta benda milik korban tidak sempat dievakuasi.
“Api sudah menjalar dengan cepat, sehingga barang-barang di dalam rumah tidak banyak yang bisa diselamatkan,” kata Harijono.
Kobaran api kemudian merembet ke rumah milik Sabikhis yang berada tepat di sisi kanan rumah korban. Warga berusaha memadamkan api menggunakan peralatan seadanya sambil menunggu kedatangan petugas pemadam kebakaran.
Petugas dari Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Kendal bersama personel Polri, TNI, BPBD, dan dibantu warga akhirnya tiba di lokasi. Sebanyak lima unit mobil pemadam kebakaran diterjunkan untuk menjinakkan api yang terus membesar.
Proses pemadaman berlangsung cukup lama karena api telah menguasai sebagian besar bangunan. Setelah berjibaku selama lebih dari satu jam, petugas akhirnya berhasil mengendalikan kobaran api sekitar pukul 00.00 WIB sehingga tidak merembet ke rumah warga lainnya.
Akibat kejadian tersebut, rumah milik Siti Wakhidah mengalami kerusakan parah. Seluruh bangunan beserta berbagai harta benda di dalamnya ikut terbakar. Dua sepeda motor, satu sepeda listrik, serta sejumlah dokumen penting seperti KTP, Kartu Keluarga, BPKB, STNK, hingga sertifikat rumah tidak berhasil diselamatkan.
Kerugian yang dialami Siti Wakhidah diperkirakan mencapai sekitar Rp200 juta. Sementara rumah milik Sabikhis yang ikut terdampak mengalami kerugian sekitar Rp150 juta.
Meski tidak menimbulkan korban jiwa, peristiwa ini membuat dua keluarga kehilangan tempat tinggal dan sebagian besar harta bendanya. Warga sekitar masih terlihat membantu membersihkan lokasi kebakaran setelah api berhasil dipadamkan.
Polisi menduga penyebab kebakaran berasal dari korsleting listrik. Meski demikian, petugas masih melakukan pendataan serta penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti kebakaran tersebut.
Pewarta : Zidnal
Editor : Riyadi






