Indonesia Dorong APEC Hilangkan Hambatan Perdagangan Antarnegara

- Pewarta

Jumat, 24 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Indonesia menyerukan kepada negara-negara anggota Asia-Pacific Economic Cooperation (APEC) untuk memperkuat kerja sama dan menghapus hambatan perdagangan antarnegara. (chatgpt)

Indonesia menyerukan kepada negara-negara anggota Asia-Pacific Economic Cooperation (APEC) untuk memperkuat kerja sama dan menghapus hambatan perdagangan antarnegara. (chatgpt)

KENDAL, Wawasannews.com – Indonesia menyerukan kepada negara-negara anggota Asia-Pacific Economic Cooperation (APEC) untuk memperkuat kerja sama dan menghapus hambatan perdagangan antarnegara. Seruan tersebut disampaikan oleh Wakil Menteri Perdagangan Dyah Roro Esti saat menghadiri APEC Structural Reform Ministerial Meeting (SRMM) ke-4 di Incheon, Korea Selatan, pada 22–23 Oktober 2025.

Dalam forum tersebut, Roro mewakili Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto yang berhalangan hadir. Ia menegaskan komitmen Indonesia dalam mendorong penerapan Good Regulatory Practices (GRP) guna memastikan regulasi perdagangan yang transparan, efisien, dan adaptif terhadap perubahan zaman.

“Kami menekankan pentingnya tata kelola regulasi yang adaptif dan fleksibel agar dapat mengimbangi pesatnya inovasi. Indonesia mendorong kerja sama internasional dalam penyelarasan regulasi serta penghapusan hambatan yang tidak perlu demi menciptakan pasar yang lebih terhubung,” ujar Roro.

Roro juga menyoroti pentingnya reformasi struktural dan sinkronisasi regulasi antarnegara anggota APEC untuk meningkatkan konektivitas, inovasi, dan kesejahteraan ekonomi di kawasan Asia-Pasifik.

Selain itu, Roro menyambut baik keberhasilan implementasi Ease of Doing Business (EoDB) APEC ke-3 dan menyatakan dukungan terhadap rencana aksi berikutnya untuk periode 2026–2035.

“Kami berkomitmen mencapai target peningkatan 20% pada lima area prioritas EoDB yang telah diperbarui hingga tahun 2035,” tambahnya.

Dalam pertemuan tersebut, para menteri APEC juga menyepakati panduan baru bernama Strengthened and Enhanced APEC Agenda for Structural Reform (SEAASR) 2026–2030, yang menjadi acuan bagi langkah reformasi struktural di kawasan. Dokumen ini mencakup empat pilar utama:

  1. Menciptakan persaingan yang adil dan berorientasi pasar.

  2. Membangun lingkungan yang kondusif bagi dunia usaha.

  3. Mendorong inovasi dan digitalisasi.

  4. Memberdayakan masyarakat untuk mencapai potensi ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.

Roro menegaskan, APEC juga berkomitmen memperkuat kolaborasi dengan sektor swasta melalui APEC Business Advisory Council (ABAC) agar kebijakan reformasi tetap relevan dengan dinamika dunia usaha.

Selain itu, Indonesia mendorong transformasi digital di kawasan, termasuk pemanfaatan teknologi baru seperti kecerdasan buatan (Artificial Intelligence), pembangunan infrastruktur digital yang tangguh, serta pengembangan keterampilan tenaga kerja di bidang teknologi.

“Kami menyambut baik pembahasan Laporan Kebijakan Ekonomi APEC 2026 tentang Reformasi Struktural dan Transformasi Digital berbasis AI yang akan menjadi panduan dalam memperkuat reformasi dan memanfaatkan transformasi digital,” tutupnya.


Editor: Tim Wawasannews

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Kemendikdasmen Siapkan 150 Ribu Beasiswa S1 untuk Guru, Dorong Kualitas Pendidikan Lebih Merata
Bappenas Dorong Gender dan Inklusi Sosial Masuk ke Semua Tahapan Pembangunan
29.400 Dapur MBG Lolos Verifikasi, BGN Pastikan Kualitas dan Anggaran Tetap Terjaga
Bulog Bidik Ekspor Beras ke Malaysia, Harga Disiapkan di Atas HET Dalam Negeri
Harga Emas Pegadaian Kompak Naik, Antam Sentuh Rp2,885 Juta per Gram pada Sabtu Pagi
KemenPPPA Soroti Pentingnya Deteksi Gangguan Mental pada Anak dan Remaja
DPR Minta TNI dan Polisi Turun Tangan Berantas Tambang Ilegal di Sumbar
Pemerintah Pastikan Revisi UU HAM Tidak Kurangi Independensi Komnas HAM

Berita Terkait

Sabtu, 30 Mei 2026 - 14:57

Kemendikdasmen Siapkan 150 Ribu Beasiswa S1 untuk Guru, Dorong Kualitas Pendidikan Lebih Merata

Sabtu, 30 Mei 2026 - 14:47

Bappenas Dorong Gender dan Inklusi Sosial Masuk ke Semua Tahapan Pembangunan

Sabtu, 30 Mei 2026 - 09:24

29.400 Dapur MBG Lolos Verifikasi, BGN Pastikan Kualitas dan Anggaran Tetap Terjaga

Sabtu, 30 Mei 2026 - 09:05

Bulog Bidik Ekspor Beras ke Malaysia, Harga Disiapkan di Atas HET Dalam Negeri

Sabtu, 30 Mei 2026 - 08:57

Harga Emas Pegadaian Kompak Naik, Antam Sentuh Rp2,885 Juta per Gram pada Sabtu Pagi

Berita Terbaru