Jalan Kaliwungu-Boja Ambles, Pemkab Kendal Siapkan Rp1,2 Miliar

- Pewarta

Rabu, 30 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala DPUPR Kendal Sudaryanto saat meninjau jalan raya Kaliwungu-Boja yang ambles, Rabu (30/9/2026). Foto: Istimewa/Wawasannews

Kepala DPUPR Kendal Sudaryanto saat meninjau jalan raya Kaliwungu-Boja yang ambles, Rabu (30/9/2026). Foto: Istimewa/Wawasannews

KENDAL, Wawasannews.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kendal memastikan jalan raya Kaliwungu-Boja di Desa Protomulyo, Kecamatan Kaliwungu Selatan, segera diperbaiki. Pemkab telah menyiapkan anggaran Rp1,2 miliar untuk menangani badan jalan yang ambles dan longsor tersebut.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kendal, Sudaryanto, mengatakan penanganan jalan ambles itu telah menjadi perhatian Pemkab Kendal. Perbaikan bahkan telah dianggarkan melalui APBD Perubahan 2026.

“Pemkab Kendal meminta maaf kepada masyarakat, khususnya pengguna jalan Kaliwungu-Boja. Kami tentu sangat memahami keluhan masyarakat. Masalah ini sudah menjadi perhatian Pemkab Kendal dan akan segera kita perbaiki,” kata Sudaryanto saat meninjau lokasi jalan ambles, Rabu (30/9/2026).

Menurut dia, DPUPR telah melakukan survei dan menyusun perencanaan penanganan. Proses perencanaan ditargetkan selesai dalam satu hingga dua pekan sehingga pekerjaan fisik dapat dimulai sekitar pertengahan Oktober 2026.

“Anggarannya Rp1,2 miliar. Bupati sendiri sudah memprioritaskan agar penanganan jalan ambles ini segera dilakukan,” ujarnya.

Dari hasil pengukuran di lokasi, bagian jalan yang ambles akibat longsor memiliki lebar sekitar tiga meter dengan panjang mencapai 36 meter.

Penanganan tidak hanya berupa perbaikan badan jalan. Pemkab juga akan membangun dinding penahan tanah di sisi jalan untuk memperkuat konstruksi dan mencegah kerusakan kembali terjadi.

“Selain memperbaiki jalan yang ambles, nanti juga akan dibangun dinding penahan tanah di sisi jalannya. Proses pekerjaan ditargetkan selesai dua bulan,” jelas Sudaryanto.

Ia menyebut amblesnya jalan dipicu aliran air hujan yang menggerus bagian sisi jalan. Kondisi tersebut kemudian menyebabkan tanah di bawah badan jalan mengalami longsor.

Saat ini, badan jalan hanya bisa digunakan dari satu sisi. Warga setempat menerapkan sistem buka tutup secara bergantian untuk menjaga kelancaran arus kendaraan.

Jalur Kaliwungu-Boja tersebut merupakan salah satu akses utama yang menghubungkan wilayah Kendal dengan Boja, serta menjadi jalur menuju Ungaran dan Kota Semarang.

Salah seorang warga yang ikut mengatur lalu lintas, Asnawi, mengatakan kerusakan jalan telah berlangsung sekitar empat bulan dan kondisinya semakin parah.

Menurut dia, jalan tersebut masih kerap dilalui kendaraan berat, termasuk truk pengangkut muatan.

“Kalau ada truk besar, jalan sudah bergerak. Kalau terus dibiarkan, jalan bisa amblas semua dan tidak bisa dilewati,” kata Asnawi, Selasa (29/9/2026).

Ia berharap perbaikan segera dilakukan sebelum memasuki musim hujan. Sebab, curah hujan dikhawatirkan memperparah kondisi jalan.

“Mumpung belum masuk musim hujan. Sebaiknya segera diperbaiki,” ujarnya.

Kerusakan jalan juga dikhawatirkan mengganggu aktivitas warga yang menjadikan jalur tersebut sebagai akses menuju Boja. Jika jalan tidak dapat dilalui, warga dari wilayah Kaliwungu Selatan harus mengambil jalur memutar melalui Kota Semarang sehingga jarak tempuh menjadi lebih jauh.

Sebelumnya, Sekretaris Daerah (Sekda) Kendal Agus Dwi Lestari membenarkan bahwa anggaran perbaikan jalan Kaliwungu-Boja telah dialokasikan dalam APBD Perubahan 2026.

“Anggaran sudah masuk dalam APBD Perubahan, dan saat ini masih menunggu persetujuan dari gubernur,” ujar Agus. (red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Gandeng Investor Singapura-India, Muhammadiyah Bangun Pabrik Obat Rp150 Miliar di Kendal
Polemik Perangkat Desa Kedunggading Potong Kabel Pengeras Suara Masjid Jadi Perhatian Kejari Kendal
Kerap Bolak-balik karena Berkas Belum Lengkap, Warga Kendal Kini Bisa Cek Syarat PBG dan SLF Online
Seragam PDU Baru TNI Diperkenalkan di HUT ke-81, Bawa Filosofi Beskap dan Kearifan Lokal
HUT ke-81 TNI, Ketua DPRD Kendal Mahfud Sodiq: TNI Penjaga Rakyat, DPRD Siap Bersinergi Kawal Pembangunan
HUT TNI ke-81, Kapolres Kendal Dorong Soliditas TNI-Polri Jaga Kamtibmas
Rogoh Rp340,86 Miliar, Jababeka Caplok 51 Persen Saham Kawasan Industri Seafer Kendal, Siapkan Pengembangan 500 Hektare
Gara-gara Tantangan Medsos, Pelajar di Kendal Terlibat Tawuran hingga Berujung Proses Hukum

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 17:54

Gandeng Investor Singapura-India, Muhammadiyah Bangun Pabrik Obat Rp150 Miliar di Kendal

Rabu, 7 Oktober 2026 - 14:40

Polemik Perangkat Desa Kedunggading Potong Kabel Pengeras Suara Masjid Jadi Perhatian Kejari Kendal

Rabu, 7 Oktober 2026 - 11:38

Kerap Bolak-balik karena Berkas Belum Lengkap, Warga Kendal Kini Bisa Cek Syarat PBG dan SLF Online

Senin, 5 Oktober 2026 - 18:32

Seragam PDU Baru TNI Diperkenalkan di HUT ke-81, Bawa Filosofi Beskap dan Kearifan Lokal

Senin, 5 Oktober 2026 - 17:53

HUT TNI ke-81, Kapolres Kendal Dorong Soliditas TNI-Polri Jaga Kamtibmas

Berita Terbaru

Secret Link