Permukiman Warga Kedungasri Terancam Longsor, Jarak Rumah ke Sungai Tinggal Sejengkal

- Pewarta

Sabtu, 17 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Warga Desa Kedungasri, Kecamatan Ringinarum, Kabupaten Kendal, meninjau kondisi bantaran Sungai Blukar yang mengalami longsor akibat curah hujan tinggi. (Istimewa/Wawasannews)

Warga Desa Kedungasri, Kecamatan Ringinarum, Kabupaten Kendal, meninjau kondisi bantaran Sungai Blukar yang mengalami longsor akibat curah hujan tinggi. (Istimewa/Wawasannews)

KENDAL, Wawasannews.com – Warga Desa Kedungasri, Kecamatan Ringinarum, Kabupaten Kendal, diliputi kecemasan menyusul longsor tanah di bantaran Sungai Blukar akibat tingginya curah hujan dalam beberapa hari terakhir. Dampak longsor tersebut membuat jarak antara permukiman warga dan aliran sungai kini tinggal sekitar satu meter.

Kepala Desa Kedungasri, Heru Susanto, mengatakan hujan dengan intensitas tinggi terjadi selama tiga hari berturut-turut sehingga menyebabkan debit Sungai Blukar meningkat dan meluap ke kawasan permukiman.

“Luapan sungai mengakibatkan tanah di bantaran longsor. Sekarang jarak rumah warga dengan aliran sungai sangat dekat, hanya sekitar satu meter,” ujar Heru, Jumat (16/1/2026).

Kondisi tersebut, lanjut Heru, menimbulkan kekhawatiran warga karena potensi longsor susulan masih sangat mungkin terjadi apabila hujan kembali turun dengan intensitas tinggi. Pemerintah desa pun berharap adanya langkah penanganan darurat dari instansi terkait.

Baca Juga  FISIP Undip Tembus Peringkat 451–500 Dunia QS WUR 2026

“Kami berharap ada penanganan segera dari pemerintah, baik PSDA Provinsi maupun Kabupaten, agar keselamatan permukiman warga bisa terjamin,” katanya.

Heru menambahkan, pemerintah desa sebelumnya telah menyampaikan surat permohonan penanganan Sungai Blukar kepada pihak PSDA Provinsi dan Kabupaten. Namun hingga saat ini, tindak lanjut di lapangan belum terealisasi.

Sementara itu, salah satu warga Desa Kedungasri, Muhaimin, mengungkapkan bahwa luapan Sungai Blukar kerap terjadi setiap kali hujan deras turun. Kondisi tersebut tidak hanya menyebabkan genangan air, tetapi juga memicu longsor di sekitar rumah warga.

“Setiap hujan deras, air sungai meluap dan tanah longsor seperti sekarang ini. Kami berharap pemerintah segera turun tangan agar warga bisa merasa lebih aman,” ungkapnya.

Baca Juga  Heboh di Pinrang! Pengantin Wanita Ternyata Pria Menyamar, Pernikahan Bubar Jelang Ijab Kabul

Warga berharap penanganan berupa penguatan bantaran sungai atau normalisasi dapat segera dilakukan untuk mencegah longsor susulan dan melindungi permukiman yang berada di sekitar Sungai Blukar. (fad)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Korban Tewas Kecelakaan Kereta Bekasi Timur Bertambah Jadi 14 Orang
92 Korban Kecelakaan KRL Bekasi Timur, 85 Selamat dan 7 Meninggal Dunia
KIP-K: Bantuan atau Investasi SDM? Refleksi Hardiknas dan Peran Strategis PDKN
Kronologi Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur, Diduga Berawal dari Kendaraan di Perlintasan
HBP ke-62, Lapas Kendal Perkuat Komitmen Pelayanan dan Pembinaan Warga Binaan
Polres Kendal Perkuat Edukasi, Sekolah Aman Jadi Prioritas
Jerez Jadi Lintasan Favorit, Alex Marquez Menang Lagi di MotoGP Spanyol 2026
Niat Berkebun Berujung Penemuan Jasad Misterius di Hutan Kendal

Berita Terkait

Selasa, 28 April 2026 - 12:35

Korban Tewas Kecelakaan Kereta Bekasi Timur Bertambah Jadi 14 Orang

Selasa, 28 April 2026 - 12:07

92 Korban Kecelakaan KRL Bekasi Timur, 85 Selamat dan 7 Meninggal Dunia

Selasa, 28 April 2026 - 11:54

KIP-K: Bantuan atau Investasi SDM? Refleksi Hardiknas dan Peran Strategis PDKN

Selasa, 28 April 2026 - 11:54

Kronologi Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur, Diduga Berawal dari Kendaraan di Perlintasan

Selasa, 28 April 2026 - 11:31

HBP ke-62, Lapas Kendal Perkuat Komitmen Pelayanan dan Pembinaan Warga Binaan

Berita Terbaru