Kebakaran Rumah Dinas TPU Kebon Nanas Jatinegara, Kerugian Capai Rp10 Juta

- Pewarta

Senin, 1 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kebakaran melanda sebuah rumah dinas milik Dinas Pertamanan di area Tempat Pemakaman Umum (TPU) di Jalan Kebon Nanas, RT 01/RW 05, Kelurahan Cipinang Besar Selatan, Kecamatan Jatinegara, Jakarta Timur, Minggu (31/5/2026). (Istimewa/Wawasannews)

Kebakaran melanda sebuah rumah dinas milik Dinas Pertamanan di area Tempat Pemakaman Umum (TPU) di Jalan Kebon Nanas, RT 01/RW 05, Kelurahan Cipinang Besar Selatan, Kecamatan Jatinegara, Jakarta Timur, Minggu (31/5/2026). (Istimewa/Wawasannews)

JAKARTA, Wawasannews.com – Kebakaran menghanguskan sebuah rumah dinas milik Dinas Pertamanan di kawasan Tempat Pemakaman Umum (TPU) Kebon Nanas, Jalan Kebon Nanas, RT 01/RW 05, Kelurahan Cipinang Besar Selatan, Kecamatan Jatinegara, Jakarta Timur, Minggu (31/5) malam.

Tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam kejadian itu. Namun bangunan mengalami kerusakan dan kerugian ditaksir mencapai Rp10 juta.

Kepala Seksi Operasional Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Sudin Gulkarmat) Jakarta Timur Abdul Wahid mengatakan laporan kebakaran diterima petugas pada pukul 21.25 WIB.

Informasi awal disampaikan seorang warga bernama Taufiq yang melihat kobaran api dari area rumah dinas di lingkungan TPU tersebut.

Petugas lalu bergerak cepat menuju lokasi.

“Objek yang terbakar merupakan rumah dinas kantor TPU milik Dinas Pertamanan pada Minggu malam. Tidak ada korban jiwa, tetapi ada kerugian material yang diperkirakan sekitar Rp10 juta,” kata Abdul Wahid di Jakarta, Senin.

Saat kebakaran terjadi, rumah dinas itu dalam kondisi kosong dan tidak ditempati.

Bangunan yang terdampak memiliki luas sekitar 12 meter persegi.

Dari pendataan awal petugas di lapangan, kebakaran diduga berasal dari gangguan kelistrikan.

Warga sekitar menceritakan suasana malam itu sempat berubah panik.

Setelah beraktivitas seperti biasa, mereka mendengar teriakan dari arah TPU yang mengabarkan adanya kebakaran.

Saat didatangi, api sudah terlihat membesar dan membakar bagian bangunan rumah dinas.

Warga kemudian segera menghubungi Sentra Komando Kebakaran Damkar Jakarta untuk meminta bantuan.

Merespons laporan tersebut, Sudin Gulkarmat Jakarta Timur mengerahkan 11 unit mobil pemadam kebakaran dengan dukungan 55 personel.

Unit pertama tiba di lokasi sekitar pukul 21.28 WIB.

Petugas langsung melakukan penanganan awal untuk mencegah api meluas.

Proses pemadaman dimulai pukul 21.34 WIB.

Kobaran api kemudian berhasil dilokalisasi sekitar pukul 21.44 WIB.

Api tidak sampai merembet ke bangunan lain di sekitar lokasi pemakaman.

Hal itu membuat area permukiman di sekitar TPU tetap aman.

Setelah api berhasil dikendalikan, petugas melanjutkan proses pendinginan pada pukul 21.52 WIB.

Langkah itu dilakukan untuk memastikan tidak ada bara api yang tersisa dan berpotensi memicu kebakaran ulang.

Operasi pemadaman selesai sepenuhnya pada pukul 22.15 WIB. (Dilansir dari antaranews)

Selain memadamkan api, petugas juga melakukan langkah pengamanan terhadap warga di sekitar lokasi.

Tercatat ada tiga kepala keluarga atau sembilan jiwa yang sempat diamankan dari area sekitar kebakaran untuk mengantisipasi kemungkinan terburuk.

Abdul mengatakan kondisi di lokasi sudah kembali aman setelah proses pendinginan selesai dilakukan.

Menurut dia, respons cepat petugas membantu mencegah api menyebar lebih luas.

Ia juga mengingatkan masyarakat agar lebih memperhatikan instalasi listrik di rumah maupun bangunan lain.

Pemeriksaan berkala dinilai penting, terutama pada kabel dan peralatan listrik yang sudah lama digunakan.

Dengan begitu, risiko kebakaran akibat korsleting bisa ditekan.

“Korban nihil dan pemadaman sudah selesai dilakukan. Situasi di lokasi aman,” kata Abdul.

Peristiwa kebakaran di area TPU Kebon Nanas itu sempat menarik perhatian warga sekitar karena terjadi pada malam hari.

Meski bangunan yang terbakar berada di lingkungan pemakaman, penanganan cepat petugas membuat situasi dapat segera dikendalikan dan aktivitas warga di sekitar lokasi kembali berjalan normal. (red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Perluas Peran Pesantren, Arrois Cendekia Bangun Kekuatan Ekonomi Berbasis Yayasan
Abdul Rouf Mahfudz Siapkan Santri Arrois Hadapi Persaingan Pendidikan dan Dunia Profesional
PC IPNU se-Jawa Tengah Kompak Satu Komando Kawal Kongres Nasional, PW IPNU Jateng: Konsolidasi Kunci Kekuatan Organisasi
Jelang Kongres XXI IPNU, Irfan Khamid Konsolidasikan PC IPNU se-Jateng dan Bicara Arah Masa Depan Organisasi
PPP Jateng: Pemberhentian Agus Suparmanto dan Taj Yasin Berdasarkan Evaluasi Organisasi
Kabar Duka, Anggota VI BPK RI Fathan Subchi Wafat Usai Operasi Jantung di Rusia
PC PMII Semarang Gelar Pelatihan Administrasi, Perkuat Tertib Organisasi
Seminar Nasional PMII Semarang bersama DPD RI dan DPRD Jateng Soroti Tantangan Kedaulatan Pangan Jateng

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 17:50

Perluas Peran Pesantren, Arrois Cendekia Bangun Kekuatan Ekonomi Berbasis Yayasan

Senin, 2 November 2026 - 17:41

Abdul Rouf Mahfudz Siapkan Santri Arrois Hadapi Persaingan Pendidikan dan Dunia Profesional

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 22:27

PC IPNU se-Jawa Tengah Kompak Satu Komando Kawal Kongres Nasional, PW IPNU Jateng: Konsolidasi Kunci Kekuatan Organisasi

Jumat, 30 Oktober 2026 - 22:36

Jelang Kongres XXI IPNU, Irfan Khamid Konsolidasikan PC IPNU se-Jateng dan Bicara Arah Masa Depan Organisasi

Kamis, 29 Oktober 2026 - 15:21

PPP Jateng: Pemberhentian Agus Suparmanto dan Taj Yasin Berdasarkan Evaluasi Organisasi

Berita Terbaru

Secret Link