KENDAL, Wawasannews.com – Aktivitas petani tembakau di Desa Kebonagung, Kecamatan Ngampel, Kabupaten Kendal, mulai meningkat. Memasuki usia tanam sekitar 30 hingga 45 hari, tanaman tembakau kini berada pada fase yang menentukan kualitas hasil panen. Di masa inilah petani memberi perhatian lebih agar daun yang dihasilkan memiliki mutu tinggi dan nilai jual yang baik.
Sejak pagi, petani rutin menyusuri lahan untuk memeriksa kondisi tanaman. Daun tembakau tampak mulai melebar dengan warna hijau yang merata. Batangnya pun semakin kokoh, menandakan pertumbuhan berjalan cukup baik.
Meski begitu, pekerjaan petani belum berkurang. Justru pada fase ini, perawatan dilakukan lebih intensif karena kualitas daun yang dipanen nanti sangat dipengaruhi oleh kondisi tanaman saat ini.
Berbagai pekerjaan dilakukan setiap hari. Mulai dari menyiram tanaman, membersihkan gulma, memberikan pupuk, hingga menyemprot pestisida. Semua dilakukan agar tanaman tetap sehat dan terhindar dari gangguan hama maupun penyakit yang bisa menurunkan kualitas daun.
Petani tembakau Desa Kebonagung, Nadhir Akhmad, mengatakan masa pertumbuhan sekarang menjadi tahap yang paling menentukan dalam budidaya tembakau. Menurutnya, keberhasilan panen tidak hanya ditentukan saat pemetikan, tetapi sejak proses perawatan di usia tanaman sekarang.
“Ini masa yang paling krusial. Kalau dirawat dengan baik, daunnya bisa tumbuh lebih lebar, tidak mudah rusak, dan kualitasnya jauh lebih bagus saat panen,” kata Nadhir, Jumat (3/7).
Ia menjelaskan, perawatan intensif akan terus dilakukan hingga akhir Juli. Pemupukan diberikan sesuai kebutuhan tanaman agar pertumbuhannya tetap optimal. Begitu pula penyemprotan pestisida yang dilakukan menyesuaikan kondisi di lapangan.
Selain itu, petani mulai melakukan perempelan atau memangkas tunas samping yang tumbuh di batang tanaman. Cara ini bertujuan agar nutrisi tidak terbagi ke banyak tunas, melainkan terfokus pada daun utama. Dengan begitu, ukuran daun diharapkan lebih besar, lebih tebal, dan memiliki kualitas yang lebih baik saat dipanen.
Menurut Nadhir, setiap tahapan perawatan saling berkaitan. Jika salah satu terlewat, hasil panen berpotensi tidak maksimal. Karena itu, petani berusaha menjaga kondisi tanaman tetap stabil hingga memasuki masa panen.
Di sisi lain, cuaca menjadi tantangan yang tidak bisa dihindari. Pergantian antara panas dan hujan dalam beberapa pekan terakhir membuat petani harus lebih sering memantau kondisi tanaman. Cuaca yang tidak menentu dapat memperlambat pertumbuhan sekaligus memicu munculnya hama.
“Harapan kami mulai Agustus sampai panen selesai tidak turun hujan. Kalau cuaca mendukung, kualitas daun tetap bagus dan proses pengeringan juga lebih maksimal,” ujarnya.
Selain mengharapkan cuaca bersahabat, petani juga berharap harga jual tembakau tahun ini mampu menutup biaya produksi yang telah dikeluarkan sejak awal musim tanam. Perawatan tembakau membutuhkan biaya yang tidak sedikit, mulai dari pembelian pupuk, pestisida hingga tenaga kerja.
“Kami berharap harga tembakau bisa mencapai Rp70 ribu per kilogram. Dengan harga itu, biaya perawatan yang sudah kami keluarkan bisa sebanding,” katanya.
Harapan serupa juga disampaikan Kasi Kesejahteraan Pemerintah Desa Kebonagung, Muhtadi. Ia mengatakan masyarakat di desanya masih mempertahankan tembakau sebagai salah satu komoditas pertanian unggulan yang memiliki nilai ekonomi bagi petani.
Menurutnya, keberhasilan panen tahun ini sangat dipengaruhi kondisi cuaca hingga masa panen tiba. Jika cuaca mendukung, kualitas daun tembakau diperkirakan akan lebih baik sehingga hasil yang diterima petani juga bisa meningkat.
“Kami berharap cuaca tetap mendukung sampai panen selesai. Semoga produksi dan kualitas tembakau Kebonagung meningkat sehingga pendapatan petani di Kecamatan Ngampel juga ikut membaik,” ujar Muhtadi.
Saat ini, sebagian besar petani masih fokus menyelesaikan tahapan perawatan sebelum memasuki masa panen dalam beberapa waktu mendatang. Mereka berharap kerja keras selama musim tanam dapat menghasilkan daun tembakau berkualitas dengan harga jual sesuai harapan.






