Kasus Anak Dituding Bunuh Ayah di Pemalang Jadi Perhatian DPR, Komisi III Siap Tindak Lanjuti

- Pewarta

Selasa, 26 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota Komisi III DPR RI Rudianto Lallo di kompleks parlemen, Jakarta, Selasa (26/5/2026). (Istimewa/Wawasannews)

Anggota Komisi III DPR RI Rudianto Lallo di kompleks parlemen, Jakarta, Selasa (26/5/2026). (Istimewa/Wawasannews)

JAKARTA, Wawasannews.com – Kasus dugaan pembunuhan di Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah, yang menyeret seorang anak sebagai terdakwa pembunuhan ayah kandungnya kini mendapat perhatian dari DPR RI.

Anggota Komisi III DPR RI, Rudianto Lallo, menyatakan akan menindaklanjuti laporan keluarga Muhammad Berlian, terdakwa dalam perkara tersebut, setelah menerima audiensi di kompleks parlemen, Jakarta, Selasa (26/5/2026).

Dalam pertemuan itu, keluarga meminta kasus tersebut mendapat perhatian lebih lanjut. Mereka meyakini Berlian bukan pihak yang melakukan atau merencanakan pembunuhan terhadap ayahnya.

Rudianto mengatakan dirinya telah mendengar langsung penjelasan dari keluarga terdakwa, termasuk ibu Berlian yang datang menyampaikan aspirasi.

“Secara pribadi saya sudah mendengar langsung dari ibu. Insya Allah kami teruskan ke pimpinan komisi,” kata Rudianto.

Kasus ini bermula dari peristiwa pembunuhan yang terjadi di Pemalang pada 2023. Dalam perkara itu, Muhammad Berlian bersama seorang pria bernama Alfian sama-sama menjadi terdakwa.

Di pengadilan, Berlian sempat dituntut hukuman mati. Namun majelis hakim akhirnya menjatuhkan vonis penjara seumur hidup. (Dilansir dari antaranews)

Pihak kuasa hukum lalu menempuh berbagai upaya, mulai banding, kasasi hingga peninjauan kembali. Meski begitu, putusan terhadap Berlian tetap tidak berubah.

Yang membuat perkara ini terus dipersoalkan keluarga adalah keyakinan mereka bahwa Berlian tidak terlibat sebagai pelaku utama.

Menurut Rudianto, keluarga korban sekaligus keluarga terdakwa merasa ada hal yang belum terjawab dalam pembuktian selama persidangan.

“Ibunya dan kakaknya meyakini bukan anaknya yang melakukan. Itu yang mereka sampaikan,” ujarnya.

Ia menilai persoalan tersebut perlu dicermati lebih lanjut karena ada perbedaan pandangan antara putusan pengadilan dan keyakinan keluarga korban sendiri.

Karena itu, Komisi III DPR disebut akan mencari jalan keluar dan menelaah aspirasi yang telah disampaikan keluarga.

Sementara itu, kuasa hukum Berlian, Dadang Suganda, menilai tidak ada fakta persidangan yang membuktikan kliennya memerintahkan pembunuhan.

Menurut Dadang, tidak ditemukan bukti komunikasi yang menunjukkan Berlian meminta Alfian melakukan tindakan tersebut, baik melalui telepon seluler maupun pesan WhatsApp.

Ia juga menyebut pengadilan lebih banyak mempertimbangkan hasil alat pendeteksi kebohongan atau lie detector dalam melihat dugaan keterlibatan kliennya sebagai pihak yang dianggap mengatur pembunuhan.

Kasus ini menjadi perhatian publik di Jawa Tengah, khususnya Pemalang, karena melibatkan hubungan keluarga dan masih menyisakan pertanyaan dari pihak keluarga korban sendiri.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Perkuat Inklusivitas dan Isu Penguatan Partai Politik, DPW PKB Jateng Terima Kunjungan Utusan Partai Hijau Jerman
Sambut Ribuan Pelajar NU se-Indonesia, Pemkab Kendal Siap Sukseskan Kongres XXI IPNU dan XX IPPNU di Ponpes Darul Amanah
Sidak Temukan IPAL Bermasalah, Tiga SPPG di Kendal Terancam Suspend jika Mangkir Perbaikan
PKB Siapkan Rp 1 Miliar untuk Santri, Pesantren Digital hingga Sholawat Idol Jadi Andalan
Kapolda Jateng Tekankan Polisi Bersama Masyarakat Harus Dirasakan Lewat Kerja Nyata
Atasi Kekeringan dan Buka Peluang Ekonomi, Tambahsari Mulai Kembangkan Kaliringin Park
Sampel Makanan Korban Tak Tersedia, Penyebab Dugaan Keracunan MBG Batang Belum Terungkap
Laka Maut Depan PG Cepiring, Sopir Truk Box Tewas, Pengemudi Dump Truk Menghilang

Berita Terkait

Senin, 12 Oktober 2026 - 21:24

Perkuat Inklusivitas dan Isu Penguatan Partai Politik, DPW PKB Jateng Terima Kunjungan Utusan Partai Hijau Jerman

Senin, 12 Oktober 2026 - 20:10

Sambut Ribuan Pelajar NU se-Indonesia, Pemkab Kendal Siap Sukseskan Kongres XXI IPNU dan XX IPPNU di Ponpes Darul Amanah

Senin, 12 Oktober 2026 - 12:43

Sidak Temukan IPAL Bermasalah, Tiga SPPG di Kendal Terancam Suspend jika Mangkir Perbaikan

Minggu, 11 Oktober 2026 - 19:56

PKB Siapkan Rp 1 Miliar untuk Santri, Pesantren Digital hingga Sholawat Idol Jadi Andalan

Minggu, 11 Oktober 2026 - 11:23

Kapolda Jateng Tekankan Polisi Bersama Masyarakat Harus Dirasakan Lewat Kerja Nyata

Berita Terbaru

Secret Link