Jumat Sehat di Dawungsari, Mahasiswa KKN UNDIP Keliling Tiga Dukuh Beri Cek Kesehatan Gratis

- Pewarta

Jumat, 14 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Warga bersama mahasiswa KKN UNDIP mengikuti senam dalam program “Jumat Sehat” di Desa Dawungsari, Kecamatan Pegandon, Kendal. (Istimewa/Wawasannews)

Warga bersama mahasiswa KKN UNDIP mengikuti senam dalam program “Jumat Sehat” di Desa Dawungsari, Kecamatan Pegandon, Kendal. (Istimewa/Wawasannews)

KENDAL, Wawasannews.com – Mahasiswa KKN Reguler Tim II Universitas Diponegoro (UNDIP) Desa Dawungsari, Kecamatan Pegandon, Kabupaten Kendal, menggelar program “Jumat Sehat”.

Kegiatan tersebut menggabungkan pemeriksaan kesehatan gratis dengan senam bersama warga. Pelaksanaannya dilakukan secara bergilir di tiga dukuh yang berada di Desa Dawungsari.

Tiga wilayah yang menjadi lokasi kegiatan adalah Dukuh Krajan, Dukuh Jonggolan, dan Dukuh Tegalsari. Pemeriksaan yang diberikan meliputi gula darah sewaktu (GDS), asam urat, dan kolesterol.

Program tersebut dilaksanakan setiap Jumat sore. Pola kegiatan yang berpindah lokasi dipilih agar masyarakat dari beberapa wilayah desa dapat memperoleh kesempatan yang sama.

Kegiatan pertama berlangsung di Dukuh Krajan, RW 2, pada Jumat (17/7/2026). Balai Desa Dawungsari menjadi tempat berkumpul warga untuk mengikuti pemeriksaan dan senam.

Sekitar 20 ibu-ibu mengikuti kegiatan tersebut. Mereka terlebih dahulu melakukan registrasi sebelum menjalani pemeriksaan kesehatan.

Pekan berikutnya, Jumat (24/7/2026), kegiatan berpindah ke Dukuh Jonggolan, RW 1. Pemeriksaan berlangsung di Madrasah Diniyah Takmiliyah Ula (MDTU).

Sebanyak 27 warga mengikuti pemeriksaan kesehatan di lokasi tersebut. Setelah kegiatan di Jonggolan, rangkaian “Jumat Sehat” dilanjutkan ke Dukuh Tegalsari, RW 3.

Kegiatan terakhir digelar di lapangan badminton Dukuh Tegalsari. Warga setempat mendapat kesempatan mengikuti pemeriksaan dan senam bersama mahasiswa KKN UNDIP.

Cek Gula Darah, Asam Urat dan Kolesterol

Pada setiap lokasi, kegiatan dimulai dengan pendataan peserta. Mahasiswa KKN kemudian melakukan anamnesis singkat melalui tanya jawab dengan warga.

Mahasiswa menanyakan kondisi kesehatan, riwayat, serta keluhan yang sedang dirasakan peserta. Setelah itu, pemeriksaan dilakukan sesuai layanan yang telah disiapkan.

Warga mendapatkan pemeriksaan GDS, asam urat, dan kolesterol secara gratis. Hasil pemeriksaan kemudian dicatat dan disampaikan langsung kepada peserta.

Pemeriksaan tersebut ditujukan sebagai skrining awal. Hasilnya bukan untuk menetapkan diagnosis penyakit.

Melalui pemeriksaan tersebut, warga dapat memperoleh gambaran awal mengenai kondisi kesehatan pada saat pemeriksaan.

Warga yang mendapatkan hasil yang perlu diperhatikan dianjurkan melakukan pemeriksaan lanjutan. Mereka dapat berkonsultasi dengan tenaga kesehatan di puskesmas atau fasilitas pelayanan kesehatan terdekat.

Cara tersebut juga membantu warga memahami bahwa hasil pemeriksaan sederhana perlu ditindaklanjuti sesuai kondisi masing-masing.

Hasil Pemeriksaan Disertai Edukasi

Mahasiswa KKN tidak hanya memberikan hasil pemeriksaan kepada peserta. Setiap warga juga mendapat edukasi kesehatan berdasarkan hasil pemeriksaan dan keluhan yang disampaikan.

Edukasi dilakukan menggunakan bahasa sederhana. Tujuannya agar informasi kesehatan lebih mudah dipahami dan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Materi yang disampaikan antara lain mengenai pola makan dan aktivitas fisik. Warga juga diingatkan untuk membatasi konsumsi makanan dan minuman tinggi gula.

Untuk kondisi tertentu, warga juga mendapat anjuran mengurangi makanan tinggi lemak maupun purin sesuai kebutuhan.

Selain menjaga pola makan, masyarakat diajak melakukan aktivitas fisik secara rutin. Waktu istirahat juga menjadi bagian dari edukasi yang diberikan mahasiswa.

Pemeriksaan kesehatan tersebut diharapkan dapat membantu warga lebih mengenali kondisi tubuhnya. Sebab, beberapa faktor risiko gangguan kesehatan dapat muncul tanpa keluhan yang jelas.

Dengan pemeriksaan sederhana, warga memiliki informasi awal yang bisa menjadi bahan untuk lebih memperhatikan kesehatan.

Mahasiswa juga mengingatkan bahwa pemeriksaan kesehatan perlu dilakukan secara berkala. Hasil satu kali pemeriksaan tidak dapat menggambarkan seluruh kondisi kesehatan seseorang.

Senam Bersama Setelah Pemeriksaan

Setelah pemeriksaan dan edukasi selesai, kegiatan dilanjutkan dengan senam bersama.

Mahasiswa KKN UNDIP memandu gerakan senam yang sederhana. Gerakan tersebut dibuat agar dapat diikuti oleh masyarakat dari berbagai kelompok usia.

Suasana kegiatan berlangsung lebih santai saat senam dimulai. Warga dan mahasiswa berbaur mengikuti gerakan yang dipandu bersama.

Iringan musik membuat kegiatan berlangsung lebih meriah. Peserta mengikuti gerakan dari awal hingga kegiatan selesai.

Bagi mahasiswa KKN, senam menjadi bagian dari pesan kesehatan yang ingin disampaikan kepada masyarakat.

Olahraga tidak harus dilakukan dengan fasilitas khusus. Aktivitas fisik sederhana juga dapat dilakukan bersama-sama di lingkungan tempat tinggal.

Senam bersama juga memberikan ruang bagi warga untuk berkumpul. Interaksi antara masyarakat dan mahasiswa KKN berlangsung dalam suasana yang lebih akrab.

Layanan Kesehatan Mendekati Warga

Pelaksanaan “Jumat Sehat” secara bergilir menjadi salah satu cara mahasiswa mendekatkan kegiatan kesehatan kepada masyarakat.

Warga Dukuh Krajan tidak perlu datang ke Dukuh Jonggolan. Begitu pula warga Jonggolan dan Tegalsari dapat mengikuti kegiatan di wilayah masing-masing.

Pola tersebut memberi kesempatan kepada masyarakat dari RW 1, RW 2, dan RW 3 untuk mengikuti kegiatan.

Selain pemeriksaan kesehatan, warga juga mendapat kesempatan berolahraga bersama. Kegiatan tersebut dikemas dalam suasana yang tidak terlalu formal.

Antusiasme masyarakat terlihat sejak tahap registrasi hingga senam selesai. Warga mengikuti pemeriksaan dan mendengarkan penjelasan mahasiswa terkait hasil yang diperoleh.

Kegiatan tersebut juga menjadi ruang interaksi mahasiswa KKN dengan masyarakat Desa Dawungsari.

Warga Merasa Terbantu

Salah satu warga yang mengikuti kegiatan mengaku senang karena bisa mendapatkan pemeriksaan kesehatan tanpa harus pergi jauh.

“Senang sekali ada pemeriksaan kesehatan gratis seperti ini karena kami bisa mengetahui kadar gula darah, asam urat, dan kolesterol tanpa harus pergi jauh,” ujar salah satu warga Desa Dawungsari.

Menurutnya, kegiatan tersebut juga menarik karena pemeriksaan dilanjutkan dengan senam bersama.

“Setelah pemeriksaan, kami juga bisa berolahraga bersama melalui kegiatan senam yang seru dan menyenangkan,” lanjutnya.

Warga lainnya juga menilai pelaksanaan secara bergilir memberi manfaat bagi masyarakat di tiga dukuh.

Dengan berpindah lokasi, masyarakat memiliki kesempatan yang sama untuk mengikuti pemeriksaan kesehatan gratis dan senam bersama.

Kegiatan tersebut sekaligus memperkenalkan pola hidup sehat melalui aktivitas yang sederhana. Warga tidak hanya menerima hasil pemeriksaan, tetapi juga mendapat penjelasan mengenai hal-hal yang dapat dilakukan setelahnya.

Bagian dari Program KKN UNDIP

Program “Jumat Sehat” merupakan salah satu kegiatan mahasiswa KKN Reguler Tim II UNDIP di Desa Dawungsari.

Pelaksanaannya melibatkan berbagai unsur di desa. Selain mahasiswa, kegiatan mendapat dukungan dari Pemerintah Desa Dawungsari, perangkat dukuh, kader, dan masyarakat.

Kerja sama tersebut diperlukan karena kegiatan dilaksanakan di beberapa wilayah. Dukungan dari lingkungan setempat membantu mahasiswa menjangkau peserta di masing-masing dukuh.

Kegiatan kesehatan juga disesuaikan dengan kondisi masyarakat. Pemeriksaan dilakukan secara sederhana dan layanan diberikan secara gratis.

Bagi mahasiswa, kegiatan tersebut menjadi kesempatan untuk berinteraksi langsung dengan masyarakat. Mereka dapat melihat kebutuhan warga sekaligus memberikan kegiatan yang berkaitan dengan kesehatan.

Program ini juga berkaitan dengan Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 3 tentang Kehidupan Sehat dan Sejahtera.

Pemeriksaan GDS, asam urat, dan kolesterol menjadi bagian dari skrining awal. Sementara senam bersama mendorong masyarakat untuk lebih aktif bergerak.

Edukasi kesehatan yang diberikan juga menjadi bagian dari upaya menambah pengetahuan warga mengenai pola hidup sehat.

Selain SDG 3, kegiatan tersebut berkaitan dengan SDG 17 tentang Kemitraan untuk Mencapai Tujuan.

Pelaksanaan “Jumat Sehat” melibatkan mahasiswa, pemerintah desa, perangkat dukuh, kader, dan masyarakat. Masing-masing pihak mengambil peran sesuai kebutuhan kegiatan.

Tidak Berhenti pada Pemeriksaan

Mahasiswa KKN UNDIP berharap informasi yang diterima warga selama kegiatan dapat diterapkan setelah program selesai.

Pemeriksaan kesehatan menjadi langkah awal untuk mengenali kondisi tubuh. Sementara pola makan, aktivitas fisik, dan istirahat menjadi bagian yang dapat diperhatikan dalam keseharian.

Warga yang membutuhkan pemeriksaan lebih lanjut juga diarahkan untuk memanfaatkan fasilitas kesehatan yang tersedia.

Dengan kegiatan yang berlangsung di tiga dukuh, mahasiswa KKN berusaha membuat program kesehatan lebih mudah dijangkau masyarakat.

“Jumat Sehat” juga menunjukkan bahwa kegiatan kesehatan dapat dikemas secara sederhana. Pemeriksaan, edukasi, dan olahraga dapat dilakukan dalam satu rangkaian kegiatan.

Program tersebut diharapkan memberi pengalaman bagi mahasiswa sekaligus manfaat langsung bagi masyarakat Desa Dawungsari.

Rangkaian kegiatan di Dukuh Krajan, Dukuh Jonggolan, dan Dukuh Tegalsari menjadi bagian dari aktivitas KKN UNDIP selama berada di Desa Dawungsari.

Pewarta : Redaksi
Editor : Riyadi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

HUT Pramuka ke-65, SMA NU 05 Brangsong Padukan Kepramukaan dengan Nilai Religius
Bupati Kendal Sambangi Polres, Bahas Sinergi Jaga Kamtibmas dan Kenakalan Remaja
TMMD Rampung, Jalan 650 Meter Jadi Akses Baru Warga Wonosari
PWC ke-IV Kwarcab Kendal Digelar di Plantungan, 240 Pramuka Penegak Siap Berkarya untuk Indonesia
DPRD Kendal Kawal Kebijakan Fiskal 2027, Belanja Modal dan Pemerataan Pembangunan Jadi Perhatian
SPPG Kendal Tak Hanya Salurkan Makan Bergizi, Turun Bantu Korban Kebakaran Kedungasri
Golkar Kendal Tunggu Proses Hukum Mora Sandi, Sanksi Disiapkan Jika Inkrah
Mobil Fortuner Berstrobo Viral, Satlantas Polres Kendal Beri Teguran Simpatik

Berita Terkait

Jumat, 14 Agustus 2026 - 10:14

Jumat Sehat di Dawungsari, Mahasiswa KKN UNDIP Keliling Tiga Dukuh Beri Cek Kesehatan Gratis

Jumat, 14 Agustus 2026 - 09:30

HUT Pramuka ke-65, SMA NU 05 Brangsong Padukan Kepramukaan dengan Nilai Religius

Kamis, 13 Agustus 2026 - 15:15

Bupati Kendal Sambangi Polres, Bahas Sinergi Jaga Kamtibmas dan Kenakalan Remaja

Kamis, 13 Agustus 2026 - 14:42

TMMD Rampung, Jalan 650 Meter Jadi Akses Baru Warga Wonosari

Rabu, 12 Agustus 2026 - 15:26

DPRD Kendal Kawal Kebijakan Fiskal 2027, Belanja Modal dan Pemerataan Pembangunan Jadi Perhatian

Berita Terbaru

Dandim 0715/Kendal Letkol Inf Ade Sohali memukul kentongan sebagai tanda berakhirnya pelaksanaan TMMD ke-3 Tahun 2026 di Desa Wonosari, Kecamatan Patebon, Kendal. (Istimewa/Wawasannews)

Jawa Tengah

TMMD Rampung, Jalan 650 Meter Jadi Akses Baru Warga Wonosari

Kamis, 13 Agu 2026 - 14:42

Secret Link