KENDAL, Wawasannews.com – Ketua Umum Pengurus Kabupaten (Pengkab) Persatuan Olahraga Sepatu Roda Seluruh Indonesia (Porserosi) Kendal, Mahfud Sodiq, resmi membuka Kejuaraan Kendal Open Sepatu Roda 2026, kejuaraan sepatu roda antarpelajar se-Jawa Tengah, di Kompleks Stadion Utama Kebondalem Kendal, Minggu (20/9/2026).
Mahfud Sodiq yang juga menjabat sebagai Ketua DPRD Kabupaten Kendal berharap ajang tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat pembinaan olahraga sepatu roda sekaligus menjadi ruang lahirnya atlet-atlet muda berprestasi dari Kabupaten Kendal dan Jawa Tengah.
Pembukaan Kendal Open Sepatu Roda 2026 turut dihadiri Ketua Umum Pengurus Provinsi (Pengprov) Porserosi Jawa Tengah Erlangga Ardianza Wibowo, Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Kendal H. Subur Isnadi, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kendal Yanuar Fathoni, serta sejumlah tamu undangan lainnya.
Dalam sambutannya, Mahfud menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya Kendal Open Sepatu Roda 2026. Menurutnya, kejuaraan tersebut menjadi momentum penting dalam mengembangkan olahraga sepatu roda di Kabupaten Kendal.
“Alhamdulillah hari ini saya sangat berbahagia betul, di mana Kendal Open yang mungkin baru pertama kali kita laksanakan oleh teman-teman, alhamdulillah bisa berjalan dengan lancar dan dengan peserta yang begitu luar biasa,” ujar Mahfud.
Mahfud juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan terhadap pelaksanaan kegiatan tersebut, khususnya KONI Kabupaten Kendal dan jajaran Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Dispora) Kendal.
Ia berharap dukungan dari Pengprov Porserosi Jawa Tengah dapat semakin memperkuat pembinaan olahraga sepatu roda di Kabupaten Kendal.
“Mohon dukungannya dari Pengprov Porserosi Jawa Tengah agar Kendal ini menjadi salah satu bagian dari Porserosi yang bisa membawa nama Kendal,” katanya.
Menurut Mahfud, Kendal Open Sepatu Roda 2026 menjadi langkah awal dalam memperkuat pembinaan atlet muda di Kabupaten Kendal. Melalui kompetisi tersebut, para atlet mendapatkan kesempatan untuk mengembangkan kemampuan, membangun mental bertanding, serta mempersiapkan diri menuju jenjang prestasi yang lebih tinggi.
Ajang tersebut diharapkan mampu melahirkan bibit-bibit atlet sepatu roda potensial sekaligus memperkuat perkembangan olahraga sepatu roda di Kabupaten Kendal dan Jawa Tengah.

Sementara itu, Ketua Panitia Kendal Open Sepatu Roda 2026, M. Qinan Nakhur, menjelaskan bahwa kejuaraan tersebut digelar sebagai wadah kompetisi sekaligus pembinaan atlet muda.
Menurut Qinan, Kendal Open Sepatu Roda 2026 mengusung tema “Speed, Spirit, Achievement” dengan semangat membangun generasi atlet berprestasi melalui kompetisi yang berkualitas dan menjunjung tinggi sportivitas.
Ia menjelaskan, kejuaraan ini mempertandingkan kategori Pemula dan Standar dengan kelompok usia mulai tingkat PAUD/TK hingga sekolah dasar. Nomor pertandingan meliputi sprint 50 meter, 100 meter, 200 meter, hingga 250 meter sesuai kategori masing-masing.
Qinan berharap Kendal Open tidak hanya menjadi ajang persaingan antar-atlet, tetapi juga menjadi sarana pembinaan untuk meningkatkan pengalaman, kemampuan, dan mental bertanding para peserta.
Ketua Umum KONI Kabupaten Kendal H. Subur Isnadi mengapresiasi penyelenggaraan Kendal Open Sepatu Roda 2026. Ia menilai kejuaraan tersebut menjadi bagian penting dalam proses pembinaan atlet sejak usia dini.
Subur menyampaikan bahwa para peserta yang tampil memiliki potensi yang perlu terus dikembangkan melalui pembinaan secara berkelanjutan.
“Dari adik-adik pemula yang kita lihat tadi sudah mempunyai bakat yang luar biasa. Mudah-mudahan event ini berlanjut untuk pembinaan ke depan, sehingga para juara akan terus dibina dan bisa berprestasi lebih tinggi di tingkat nasional maupun internasional,” ungkap Subur. (red)






