KENDAL, Wawasannews.com– Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Kabupaten Kendal menggelar acara halalbihalal bersama kader di Kafe Gen Tuman, Kendal, Sabtu (18/4/2026). Kegiatan tersebut menjadi momentum konsolidasi internal sekaligus memperkuat kesiapan menghadapi Pemilu 2029.
Ketua DPD Partai Golkar Kendal, Bagus Bimo Alit, mengatakan halalbihalal bukan sekadar ajang pertemuan, tetapi juga sarana mempererat silaturahmi dan menyatukan semangat kader.
“Halalbihalal ini menjadi langkah awal bagi seluruh kader setelah musyawarah daerah beberapa waktu lalu. Meski kepengurusan belum lengkap, komunikasi antar kader harus terus terjaga,” ujar Bimo.
Ia menyampaikan, Golkar sebagai partai yang memiliki sejarah panjang di Indonesia perlu terus mengambil peran di tengah masyarakat. Di Kabupaten Kendal, kata dia, partai tersebut berhasil meraih delapan kursi DPRD pada Pemilu 2024.
Menurutnya, capaian itu menjadi modal untuk memperkuat kerja-kerja organisasi ke depan melalui komunikasi, koordinasi, dan penguatan struktur partai.
Selain itu, Bimo mengajak seluruh kader untuk terus berkarya sesuai dengan doktrin kekaryaan Partai Golkar serta hadir memberikan solusi atas persoalan yang dihadapi masyarakat.
“Marilah kita fokus pada tugas pokok dan fungsi masing-masing. Sementara urusan politik menjadi tanggung jawab saya yang bertugas di DPRD,” katanya.
Ia juga menekankan pentingnya membangun soliditas internal agar partai lebih siap menghadapi kontestasi politik mendatang.
“Untuk Pemilu 2029, persiapan harus dilakukan lebih awal agar target yang telah ditetapkan bisa dicapai,” tambahnya.
Sementara itu, perwakilan DPD Partai Golkar Jawa Tengah, Yusuf Hidayat, mengajak seluruh kader, khususnya yang berada di legislatif, untuk terus membuka ruang komunikasi dengan seluruh elemen partai.
“Para kader adalah ujung tombak Partai Golkar. Karena itu, kekompakan harus terus dijaga agar ke depan Golkar semakin kuat,” ujarnya.
Ia menambahkan, soliditas kader menjadi faktor penting dalam menghadapi berbagai dinamika politik, termasuk sistem pemilu yang akan diterapkan pada masa mendatang.(Red)









