Di Bimtek Sipadu Wonosobo, Muhaimin Tekankan Pentingnya Data untuk Kaderisasi

- Pewarta

Minggu, 14 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pembina PW IPNU Jawa Tengah, Muhaimin, saat menyampaikan arahan pada kegiatan Turba Bimtek Sipadu dan Penguatan Tim Penggerak Komisariat di Gedung Muslimat NU Wonosobo, Minggu (14/12/2025). Dok pribadi. (Wawasannews)

Pembina PW IPNU Jawa Tengah, Muhaimin, saat menyampaikan arahan pada kegiatan Turba Bimtek Sipadu dan Penguatan Tim Penggerak Komisariat di Gedung Muslimat NU Wonosobo, Minggu (14/12/2025). Dok pribadi. (Wawasannews)

Wonosobo, Wawasannews.com – Pembina PW IPNU Jawa Tengah, Muhaimin, menegaskan bahwa pengelolaan data kader menjadi kunci penting untuk menyiapkan masa depan IPNU-IPPNU. Pesan itu ia sampaikan saat menghadiri Turba Bimbingan Teknis (Bimtek) Sipadu dan Penguatan Tim Penggerak Komisariat di Gedung Muslimat NU Wonosobo, Minggu (14/12/2025).

Dalam sambutannya, Muhaimin menekankan bahwa data bukan sekadar arsip administratif, melainkan fondasi pengambilan keputusan organisasi dalam jangka panjang. “Merawat data merangkai masa depan. Masa yang akan datang harus dibangun melalui kolaborasi. Database akan menjadi tolak ukur 10–15 tahun ke depan, dan Sipadu akan menjadi mini big data bagi kader-kader IPNU IPPNU,” ujarnya. Ia menambahkan, “Merawat data hari ini berarti merancang masa depan yang lebih baik.”Ia juga mengapresiasi PW IPNU-IPPNU Jawa Tengah yang menggagas penguatan sistem Sipadu serta tim penggerak komisariat. Menurutnya, arah penguatan ini sejalan dengan kebutuhan organisasi untuk menata kaderisasi secara lebih terukur. Muhaimin menyebut meritokrasi di tubuh IPNU-IPPNU dapat berfungsi sebagai mekanisme penyambung “sanad kaderisasi”, sehingga proses pembinaan tidak berhenti pada seremonial.

Baca Juga  Sidak TPA Darupono, DPRD Kendal Temukan Kendala Armada hingga Akses Jalan

Pada kesempatan itu, Muhaimin memberikan mandat kepada kader agar visi-misi organisasi dijalankan secara nyata melalui program kerja yang relevan. Selain itu, ia mendorong kader mulai melakukan profiling diri sebagai bekal menata masa depan mereka, baik dalam jalur organisasi maupun pengembangan pribadi.

Muhaimin juga mengingatkan agar kaderisasi tidak terjebak pada simbol dan formalitas belaka. “Kaderisasi adalah ruang strategis. Jangan hanya menilai dari jumlah peserta, tetapi fokus pada kualitas pembinaan,” pungkasnya.

Melalui Turba Bimtek Sipadu dan Penguatan Komisariat ini, panitia berharap sistem pencatatan kader semakin rapi, kapasitas tim penggerak komisariat meningkat, serta lahir generasi kader IPNU-IPPNU yang lebih siap menghadapi tantangan ke depan. (fad)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Gregoria Mundur dari Pelatnas, PBSI Beri Penghormatan atas Dedikasi
Tampil Solid, Leo/Daniel Amankan Tiket Semifinal Thailand Open 2026
Marcos Senesi Tinggalkan Bournemouth Usai Empat Musim di Premier League
Meta Resmi Ikuti Aturan Indonesia, Pengguna Instagram dan Facebook Wajib Usia 16 Tahun
ASN Jalani Simulasi Tempur, Komcad Bentuk Disiplin dan Jiwa Korsa
Dari Kandang Desa ke Istana, Sapi Jumbo Asal Kendal Jadi Kurban Presiden Prabowo
Dikira Tangisan dari Depan Rumah, Warga Ringinarum Temukan Bayi di Pekarangan
Heboh Kasus Dugaan Pemerkosaan Wanita Autis di Semarang, Korban Kini Hamil 5 Bulan

Berita Terkait

Jumat, 15 Mei 2026 - 23:23

Gregoria Mundur dari Pelatnas, PBSI Beri Penghormatan atas Dedikasi

Jumat, 15 Mei 2026 - 23:16

Tampil Solid, Leo/Daniel Amankan Tiket Semifinal Thailand Open 2026

Jumat, 15 Mei 2026 - 23:00

Marcos Senesi Tinggalkan Bournemouth Usai Empat Musim di Premier League

Jumat, 15 Mei 2026 - 17:40

Meta Resmi Ikuti Aturan Indonesia, Pengguna Instagram dan Facebook Wajib Usia 16 Tahun

Jumat, 15 Mei 2026 - 17:16

ASN Jalani Simulasi Tempur, Komcad Bentuk Disiplin dan Jiwa Korsa

Berita Terbaru