Ansor Kendal Prioritaskan Kualitas Kader dalam Diklatsar Banser

- Pewarta

Minggu, 12 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Koordinator Divisi Kajian Hukum dan Pengkaderan PC GP Ansor Kabupaten Kendal, M. David Faishal saat menjadi narasumber di acara Diklatsar Banser Patebon.(Istimewa)

Koordinator Divisi Kajian Hukum dan Pengkaderan PC GP Ansor Kabupaten Kendal, M. David Faishal saat menjadi narasumber di acara Diklatsar Banser Patebon.(Istimewa)

Kendal, Wawasannews.com – Pimpinan Cabang (PC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kabupaten Kendal menegaskan komitmennya untuk membangun kader Banser yang berkualitas melalui Pendidikan dan Latihan Dasar (Diklatsar) Barisan Ansor Serbaguna (Banser) XXIV yang diselenggarakan Pimpinan Anak Cabang (PAC) GP Ansor Kecamatan Patebon.

Sebanyak 40 peserta mengikuti Diklatsar yang berlangsung selama tiga hari di SD Negeri 1 Kumpulrejo, Kecamatan Patebon, Jumat-Minggu (10-12/7/2026). Selain menerima materi ke-Ansor-an, kebanseran, kepemimpinan, dan latihan fisik, para peserta juga dibekali pemahaman hukum sebagai bekal dalam menjalankan pengabdian di tengah masyarakat.

Koordinator Divisi Kajian Hukum dan Pengkaderan PC GP Ansor Kabupaten Kendal, M. David Faishal, mengatakan tantangan yang dihadapi Ansor dan Banser saat ini menuntut lahirnya kader yang tidak hanya kuat secara fisik, tetapi juga memiliki kecerdasan intelektual.

“Banser dan Ansor di zaman saat ini harus lebih memperkuat fisik maupun kecerdasan intelektualnya. Dengan dua hal tersebut, Banser dan Ansor akan menjadi organisasi keagamaan yang disegani, dihormati, dan memiliki porsi tersendiri dalam memimpin serta mengawal NKRI,” ujarnya.

Menurut David, kualitas kader menjadi prioritas dalam proses pengkaderan. Sebagai barisan terdepan organisasi, Banser harus memiliki kemampuan berpikir yang matang sehingga setiap tindakan yang dilakukan memiliki dasar yang kuat dan dapat dipertanggungjawabkan.

“Banser sebagai barisan terdepan harus memiliki parameter yang cermat dalam bertindak agar terukur dan memiliki dasar yang tepat dan kuat sehingga tidak ada keraguan dalam mengawal akidah Islamiyah. Banser bisa menjadi hebat dan kuat karena saat ini mengutamakan kualitas di samping kuantitas pengkaderan,” tegasnya.

Sebagai bagian dari penguatan kapasitas kader, Lembaga Bantuan Hukum (LBH) PC GP Ansor Kabupaten Kendal turut memberikan materi mengenai advokasi hukum dan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) terbaru. Ketua LBH PC GP Ansor Kendal, Agus Sulistyono, menjelaskan sejumlah ketentuan hukum yang relevan dengan kehidupan masyarakat, termasuk Pasal 34 KUHP tentang pembelaan terpaksa (noodweer).

Selain teori, peserta juga dikenalkan dengan sejumlah perkara yang saat ini ditangani LBH Ansor Kendal sebagai gambaran praktik pendampingan hukum di lapangan. Menurut Agus, pembekalan tersebut diharapkan dapat meningkatkan kesadaran hukum para kader.

“Harapan kami, para peserta dapat menjadi agen informasi yang meneruskan pemahaman hukum kepada masyarakat di lingkungan masing-masing sehingga tercipta budaya hukum yang tertib dan patuh terhadap peraturan yang berlaku. LBH Ansor juga siap memberikan pendampingan kepada masyarakat yang membutuhkan bantuan hukum sesuai ketentuan yang berlaku,” katanya.

Ketua PAC GP Ansor Patebon, Agus Pariyanto, mengatakan Diklatsar Banser merupakan bagian dari proses kaderisasi untuk mencetak kader yang memiliki loyalitas organisasi, semangat pengabdian, serta kesiapan menjaga nilai-nilai keagamaan dan kebangsaan.

“Harapannya, melalui Diklatsar ini kita bisa mencetak kader yang setia mengabdi, menjaga nilai, dan menjaga negeri sesuai dengan semangat Satya Dharma Raksaka,” ujarnya.

Ia menambahkan, materi hukum dimasukkan dalam kurikulum Diklatsar agar kader Banser memiliki bekal yang lengkap, tidak hanya tangguh secara fisik dan ideologi, tetapi juga memahami hak dan kewajiban sebagai warga negara.(Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Krisis Air Tiap Kemarau, Sumur Bor Dibangun untuk Warga 3 RT di Tambahsari
KEK Kendal Kembali Dilirik Investor, Tiga Komitmen Baru Perkuat Industri hingga Hospitality
Ditetapkan Tersangka, Golkar Copot Mora Sandhy dari Ketua Fraksi di DPRD Kendal
Bikin Kaget! HP Petugas Lapas Plantungan Mendadak Diperiksa, Ternyata Ini yang Dicari
Ketua DPRD Kendal Tanggapi Penetapan Mora Sandhy sebagai Tersangka, Tunggu Perkembangan Kasus
PMII Rayon Ekonomi UIN Walisongo Bangun Kepemimpinan Masa Depan melalui MAPABA 2026
Mora Sandhy Jadi Tersangka, Polda Jateng Panggil Anggota DPRD Kendal 10 September
Sekretaris DPC PKB Beri Mobil Siaga untuk Warga Dapil 4 Kendal, Bisa Dipakai untuk Sosial dan Kesehatan

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 14:42

Krisis Air Tiap Kemarau, Sumur Bor Dibangun untuk Warga 3 RT di Tambahsari

Rabu, 9 September 2026 - 13:36

KEK Kendal Kembali Dilirik Investor, Tiga Komitmen Baru Perkuat Industri hingga Hospitality

Rabu, 9 September 2026 - 12:33

Ditetapkan Tersangka, Golkar Copot Mora Sandhy dari Ketua Fraksi di DPRD Kendal

Selasa, 8 September 2026 - 12:24

Bikin Kaget! HP Petugas Lapas Plantungan Mendadak Diperiksa, Ternyata Ini yang Dicari

Senin, 7 September 2026 - 15:24

Ketua DPRD Kendal Tanggapi Penetapan Mora Sandhy sebagai Tersangka, Tunggu Perkembangan Kasus

Berita Terbaru

Secret Link