6.514 Lamar, Hanya 118 Diterima: Potret Ketatnya Persaingan Kerja di Kendal

- Pewarta

Rabu, 13 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Job Fair kendal  Selasa(12/8/2025).

Job Fair kendal Selasa(12/8/2025).

Kendal, WawasanNews – Job fair Kabupaten Kendal 2025 menyisakan fakta mencolok. Selama tiga hari penyelenggaraan hingga Kamis (14/8/2025), tercatat 6.514 pencari kerja mendaftar, namun hanya 118 orang yang berhasil mendapatkan pekerjaan.

Kepala Disperinaker Kendal, Cicik Sulastri, menyebut angka pengangguran di wilayahnya masih tinggi, mencapai 32.194 orang atau sekitar 5,01 persen. Job fair, bersama pelatihan pra-kerja dan program wirausaha, menjadi upaya untuk menekan angka tersebut.

Tahun ini, 19 perusahaan ikut serta, mayoritas berasal dari Kawasan Industri Kendal (KIK). Cicik mengakui KIK telah membantu menyerap tenaga kerja, meski kapasitasnya masih jauh dari cukup untuk mengimbangi jumlah pelamar. Peluang juga dibuka untuk bekerja di luar negeri melalui P3MI Kendal.

Bupati Kendal, Dyah Kartika Permanasari, menilai ketimpangan antara jumlah pelamar dan ketersediaan lowongan menunjukkan pentingnya peningkatan keterampilan. Menurutnya, SDM lokal masih belum sepenuhnya memenuhi kriteria yang dibutuhkan industri.

Pemkab berkomitmen terus berkolaborasi dengan dunia usaha, menyediakan pelatihan berbasis kompetensi, dan menggelar rekrutmen berkelanjutan demi meningkatkan daya saing tenaga kerja Kendal.

Dengan rasio penerimaan hanya sekitar 1,8 persen, job fair tahun ini menjadi cermin betapa kerasnya persaingan di dunia kerja dan urgensi peningkatan kualitas SDM.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Sempat Kabur ke Hutan, Paman di Kendal yang Diduga Cabuli Keponakan Akhirnya Ditangkap Polisi
KemenPPPA Soroti Pentingnya Deteksi Gangguan Mental pada Anak dan Remaja
DPR Minta TNI dan Polisi Turun Tangan Berantas Tambang Ilegal di Sumbar
Pemerintah Pastikan Revisi UU HAM Tidak Kurangi Independensi Komnas HAM
Stasiun Kaliwungu Kendal Bakal Aktif Lagi, Ditarget Layani Penumpang pada 2027
Pengasuh Ponpes di Pekalongan Jadi Tersangka Dugaan Pencabulan Santriwati, Langsung Ditahan
BUMDes Tanjungmojo Panen Semangka Perdana, Bupati Kendal Dorong Jadi Komoditas Unggulan
Rumah Kadis Pertanian Kendal Dibobol Maling, Komplotan Gasak Dua Sepeda dan Helm

Berita Terkait

Jumat, 29 Mei 2026 - 16:43

Sempat Kabur ke Hutan, Paman di Kendal yang Diduga Cabuli Keponakan Akhirnya Ditangkap Polisi

Jumat, 29 Mei 2026 - 15:53

KemenPPPA Soroti Pentingnya Deteksi Gangguan Mental pada Anak dan Remaja

Jumat, 29 Mei 2026 - 15:29

DPR Minta TNI dan Polisi Turun Tangan Berantas Tambang Ilegal di Sumbar

Jumat, 29 Mei 2026 - 12:44

Stasiun Kaliwungu Kendal Bakal Aktif Lagi, Ditarget Layani Penumpang pada 2027

Kamis, 28 Mei 2026 - 13:25

Pengasuh Ponpes di Pekalongan Jadi Tersangka Dugaan Pencabulan Santriwati, Langsung Ditahan

Berita Terbaru