Cegah Banjir, Polres dan Pemkab Kendal Bersihkan Tumpukan Sampah Sungai

- Pewarta

Minggu, 15 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kapolres Kendal bersama jajaran Polres, TNI, dan petugas DLH turun langsung membersihkan tumpukan sampah yang menyangkut di bawah jembatan Sungai Kendal, kawasan pusat kota, Sabtu (14/2/2026). (Istimewa/Wawasannews)

Kapolres Kendal bersama jajaran Polres, TNI, dan petugas DLH turun langsung membersihkan tumpukan sampah yang menyangkut di bawah jembatan Sungai Kendal, kawasan pusat kota, Sabtu (14/2/2026). (Istimewa/Wawasannews)

KENDAL, Wawasannews.com – Tumpukan sampah rumah tangga kembali mengganggu aliran Sungai Kendal di kawasan pusat kota. Sampah berupa plastik, kayu gelondongan hingga kasur bekas tampak menyangkut di bawah jembatan, menutup alur air dan memicu kekhawatiran terjadinya luapan saat debit sungai meningkat, terutama di tengah cuaca hujan.

Merespons kondisi tersebut, Kapolres Kendal Hendry Susanto Sianipar turun langsung memimpin aksi pembersihan bersama jajaran Polres, TNI, serta unsur Pemerintah Kabupaten Kendal. Dengan peralatan sederhana, petugas bahu-membahu menurunkan sampah yang tersangkut di tiang jembatan agar aliran air kembali lancar.

“Untuk sementara kami fokuskan di Sungai Kendal wilayah pusat kota karena dampaknya paling terasa. Ke depan, kegiatan serupa akan kami lakukan di titik lain yang rawan penumpukan sampah,” ujar Hendry di sela kegiatan, Sabtu (14/2/2026).

Ia menegaskan, langkah cepat tersebut merupakan bagian dari mitigasi bencana dan bentuk kehadiran negara dalam menjaga keselamatan warga. Menurutnya, persoalan lingkungan juga menjadi perhatian aparat kepolisian karena berkaitan langsung dengan keamanan dan kenyamanan masyarakat.

Sementara itu, Bupati Kendal Dyah Kartika Pemanasari menyampaikan bahwa aksi bersih sungai sejalan dengan gerakan nasional menjaga lingkungan. Sungai Kendal, kata dia, merupakan jalur utama aliran air di pusat kota sehingga perlu perawatan berkelanjutan.

“Ini bukan sekadar membersihkan sampah, tetapi upaya melindungi masyarakat dari risiko banjir. Jika aliran tersumbat dan debit naik, potensi luapan tentu semakin besar,” jelas Dyah.

Ia mengungkapkan, penumpukan sampah dipicu hujan deras di wilayah hulu yang meningkatkan debit air, ditambah pengaruh rob di kawasan utara yang menghambat aliran menuju laut. Kondisi tersebut membuat sampah tertahan di area jembatan dan terus menumpuk.

Sebagai solusi jangka menengah, Pemkab Kendal merencanakan pengerukan alur sungai untuk mengurangi sedimentasi. Perawatan rutin dapat didukung APBD kabupaten, sementara kebutuhan pengadaan tertentu menjadi kewenangan pemerintah provinsi. Sinergi lintas sektor pun diharapkan terus terjaga agar Sungai Kendal tetap berfungsi optimal.

Pewarta : Fuad Dwi Ichwanudin

Editor : ucil

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Kapolres Kendal Sambangi Kejari, Perkuat Sinergi Penegakan Hukum
Kendal Jadi Percontohan Tata Kelola Pasokan Telur Program MBG
Jambore Anak Panti 2026 Jadi Wadah Pengembangan Karakter dan Prestasi Anak Asuh di Kendal
Mahasiswa UIN Walisongo Gelar Pengabdian Empat Hari di Dusun Duren, Warga Antusias Ikuti Berbagai Kegiatan
PT Pupuk Indonesia dan Kementan Luncurkan Program Nature-Based Solution Agroforestry di Kendal
BMI Kendal Perkuat Soliditas Organisasi, Konsolidasi Didorong hingga Tingkat Desa
Kapolres Kendal Bersama Warga Tanam 700 Bibit Pohon di Tunggulsari, Perkuat Kelestarian Lingkungan
PSIS Resmi Rekrut Deri Corfe, Striker Asal Inggris Jadi Pemain Asing Pertama Musim 2026/2027

Berita Terkait

Selasa, 14 Juli 2026 - 16:04

Kapolres Kendal Sambangi Kejari, Perkuat Sinergi Penegakan Hukum

Selasa, 14 Juli 2026 - 14:32

Kendal Jadi Percontohan Tata Kelola Pasokan Telur Program MBG

Selasa, 14 Juli 2026 - 13:11

Jambore Anak Panti 2026 Jadi Wadah Pengembangan Karakter dan Prestasi Anak Asuh di Kendal

Selasa, 14 Juli 2026 - 11:14

Mahasiswa UIN Walisongo Gelar Pengabdian Empat Hari di Dusun Duren, Warga Antusias Ikuti Berbagai Kegiatan

Senin, 13 Juli 2026 - 19:03

PT Pupuk Indonesia dan Kementan Luncurkan Program Nature-Based Solution Agroforestry di Kendal

Berita Terbaru