KENDAL, Wawasannews – Setelah sekitar 1,5 tahun memimpin Kabupaten Kendal, Bupati Dyah Kartika Permanasari melakukan perombakan jajaran pejabat pimpinan tinggi pratama di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kendal.
Sebanyak 17 kepala organisasi perangkat daerah (OPD) dan pejabat struktural mengalami rotasi serta pergeseran jabatan. Pelantikan berlangsung di Pendopo Tumenggung Bahurekso, Kamis (13/8/2026).
Rotasi tersebut mencakup sejumlah kepala dinas dan badan yang bergeser ke posisi lain. Beberapa pejabat juga ditempatkan sebagai asisten dan staf ahli bupati.
Bupati Kendal Dyah Kartika Permanasari menegaskan, jabatan bukan sekadar posisi struktural, tetapi amanah yang harus dibuktikan melalui kinerja, integritas dan pelayanan kepada masyarakat.
“Kepercayaan yang diberikan harus dijawab dengan kinerja yang maksimal, integritas, disiplin dan profesionalitas serta dedikasi yang tinggi,” tegasnya.
Menurutnya, penataan pejabat bukan hanya untuk mengisi posisi dalam struktur pemerintahan. Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat organisasi, memperlancar pelaksanaan tugas serta meningkatkan kualitas pelayanan publik.
Ia mengatakan, pengisian jabatan tetap mempertimbangkan potensi, kinerja, pengabdian dan komitmen ASN terhadap tugas serta tanggung jawabnya.
“Jabatan adalah kepercayaan dan amanah, baik dari pemerintah maupun masyarakat,” tandasnya.
Ia meminta pejabat yang baru dilantik segera melakukan konsolidasi, membangun soliditas internal dan memperkuat kerja sama tim, baik di lingkungan OPD maupun dengan perangkat daerah serta instansi lainnya.
Para kepala OPD juga diminta menjadi motor penggerak peningkatan kualitas pelayanan publik serta memastikan program Pemkab Kendal berjalan tepat sasaran dan tertib administrasi.
Bupati berharap jajaran pejabat baru tidak larut dalam proses pergantian jabatan dan segera menjalankan tugas. Kekompakan, soliditas dan profesionalitas dinilai penting untuk memastikan pemerintahan berjalan efektif serta pelayanan kepada masyarakat terus meningkat.
Berikut 17 pejabat yang mengalami rotasi dan pergeseran jabatan:
1. Cicik Sulastri, dari Kepala Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja menjadi Inspektur Daerah Kendal.
2. Ardhi Prasetya, dari Kepala Diskominfo menjadi Kepala Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja.
3. Ferinando Rad Bonay, dari Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan menjadi Kepala Dinas Kesehatan Daerah.
4. Yanuar Fatoni, dari Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (Dispermasdes) menjadi Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan.
5. Alfebian Yulando, dari Kepala Kesbangpol menjadi Kepala Dispermasdes.
6. Anwar Hariyono, dari Sekretaris DPRD menjadi Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik.
7. Muhammad Nur Hasim, dari Kepala Dinas Perkim menjadi Sekretaris DPRD Kendal.
8. Achmad Ircham Chalid, dari Kepala Disporapar menjadi Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kendal.
9. Mardi Eddy Susilo, dari Kepala BPKAD menjadi Kepala Disporapar.
10. Abdul Wahab, dari Kepala Bapenda menjadi Kepala BPKAD.
11. Anang Widiasmoro, dari Kepala DPMPTSP menjadi Kepala Bapenda.
12. Izzudin Latif, dari Kepala Bapperida menjadi Kepala DPMPTSP.
13. Wahyu Yusuf Ahmadi, dari Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan menjadi Kepala Bapperida.
14. Muhammad Eko, dari Kepala Dinas Perhubungan menjadi Staf Ahli Bupati Bidang Keuangan, Perekonomian dan Pembangunan.
15. Muntaha, dari Kepala Dinas Sosial menjadi Asisten Administrasi Umum Setda Kendal.
16. Albertus Hendri Setiawan, dari Kepala Dinas Pengendalian Penduduk, KB, PP dan PA menjadi Kepala Dinas Sosial.
17. Abdul Basir, dari Kepala BKPSDM menjadi Staf Ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia.
(Red)






