PDKN Gandeng Kementerian UMKM RI, Siapkan Program Kewirausahaan bagi Mahasiswa dan Alumni KIP Kuliah

- Pewarta

Senin, 6 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Forum Permadani Diksi KIP-K Nasional (PDKN), Ulin Nuha, bersama jajaran pengurus melakukan audiensi dengan Deputi Bidang Kewirausahaan Kementerian UMKM Republik Indonesia di Jakarta, Senin (6/7/2026). Pertemuan membahas peluang kolaborasi dalam pengembangan kewirausahaan bagi alumni KIP Kuliah dan Bidikmisi. (Foto: Dok. Wawasannews)./ wawasannews.com

Ketua Forum Permadani Diksi KIP-K Nasional (PDKN), Ulin Nuha, bersama jajaran pengurus melakukan audiensi dengan Deputi Bidang Kewirausahaan Kementerian UMKM Republik Indonesia di Jakarta, Senin (6/7/2026). Pertemuan membahas peluang kolaborasi dalam pengembangan kewirausahaan bagi alumni KIP Kuliah dan Bidikmisi. (Foto: Dok. Wawasannews)./ wawasannews.com

JAKARTA, Wawasannews.com – Forum Permadani Diksi KIP-K Nasional (PDKN) menggelar audiensi bersama Deputi Bidang Kewirausahaan Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Republik Indonesia pada Senin (6/7/2026) pukul 10.00 WIB di Kantor Kementerian UMKM RI. Pertemuan tersebut menjadi momentum strategis untuk membangun sinergi dalam pengembangan program kewirausahaan bagi alumni penerima Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah dan Bidikmisi di seluruh Indonesia.

Ketua PDKN, Ulin Nuha, bersama jajaran pengurus disambut hangat oleh jajaran Deputi Bidang Kewirausahaan Kementerian UMKM RI. Audiensi berlangsung dalam suasana penuh keakraban dan diskusi yang konstruktif mengenai berbagai peluang kolaborasi antara PDKN dan Kementerian UMKM dalam mendorong lahirnya wirausahawan muda dari kalangan alumni penerima beasiswa.

Dalam audiensi tersebut, PDKN memaparkan gagasan mengenai pembangunan ekosistem kewirausahaan yang berkelanjutan bagi alumni KIP Kuliah dan Bidikmisi. Program yang ditawarkan mencakup pelatihan kewirausahaan, pendampingan usaha, mentoring bisnis, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, hingga penguatan jejaring dan akses pasar agar para alumni mampu membangun usaha yang mandiri dan berdaya saing.

Ketua PDKN, Ulin Nuha, menyampaikan bahwa program tersebut lahir dari aspirasi dan keresahan yang selama ini dirasakan oleh mahasiswa maupun alumni penerima beasiswa. Menurutnya, penerima beasiswa memiliki tanggung jawab moral untuk memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat setelah memperoleh kesempatan menempuh pendidikan melalui pembiayaan dari negara.

“Beasiswa merupakan amanah dari negara. Karena itu, kami memandang bahwa alumni KIP Kuliah dan Bidikmisi memiliki tanggung jawab untuk menghadirkan kebermanfaatan bagi bangsa, salah satunya melalui pengembangan kewirausahaan yang mampu menciptakan lapangan pekerjaan dan mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat,” ujar Ulin Nuha.

PDKN juga menilai bahwa alumni penerima beasiswa yang tersebar di berbagai daerah merupakan potensi besar yang perlu difasilitasi agar mampu berkembang menjadi pelaku usaha yang mandiri, inovatif, dan adaptif terhadap perkembangan zaman. Melalui kolaborasi bersama Kementerian UMKM RI, PDKN berharap para alumni tidak hanya menjadi pencari kerja setelah lulus, tetapi juga mampu menjadi pencipta lapangan kerja yang memberikan dampak positif bagi lingkungan sekitarnya.

Audiensi tersebut turut dihadiri oleh  Bapak Ginda Siregar selaku Asisten Deputi Ekosistem Wirausaha, Sekretaris Deputi Bidang Kewirausahaan beserta jajaran Kementerian UMKM Republik Indonesia. Dalam kesempatan tersebut, jajaran Kementerian UMKM memaparkan berbagai program strategis yang saat ini dijalankan dalam mendukung pengembangan kewirausahaan nasional, sekaligus membuka peluang kolaborasi dengan Forum Permadani Diksi KIP-K Nasional.

Diskusi berlangsung secara intens dengan membahas berbagai bentuk sinergi yang dapat direalisasikan dalam waktu mendatang. Pihak Kementerian UMKM memberikan sejumlah masukan serta menawarkan beberapa program yang dinilai dapat dikolaborasikan bersama PDKN, khususnya dalam pengembangan kapasitas kewirausahaan bagi alumni KIP Kuliah dan Bidikmisi.

Bagi PDKN, kolaborasi tersebut menjadi langkah penting dalam memperkuat peran alumni penerima beasiswa sebagai agen perubahan. Organisasi ini meyakini bahwa penguatan kompetensi kewirausahaan akan melahirkan generasi muda yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga mampu menciptakan inovasi, membuka lapangan pekerjaan, serta berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi nasional.

Audiensi ini diharapkan menjadi awal dari kerja sama yang berkelanjutan antara PDKN dan Kementerian UMKM RI. Melalui sinergi tersebut, berbagai program pemberdayaan diharapkan dapat segera direalisasikan sehingga mampu memberikan manfaat nyata bagi alumni KIP Kuliah dan Bidikmisi, sekaligus mendukung lahirnya wirausahawan muda yang tangguh, mandiri, dan berdaya saing dalam mewujudkan visi Indonesia Emas 2045.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

MEREKA YANG BERANGKAT SEBELUM FAJAR
PMII Rayon Ekonomi UIN Walisongo Bangun Kepemimpinan Masa Depan melalui MAPABA 2026
Expo KKN UPGRIS di Plantungan, Bupati Kendal Dorong Pengabdian Berkelanjutan
Surat Terbuka Untuk Para Muasis NU
Pengamat: NU Jangan Sampai Berada Dalam Kendali Kekuasaan
BRI Luncurkan BRImo Taiwan, Permudah Transaksi dan Kirim Uang bagi PMI Indonesia
Gempa NTT Tewaskan 91 Orang, Jumlah Pengungsi Capai 161.084 Jiwa
Gempa M7,7 Guncang Flores, BMKG Sempat Keluarkan Peringatan Tsunami untuk Sejumlah Wilayah

Berita Terkait

Sabtu, 19 September 2026 - 17:16

MEREKA YANG BERANGKAT SEBELUM FAJAR

Minggu, 6 September 2026 - 19:59

PMII Rayon Ekonomi UIN Walisongo Bangun Kepemimpinan Masa Depan melalui MAPABA 2026

Selasa, 1 September 2026 - 10:57

Expo KKN UPGRIS di Plantungan, Bupati Kendal Dorong Pengabdian Berkelanjutan

Kamis, 27 Agustus 2026 - 12:33

Surat Terbuka Untuk Para Muasis NU

Senin, 24 Agustus 2026 - 22:12

Pengamat: NU Jangan Sampai Berada Dalam Kendali Kekuasaan

Berita Terbaru

Secret Link