KENDAL, Wawasannews.com – Pemerintah Kabupaten Kendal memutuskan untuk meniadakan kegiatan open house resmi pada momen Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah tahun 2026. Kebijakan tersebut diambil sebagai tindak lanjut atas Surat Edaran Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Nomor: 400.6/324/SJ tertanggal 17 Maret 2026 terkait imbauan pelaksanaan halal bihalal dan open house.
Bupati Kendal, Dyah Kartika Permanasari, menyampaikan bahwa pada tahun ini tidak ada penyelenggaraan open house di Pendopo Kabupaten maupun rumah dinas seperti tahun-tahun sebelumnya. Keputusan ini didasari pertimbangan empati dan nilai kemanusiaan.
“Untuk tahun ini, sesuai edaran Kemendagri, kami tidak menggelar open house resmi di lingkungan Pemkab Kendal,” ujar Bupati yang akrab disapa Tika.
ADVERTISEMENT
.SCROLL TO RESUME CONTENT
Ia menambahkan, imbauan tersebut muncul karena masih banyak masyarakat yang belum sepenuhnya dapat merayakan Idulfitri dengan penuh suka cita. Sejumlah kondisi sosial, termasuk adanya warga yang terdampak musibah, menjadi pertimbangan agar perayaan tidak dilakukan secara berlebihan.
Sebelumnya, Pemkab Kendal telah merencanakan kegiatan open house di Pendopo yang bersifat terbuka untuk umum dan akan dihadiri oleh Wakil Bupati Kendal Benny Karnadi, jajaran Forkopimda, serta perwakilan Kementerian Agama. Namun, rencana tersebut dibatalkan setelah terbitnya surat edaran dari Kemendagri.
Meski demikian, Bupati Tika tetap membuka ruang silaturahmi bagi masyarakat secara langsung di kediamannya.
“Masyarakat yang ingin bersilaturahmi dipersilakan datang ke rumah kami di Cangkiran. Sementara untuk bertemu Wakil Bupati dapat langsung ke kediamannya di Sukorejo,” jelasnya.
Pembatalan kegiatan open house juga telah dituangkan dalam surat resmi yang dikeluarkan oleh Penjabat Sekretaris Daerah Kendal, Agus Dwi Lestari, sebagai bentuk penyesuaian terhadap kebijakan pemerintah pusat.
Dengan kebijakan ini, diharapkan masyarakat tetap dapat merayakan Idulfitri dengan penuh khidmat, sederhana, serta menjaga nilai kebersamaan dan kepedulian sosial.
Pewarta : Zidnal Muna
Editor : Riyadi










