Kendal Masuk Prioritas Sungai Watch, Aktivis Global Soroti Darurat Sampah

- Pewarta

Senin, 4 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pendiri Sungai Watch, Gary Bencheghib bersama tim Run for Rivers berdiskusi dengan Wakil Bupati Kendal Benny Karnadi saat meninjau kondisi Sungai Kendal di Kelurahan Ngilir, Kabupaten Kendal. Kunjungan tersebut menjadi bagian dari pemetaan persoalan sampah sungai sekaligus rencana pengembangan program penanganan sampah di Kendal, Minggu (4/5/2026). (Istimewa/Wawasannews)

Pendiri Sungai Watch, Gary Bencheghib bersama tim Run for Rivers berdiskusi dengan Wakil Bupati Kendal Benny Karnadi saat meninjau kondisi Sungai Kendal di Kelurahan Ngilir, Kabupaten Kendal. Kunjungan tersebut menjadi bagian dari pemetaan persoalan sampah sungai sekaligus rencana pengembangan program penanganan sampah di Kendal, Minggu (4/5/2026). (Istimewa/Wawasannews)

KENDAL, Wawasannews.com – Kabupaten Kendal masuk dalam daftar prioritas pembukaan cabang organisasi lingkungan Sungai Watch setelah dinilai sebagai salah satu daerah dengan kondisi darurat sampah di Indonesia.

Penilaian tersebut disampaikan langsung oleh pendiri Sungai Watch asal Prancis, Gary Bencheghib, saat melakukan aksi bersih sungai dalam program Run for Rivers di Sungai Kendal, Kelurahan Ngilir, Kabupaten Kendal.

Menurut Gary, kondisi Sungai Kendal menjadi salah satu yang paling memprihatinkan selama perjalanan ekspedisi lari dari Bali menuju Jakarta.

“Ada dua daerah yang menurut kami darurat, yaitu Sidoarjo dan Kendal,” ujar Gary.

Dalam kegiatan tersebut, tim Sungai Watch bersama Pemerintah Kabupaten Kendal, relawan, TNI, dan Polri turun langsung membersihkan aliran Sungai Kendal yang dipenuhi timbunan sampah.

Tumpukan sampah terlihat menutup sebagian aliran sungai. Saat musim hujan, sampah memang terbawa arus, namun persoalan dinilai tidak selesai karena limbah akhirnya bermuara ke laut.

“Sungainya penuh sampah. Saat hujan memang terlihat hilang, tapi sebenarnya hanya berpindah ke laut,” katanya.

Melihat kondisi tersebut, Sungai Watch memastikan Kendal menjadi target strategis pengembangan program penanganan sampah di Jawa Tengah.

Sebagai langkah awal, organisasi tersebut berencana membuka cabang di Kendal dan memasang sekitar 20 hingga 25 jaring penahan sampah berbahan PVC di sejumlah titik aliran sungai.

Program itu juga akan diintegrasikan dengan sistem pemilahan sampah organik dan anorganik berbasis komunitas untuk memperkuat pengelolaan sampah dari hulu.

Gary menegaskan sungai memiliki peran vital bagi kehidupan masyarakat, sehingga persoalan pencemaran tidak boleh dianggap sepele.

“Sungai adalah sumber kehidupan. Kalau sungainya kotor, dampaknya akan panjang,” tegasnya.

Wakil Bupati Kendal, Benny Karnadi, mengakui persoalan sampah di Kendal telah menjadi problem serius yang membutuhkan penanganan cepat dan kolaboratif.

“Ini problem besar yang harus segera ditangani,” ujar Benny.

Ia menilai akar persoalan tidak hanya terletak pada sistem pengelolaan, tetapi juga rendahnya kesadaran masyarakat dalam menjaga lingkungan.

“Keteladanan harus dimulai dari diri sendiri, keluarga, hingga lingkungan sekitar,” katanya.

Pemerintah Kabupaten Kendal menyatakan siap mendukung penuh pembukaan cabang Sungai Watch sebagai bagian dari upaya penanganan darurat sampah sekaligus edukasi lingkungan kepada masyarakat.

Gerakan Run for Rivers sendiri merupakan ekspedisi lari sejauh 1.260 kilometer dari Bali menuju Jakarta yang digagas tiga bersaudara pendiri Sungai Watch untuk melawan krisis sampah plastik di sungai-sungai Indonesia.

Pewarta : Fuad
Editor : Riyadi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Gempa M7,7 Guncang Flores, BMKG Sempat Keluarkan Peringatan Tsunami untuk Sejumlah Wilayah
Tak Sekadar Bersih-Bersih, Aksi Merawat Makam Hizbullah Hidupkan Semangat Kemerdekaan
Jumat Sehat di Dawungsari, Mahasiswa KKN UNDIP Keliling Tiga Dukuh Beri Cek Kesehatan Gratis
HUT Pramuka ke-65, SMA NU 05 Brangsong Padukan Kepramukaan dengan Nilai Religius
Bupati Kendal Sambangi Polres, Bahas Sinergi Jaga Kamtibmas dan Kenakalan Remaja
TMMD Rampung, Jalan 650 Meter Jadi Akses Baru Warga Wonosari
PWC ke-IV Kwarcab Kendal Digelar di Plantungan, 240 Pramuka Penegak Siap Berkarya untuk Indonesia
DPRD Kendal Kawal Kebijakan Fiskal 2027, Belanja Modal dan Pemerataan Pembangunan Jadi Perhatian

Berita Terkait

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 09:15

Gempa M7,7 Guncang Flores, BMKG Sempat Keluarkan Peringatan Tsunami untuk Sejumlah Wilayah

Jumat, 14 Agustus 2026 - 11:05

Tak Sekadar Bersih-Bersih, Aksi Merawat Makam Hizbullah Hidupkan Semangat Kemerdekaan

Jumat, 14 Agustus 2026 - 10:14

Jumat Sehat di Dawungsari, Mahasiswa KKN UNDIP Keliling Tiga Dukuh Beri Cek Kesehatan Gratis

Jumat, 14 Agustus 2026 - 09:30

HUT Pramuka ke-65, SMA NU 05 Brangsong Padukan Kepramukaan dengan Nilai Religius

Kamis, 13 Agustus 2026 - 14:42

TMMD Rampung, Jalan 650 Meter Jadi Akses Baru Warga Wonosari

Berita Terbaru

Secret Link