Tak Cukup Disahkan, IPNU Kebumen Kawal Implementasi Perda Perlindungan Anak

- Pewarta

Selasa, 5 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Khoirul Huda (Ketua PC IPNU Kebumen), Menyerahkan dokumen rekomendasi kebijakan kepada H. Saman (Ketua DPRD Kebumen), Dalam audiensi bersama pelajar terkait penguatan implementasi Perda Perlindungan Anak dan Perempuan di ruang rapat DPRD Kebumen, Senin (4/5/2026).

Khoirul Huda (Ketua PC IPNU Kebumen), Menyerahkan dokumen rekomendasi kebijakan kepada H. Saman (Ketua DPRD Kebumen), Dalam audiensi bersama pelajar terkait penguatan implementasi Perda Perlindungan Anak dan Perempuan di ruang rapat DPRD Kebumen, Senin (4/5/2026).

KEBUMEN, Wawasannews.com – Pimpinan Cabang Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (PC IPNU) Kebumen menegaskan komitmennya untuk mengawal implementasi Peraturan Daerah (Perda) Perlindungan Anak dan Perempuan yang baru disahkan DPRD Kabupaten Kebumen.

Komitmen tersebut disampaikan dalam audiensi antara PC IPNU Kebumen bersama ratusan pelajar se-Kabupaten Kebumen dengan DPRD Kebumen di Ruang Rapat DPRD Kebumen, Senin (4/5/2026).

Dalam kesempatan itu, Ketua PC IPNU Kebumen Khoirul Huda menyerahkan langsung dokumen rekomendasi kebijakan pelajar kepada Ketua DPRD Kebumen sebagai bentuk partisipasi aktif pelajar dalam penguatan regulasi daerah.

Khoirul Huda mengapresiasi langkah cepat DPRD Kebumen yang dinilai responsif terhadap isu perlindungan anak dan perempuan, yang selama ini menjadi keresahan bersama di kalangan pelajar.

Baca Juga  Ukraina Tegaskan Ingin Perdamaian Nyata, Bukan Pemenuhan Kepentingan Agresor

“Kami mengapresiasi DPRD Kebumen yang bergerak cepat merumuskan dan mengesahkan perda ini. Namun, perjuangan tidak berhenti di pengesahan. Yang lebih penting adalah implementasinya benar-benar dirasakan masyarakat,” ujarnya.

Menurutnya, perda tersebut harus menjadi payung hukum yang efektif, tidak hanya dalam aspek pencegahan kekerasan, tetapi juga penanganan serta pemulihan korban.

PC IPNU Kebumen, lanjut Khoirul, siap mengambil peran sebagai mitra strategis pemerintah daerah dan DPRD untuk memastikan regulasi tersebut berjalan hingga level sekolah, pesantren, dan desa.

“Jangan sampai perda ini hanya berhenti sebagai dokumen administratif. Kami ingin ada program turunan yang menyentuh langsung pelajar, termasuk edukasi dan pendampingan di desa-desa,” tegasnya.

Audiensi tersebut juga dihadiri ratusan pelajar dari berbagai kecamatan di Kebumen. Kehadiran mereka dinilai menjadi bukti bahwa isu perlindungan anak dan perempuan merupakan kebutuhan nyata, bukan sekadar agenda organisasi.

Baca Juga  Arsenal Jadi Harapan Terakhir Inggris di Liga Champions? Raksasa Premier League Berguguran

Ketua DPRD Kebumen H. Saman yang menerima audiensi menyambut baik dukungan dan masukan dari IPNU serta kalangan pelajar.

Ia menilai keterlibatan organisasi pelajar penting agar kebijakan yang dihasilkan lebih aplikatif dan sesuai kebutuhan lapangan.

Dengan adanya perda ini, PC IPNU Kebumen berharap Kabupaten Kebumen semakin menguatkan posisinya sebagai daerah yang ramah anak, ramah perempuan, dan aman bagi pelajar.

Pewarta : Khoirul/Fuad
Editor : Riyadi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Tak Hanya Organisasi, Aktivis Muda NU Kebumen Turut Andil dalam Riset Internasional
341 Ribu Anak Tak Sekolah, Zainudin PKB: Jateng Hadapi Darurat Pendidikan 2026
Ponpes Darul Muqorrobin Cetak Dua Hafidz Baru, Satu Santri Datang dari Batam
Tak Hanya WNA, Imigrasi Kejar 15 Sponsor Sindikat Judi Online Internasional
Harga Pangan Nasional Masih Membara, Cabai Rawit Tembus Rp74 Ribu per Kg
PHRI Kendal Didorong Jadi Ujung Tombak Investasi Hotel dan Restoran Baru
Akhir Musim Makin Tegang, Persib Bandung dan Borneo FC Adu Mental Juara
Tak Cuma Mengaji, Santri Ponpes Kendal Lolos O2SN Jateng Lewat Renang

Berita Terkait

Rabu, 13 Mei 2026 - 22:54

Tak Hanya Organisasi, Aktivis Muda NU Kebumen Turut Andil dalam Riset Internasional

Rabu, 13 Mei 2026 - 17:50

341 Ribu Anak Tak Sekolah, Zainudin PKB: Jateng Hadapi Darurat Pendidikan 2026

Rabu, 13 Mei 2026 - 12:09

Ponpes Darul Muqorrobin Cetak Dua Hafidz Baru, Satu Santri Datang dari Batam

Rabu, 13 Mei 2026 - 10:28

Tak Hanya WNA, Imigrasi Kejar 15 Sponsor Sindikat Judi Online Internasional

Rabu, 13 Mei 2026 - 10:15

Harga Pangan Nasional Masih Membara, Cabai Rawit Tembus Rp74 Ribu per Kg

Berita Terbaru