Longsor Tebing 100 Meter di Jepara Tutup Akses Jalan Menuju Desa Tempur

- Pewarta

Rabu, 11 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Akses Jalan Damarwulan-Tempur, Kecamatan Keling, Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, tertutup material tanah longsor, sehingga akses jalan warga tertutup. (Istimewa/Wawasannews)

Akses Jalan Damarwulan-Tempur, Kecamatan Keling, Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, tertutup material tanah longsor, sehingga akses jalan warga tertutup. (Istimewa/Wawasannews)

JEPARA, Wawasannews.com – Bencana tanah longsor kembali terjadi di jalur menuju Desa Tempur, Kecamatan Keling, Kabupaten Jepara, Jawa Tengah. Tebing setinggi sekitar 100 meter di wilayah Desa Damarwulan longsor dan menutup akses jalan utama menuju Desa Tempur.

Di kutip dari antaranewsjateng.com, Camat Keling, Lulut Andi Ariyanto, mengatakan peristiwa longsor tersebut terjadi pada Selasa (10/3/2026) malam sekitar pukul 21.30 WIB. Material longsor berupa tanah dan bebatuan berukuran besar menutup seluruh badan jalan sehingga tidak dapat dilalui kendaraan maupun warga.

“Lokasi longsor berada di Desa Damarwulan, namun dampaknya menutup akses jalan menuju Desa Tempur,” ujarnya di Jepara, Rabu (11/3/2026).

Kepala Desa Tempur, Maryono, menjelaskan bahwa longsoran tidak hanya menutup akses jalan, tetapi juga merusak badan jalan yang memiliki lebar sekitar empat meter. Besarnya material batu yang jatuh membuat proses pembersihan tidak memungkinkan dilakukan secara manual.

Menurutnya, penanganan harus menggunakan alat berat karena banyak batu berukuran besar yang menutup jalan.

“Untuk membersihkan material longsor tidak bisa dilakukan secara manual. Diperlukan alat berat karena terdapat banyak batu berukuran besar yang menutup akses jalan,” katanya.

Akibat kejadian tersebut, warga Desa Tempur yang hendak beraktivitas terpaksa menggunakan jalur alternatif melalui Desa Medani, Kecamatan Cluwak, Kabupaten Pati. Namun jalur tersebut memiliki jarak tempuh lebih panjang karena melewati wilayah kabupaten lain.

Selain menutup akses transportasi, longsor juga berdampak pada jaringan listrik. Salah satu tiang listrik milik PLN dilaporkan terdampak sehingga kabel jaringan listrik di wilayah tersebut terputus.

Maryono berharap penanganan dapat segera dilakukan karena jalan tersebut merupakan akses utama bagi warga Desa Tempur.

Sementara itu, Kepala Pelaksana Harian BPBD Kabupaten Jepara, Arwin Noor Isdiyanto, mengatakan pihaknya telah mengerahkan alat berat untuk menangani material longsor yang menutup jalan.

“Alat berat yang sebelumnya berada di Kaliombo saat ini sudah digeser ke lokasi longsor di Desa Damarwulan,” jelasnya.

Ia menambahkan, untuk menghancurkan batu berukuran besar yang menutup akses jalan menuju Desa Tempur diperlukan excavator breaker berkapasitas besar. Proses penanganan juga harus dilakukan secara hati-hati karena masih terdapat batu besar yang menggantung di tebing dan berpotensi kembali longsor.

Pemerintah daerah berharap proses pembersihan material dapat segera selesai sehingga akses jalan kembali normal dan aktivitas masyarakat dapat berjalan lancar.

Peristiwa ini menjadi kejadian longsor kedua yang berdampak pada Desa Tempur dalam beberapa bulan terakhir. Sebelumnya, pada awal Januari 2026, desa tersebut juga sempat terisolasi akibat akses jalan tertutup longsor serta badan jalan yang tergerus arus sungai. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Personel Kodim Kendal dan Tim Gabungan Intensifkan Pendinginan TPA Darupono Pasca Kebakaran Hari Ketiga
Cegah Karhutla, Babinsa Triharjo Kendal Berikan Penyuluhan kepada Mahasiswa KKN dan Warga
Kebakaran TPA Lama Darupono Berhasil Dikendalikan, TNI Bersama Tim Gabungan Cegah Api Meluas
Peduli Anak dengan CTEV, Kapolda Jateng Kunjungi Pasien dan Berikan Dukungan kepada Keluarga Polda Jateng
SMA NU 05 Brangsong Bawa Pulang Empat Medali dari OSKANU IV Jateng
PKB Banjarnegara Andalkan Generasi Muda, Ketua DPAC Ditargetkan Maksimal 35 Tahun
Quick Response Polres Kendal Evakuasi Pohon Tumbang di Jalur Pantura, Pastikan Keselamatan Pengguna Jalan
PAC GP Ansor Gemuh Gelar Pelantikan, Pengukuhan Banser dan MDS Rijalul Ansor serta Musykerancab I

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 13:26

Personel Kodim Kendal dan Tim Gabungan Intensifkan Pendinginan TPA Darupono Pasca Kebakaran Hari Ketiga

Senin, 14 September 2026 - 08:51

Cegah Karhutla, Babinsa Triharjo Kendal Berikan Penyuluhan kepada Mahasiswa KKN dan Warga

Senin, 14 September 2026 - 08:48

Kebakaran TPA Lama Darupono Berhasil Dikendalikan, TNI Bersama Tim Gabungan Cegah Api Meluas

Sabtu, 12 September 2026 - 10:12

SMA NU 05 Brangsong Bawa Pulang Empat Medali dari OSKANU IV Jateng

Jumat, 11 September 2026 - 09:30

PKB Banjarnegara Andalkan Generasi Muda, Ketua DPAC Ditargetkan Maksimal 35 Tahun

Berita Terbaru

Secret Link