Tak Hanya Belajar di Kelas, Siswa SMK Muhammadiyah 3 Weleri Dibiasakan Peduli Lingkungan

- Pewarta

Sabtu, 31 Oktober 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Siswa SMK Muhammadiyah 3 Weleri diajarkan peduli lingkungan. (Istimewa)

Siswa SMK Muhammadiyah 3 Weleri diajarkan peduli lingkungan. (Istimewa)

KENDAL, Wawasannews – Kepedulian terhadap lingkungan menjadi salah satu karakter yang ditanamkan SMK Muhammadiyah 3 Weleri kepada para siswanya. Melalui kegiatan Jumat Bersih, sekolah membiasakan peserta didik menjaga kebersihan sekaligus menumbuhkan rasa tanggung jawab dan gotong royong.

Pembiasaan tersebut diawali dengan kegiatan tadarus Al-Qur’an bersama di lapangan basket sekolah, Jumat (30/10/2026). Seluruh siswa mengikuti kegiatan tersebut sebelum melanjutkan aksi bersih-bersih di lingkungan sekolah.

Usai tadarus, para siswa berbagi tugas membersihkan sejumlah area, mulai dari ruang kelas, halaman, taman, lapangan hingga sudut-sudut sekolah. Mereka mengumpulkan sampah, merapikan fasilitas, dan menata lingkungan agar tetap bersih serta nyaman untuk kegiatan belajar.

Kepala SMK Muhammadiyah 3 Weleri, Maulana Malik Ibrahim, S.Pd., M.Pd., mengatakan, kegiatan tersebut merupakan bagian dari pendidikan karakter yang diterapkan melalui pembiasaan sehari-hari.

Menurutnya, siswa tidak hanya dituntut memiliki kemampuan akademik, tetapi juga harus mempunyai kepedulian terhadap lingkungan dan tanggung jawab sosial.

“Kebersihan merupakan tanggung jawab bersama. Siswa tidak hanya dituntut berprestasi secara akademik, tetapi juga harus memiliki kepedulian, kedisiplinan, dan tanggung jawab terhadap lingkungan,” tegasnya.

Maulana menjelaskan, pembiasaan tadarus sebelum memulai aktivitas sekolah juga menjadi upaya memperkuat nilai spiritual dan akhlak peserta didik. Dengan demikian, pendidikan tidak hanya berorientasi pada kecerdasan intelektual, tetapi juga pembentukan karakter.

Ia berharap kegiatan Jumat Bersih mampu menumbuhkan kesadaran siswa untuk menjaga kebersihan tanpa harus menunggu instruksi guru maupun pengawasan sekolah.

“Kalau kesadaran itu sudah tumbuh, budaya hidup bersih akan terbawa ke mana pun, termasuk ketika mereka berada di lingkungan masyarakat,” ujarnya.(Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Sekolah Rakyat Terintegrasi 2 Kota Semarang Miliki Gedung Permanen, Kemenko PM Dorong Optimalisasi Pembelajaran dan Fasilitas
M. Irfan Khamid Tegaskan Kesiapan Jateng Sambut Kongres XXI, Konsolidasi dan Arah IPNU Jadi Sorotan
Expo KKN UPGRIS di Plantungan, Bupati Kendal Dorong Pengabdian Berkelanjutan
Polemik KIP Kuliah Terus Berulang,PDKN Desak Kemdiktisaintek Perkuat Pengawasan
DPRD Kendal Dorong Penguatan Sekolah Swasta, Sinergi dengan LP Ma’arif NU Tingkatkan Kualitas Pendidikan
Bawa Perubahan Positif, Tim DHARMAKIP UIN Walisongo Sukses Tuntaskan Pengabdian 4 Hari di Kendal
PDKN Gandeng Kementerian UMKM RI, Siapkan Program Kewirausahaan bagi Mahasiswa dan Alumni KIP Kuliah
Manifesto Nalar Kritis: LKMM TM BEM Unwahas Perkuat Kepemimpinan Mahasiswa Berbasis Aswaja di Tengah Krisis Geopolitik dan Disrupsi Global

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 07:46

Tak Hanya Belajar di Kelas, Siswa SMK Muhammadiyah 3 Weleri Dibiasakan Peduli Lingkungan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 20:22

Sekolah Rakyat Terintegrasi 2 Kota Semarang Miliki Gedung Permanen, Kemenko PM Dorong Optimalisasi Pembelajaran dan Fasilitas

Kamis, 8 Oktober 2026 - 16:16

M. Irfan Khamid Tegaskan Kesiapan Jateng Sambut Kongres XXI, Konsolidasi dan Arah IPNU Jadi Sorotan

Selasa, 1 September 2026 - 10:57

Expo KKN UPGRIS di Plantungan, Bupati Kendal Dorong Pengabdian Berkelanjutan

Jumat, 14 Agustus 2026 - 18:17

Polemik KIP Kuliah Terus Berulang,PDKN Desak Kemdiktisaintek Perkuat Pengawasan

Berita Terbaru

Secret Link