Lewat Pray for Sumatera, Seniman dan Budayawan Kaliwungu Tunjukkan Kepedulian Kemanusiaan

- Pewarta

Minggu, 21 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gus Muis menyapa dan berinteraksi dengan ratusan warga saat kegiatan ngaji dan penggalangan donasi dalam aksi Pray for Sumatera di RTH Alun-alun Kaliwungu. (Istimewa/Wawasannews)

Gus Muis menyapa dan berinteraksi dengan ratusan warga saat kegiatan ngaji dan penggalangan donasi dalam aksi Pray for Sumatera di RTH Alun-alun Kaliwungu. (Istimewa/Wawasannews)

KENDAL, Wawasannews.com – Kepedulian terhadap sesama dan kelestarian alam kembali ditunjukkan komunitas budaya di Kecamatan Kaliwungu, Kabupaten Kendal. Melalui aksi bertajuk “Pray for Sumatera”, sejumlah komunitas seni dan budaya berkolaborasi menggalang donasi sekaligus menyerukan pentingnya mencintai dan merawat alam sebagai bentuk introspeksi atas berbagai bencana yang terjadi.

Kegiatan kemanusiaan yang digagas Madrasah Budaya Pungkuran Kaliwungu ini dipusatkan di Ruang Terbuka Hijau (RTH) Alun-alun Kaliwungu, Sabtu malam (20/12/2025). Aksi tersebut menjadi ruang pertemuan antara seni, nilai spiritual, dan kepedulian sosial yang melibatkan banyak elemen masyarakat.

Beragam komunitas turut ambil bagian, mulai dari Santri Laju Pungkuran, Sedulur Entertaimen Kaliwungu Brangsong, MB Gita Nirwana, Rebana SDN 3 Plantaran, Pelataran Sastra Kaliwungu, komunitas pecinta alam Bakkopak, KNPI Kaliwungu, Kampung Ragam Warna, hingga komunitas musik Gus N Roses.

Penggalangan donasi diawali dengan aksi ngamen kemanusiaan oleh Sedulur Entertaimen Kaliwungu Brangsong sejak sore hari di sekitar alun-alun. Meski sebagian anggota memiliki agenda pekerjaan di luar daerah, semangat kemanusiaan mendorong mereka tetap berpartisipasi.

“Ini murni panggilan hati. Setelah selesai bekerja, teman-teman tetap menyempatkan diri ikut galang donasi demi membantu saudara-saudara kita di Sumatera,” ujar Alif Iskandar, pegiat seni Kaliwungu.

Pada malam harinya, kegiatan dilanjutkan dengan ngaji bersama yang dipimpin Gus Muis, pengasuh Madrasah Budaya Pungkuran. Meski hujan sempat turun, antusiasme komunitas dan warga tetap terjaga.

Dalam tausiyahnya, Gus Muis menekankan bahwa bencana alam tidak bisa dilepaskan dari sikap manusia terhadap lingkungan. Ia mengajak masyarakat untuk melakukan taubat nasuha, evaluasi diri, serta menumbuhkan kembali kesadaran menjaga bumi.

“Kita ingin menyampaikan pesan bahwa mencintai alam adalah bagian dari tanggung jawab moral dan spiritual. Merawat lingkungan berarti menjaga kehidupan,” tuturnya.

Aksi kemanusiaan semakin semarak dengan parade MB Gita Nirwana yang berkeliling wilayah Kaliwungu sambil mengajak warga berdonasi. Relawan tampak membawa kotak donasi, disambut antusias ratusan warga yang memadati RTH Alun-alun Kaliwungu.

Sebagai simbol kepedulian lingkungan, komunitas pecinta alam Bakkopak membagikan sekitar 150 bibit tanaman kepada masyarakat. Langkah ini menjadi pengingat bahwa kepedulian terhadap korban bencana harus seiring dengan upaya menjaga alam agar tetap lestari.

Dari rangkaian kegiatan yang berlangsung sejak sore hingga dini hari, panitia berhasil menghimpun donasi lebih dari Rp18 juta. Dana tersebut rencananya akan disalurkan melalui lembaga resmi untuk membantu korban bencana di Sumatera. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Jambore Anak Panti 2026 Jadi Wadah Pengembangan Karakter dan Prestasi Anak Asuh di Kendal
Mahasiswa UIN Walisongo Gelar Pengabdian Empat Hari di Dusun Duren, Warga Antusias Ikuti Berbagai Kegiatan
PT Pupuk Indonesia dan Kementan Luncurkan Program Nature-Based Solution Agroforestry di Kendal
BMI Kendal Perkuat Soliditas Organisasi, Konsolidasi Didorong hingga Tingkat Desa
Kapolres Kendal Bersama Warga Tanam 700 Bibit Pohon di Tunggulsari, Perkuat Kelestarian Lingkungan
PSIS Resmi Rekrut Deri Corfe, Striker Asal Inggris Jadi Pemain Asing Pertama Musim 2026/2027
Pembonceng Motor Tewas dalam Tabrak Lari di Depan Hotel SAE INN Kendal, Polisi Buru Sopir Truk
Ansor Kendal Prioritaskan Kualitas Kader dalam Diklatsar Banser

Berita Terkait

Selasa, 14 Juli 2026 - 13:11

Jambore Anak Panti 2026 Jadi Wadah Pengembangan Karakter dan Prestasi Anak Asuh di Kendal

Selasa, 14 Juli 2026 - 11:14

Mahasiswa UIN Walisongo Gelar Pengabdian Empat Hari di Dusun Duren, Warga Antusias Ikuti Berbagai Kegiatan

Senin, 13 Juli 2026 - 19:03

PT Pupuk Indonesia dan Kementan Luncurkan Program Nature-Based Solution Agroforestry di Kendal

Senin, 13 Juli 2026 - 15:46

BMI Kendal Perkuat Soliditas Organisasi, Konsolidasi Didorong hingga Tingkat Desa

Senin, 13 Juli 2026 - 15:38

Kapolres Kendal Bersama Warga Tanam 700 Bibit Pohon di Tunggulsari, Perkuat Kelestarian Lingkungan

Berita Terbaru